Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sustainability of SMEs In Madiun City: The Role of Business Networks and Absorptive Capacity Paulus, Ardianus Laurens; Tri Prasetyo, Vinsensius Widdy
Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 12 No. 2 (2024): December (2024)
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jmdk.v12i2.13138

Abstract

The sustainability of SMEs is greatly influenced by the role played by business networks and absorptive capacity in absorbing and exploiting new knowledge and market opportunities. This article discusses the influence of business networks on business sustainability, as well as the role of absorptive capacity in connecting the two. This research focuses on SMEs in Madiun City with 60 respondents surveyed. Smart PLS 3.0 is used as an analysis tool. The results show that business networks have a positive and significant effect on absorptive capacity and business sustainability. However, absorptive capacity does not have an impact on business sustainability. In addition, absorptive capacity does not act as a mediator between business networks and business sustainability, indicating that business networks have a direct influence on business sustainability. Thus, this article not only provides valuable insights for academics but also for business practitioners and policy makers who are interested in improving the micro-enterprise ecosystem at the local level in the context of local economic development, especially in Madiun City, East Java.
Strategi Peningkatan Kepuasan Konsumen Pada UMKM Sambal Pecel Kota Madiun Tri Prasetyo, Vinsensius Widdy
Widya Teknik Vol. 23 No. 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v23i1.5780

Abstract

Kepuasan konsumen sangat penting bagi perusahaan untuk membangun bisnisnya. Kepuasan tergantung dari kualitas produk perusahaan. Semakin tinggi tingkat kualitas poduk maka semakin tinggi tingkat kepuasan konsumen. Kualitas merupakan bentuk penilaian konsumen terhadap tingkat layanan yang diterima (perceived service) dengan tingkat pelayanan yang diharapkan (expected service). Untuk menjaga dan mempertahankan kepuasan konsumen pelaku usaha memerlukan strategi guna mempertahankan dan meningkatkan kualitas yang sesuai kepentingan dan harapan konsumen. Eksistensi dan keberlanjutan sambal pecel Kota Madiun merupakan hal yang diperjuangkan oleh UMKM sebagai pelaku usaha sambal pecel. Eksistensi UMKM sambal pecel dipengaruhi oleh penerimaan produk dan layanan sambal pecel oleh masyarakat sebagai pembeli. Penerimaan produk sambal pecel ditunjukkan dari tingkat kepuasan konsumen terhadap produk dan layanan UMKM sambal pecel. Oleh karena itu, UMKM sambal pecel Kota Madiun perlu mengetahui bagaimana tingkat kepuasan konsumennya serta bagaimana strategi dalam upaya untuk mempertahankan/memperbaiki serta meningkatkan kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggambarkan kepuasan konsumen dan menyusun strategi untuk upaya meningkatkan kepuasan konsumen terhadap produk sambal pecel Kota Madiun. Berdasarkan analisis didapatkan nilai CSI sambal pecel sebesar 0,768 dengan kategori puas. Pelaku usaha sambal pecel perlu meningkatkan indeks kepuasan konsumen dari base line indeks sebesar 76,78%. Beberapa variabel yang menjadi perhatikan pelaku usaha sambal pecel untuk lebih ditingkatkan lagi adalah kinerja usaha, keistimewaan produk, kehandalan produk dan pelayanan. Variabel yang perlu dipertahankan agar konsumen merasa puas yaitu kesesuaian produk dengan yang diharapkan, daya tahan produk, keestetikaan produk dan kualitas produk. Strategi peningkatan kepuasan konsumen sambal pecel berdasarkan analisis Satisfaction & Importance Matrix yang perlu dipertimbangkan oleh pelaku usaha sambal pecel adalah perlu meningkatkan kualitas layanan yang lebih memenuhi harapan konsumen, strategi mempertahankan kinerja, kesesuaian, daya tahan, estetika, dan kualitas produk, dan memperbaiki kinerja usahanya terkait dengan keistimewaan dan kehandalan