Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keganasan Kolorektal dengan Fenomena Raynaud Sekunder Adnyani, Ni Made Dwi; Nugraha, Ida Bagus Aditya; Kambayana, Gede
Cermin Dunia Kedokteran Vol 46, No 12 (2019): Kardiovaskular
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.372 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v46i12.399

Abstract

Penyakit Raynaud adalah penyakit vaskular primer yang ditandai dengan spasme temporer arteri kecil dan arteriol, biasanya di jari tangan atau, yang lebih jarang, jari kaki. Penyebab penyakit Raynaud dapat primer atau sekunder; salah satu penyebab sekunder adalah proses malignansi. Dilaporkan kasus Fenomena Raynaud Sekunder diduga akibat kanker kororektal pada laki-laki, 46 tahun, suku Jawa.Raynaud's disease is a primary vascular disease characterized by temporary spasm of small arteries and arterioles, usually in fingers or, rarely, in toes. The cause of Raynaud's disease can be primary and secondary; one of the secondary causes is malignancy. This is a case of a 46 year-old Javanese male with secondary Raynaud's phenomenon associated with colorectal cancer.  
Hubungan Kadar Lemak Viseral dengan Kejadian Obesitas Lansia yang Menderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Nugraha, Ida Bagus Aditya; Semaradana, Wayan Giri Putra; Wijayanti, Ni Made Sri; Adnyani, Ni Made Dwi; Laksmi, Ida Ayu Sri Indra; Hendrajaya, Andre; Alvarocky, Rigky; Idris, Prizan Kenny
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 2, No 1 (2021): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.521 KB) | DOI: 10.24853/mujg.2.1.33-39

Abstract

Latar Belakang: Lemak viseral berkaitan dengan peningkatan risiko kardiovaskular khususnya pada pasien obesitas dengan Diabetes Mellitus tipe 2 (DMT2). Obesitas khususnya obesitas sentral merupakan kondisi penumpukan lemak pada regio perut atau abdominal yang dibuktikan dengan pengukuran indikator lingkar abdomen (atau rasio lingkar abdomen dengan lingkar pinggang). Diabetes sering terkait dengan obesitas dan khususnya pada lansia merupakan populasi yang sangat rentan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar lemak visceral dengan kejadian obesitas pada lansia DMT2 di Kabupaten Sumbawa Besar. Metode: Metode yang digunakan kasus kontrol, dengan jumlah sampel penelitian berdasar rumus besar sampel sejumlah 41 sampel pasien lansia DMT2 yang berkunjung ke Poliklinik Geriatri RSUD Sumbawa Besar dan RSU Provinsi Manambai, yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dengan uji Chi Square lalu dengan menghitung rasio odd. Pengolahan data menggunakan program SPSS 16.0 for Windows. Hasil: Didapatkan hubungan yang bermakna antara tingginya kadar lemak viseral dengan kejadian obesitas pada lansia DMT2 dengan p=0.008 (0.05). Pasien DMT2 dengan kadar lemak viseral tinggi memiliki kemungkinan 6.3 kali untuk mengalami obesitas {IK 95% (1.522 - 26.081)}. Simpulan: Terdapat hubungan tingginya kadar lemak viseral dengan obesitas pada lansia dengan DMT2. Perlu diadakan penelitian lanjutan sehingga memberikan efek preventif pada lansia DMT2 dengan obesitas.