Nofianti, Tita
Prodi Farmasi, STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AKTIVITAS LAKSATIF INFUSA DAUN CEREMAI (Phyllanthus acidus L) PADA MENCIT Nofianti, Tita
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 11, No 1 (2014)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.977 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v11i1.48

Abstract

Pengujian aktivitas laksatif dengan menggunakan metode transit intestinal dari infusa daun ceremai dilakukan untuk menggali potensi ceremai dalam penggunaannya sebagai laksatif  yang berasal dari bahan alam. Dalam penelitian ini dilakukan evaluasi rasio dari panjang usus yang dilalui oleh marker terhadap panjang usus keseluruhan. Infusa daun ceremai diberikan secara oral dengan dosis  0,0039 gram/ 20 gram bb mencit,  0,0078 gram/20 gram bb mencit, dan 0.0156 gram/20 gram bb mencit. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa dosis 0,0039 gram/ 20 gram bb mencit, dan 0.0156 gram/20 gram bb mencit mempunyai aktivitas sebagai Laksatif apabila dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif.
UJI AKTIVITAS NEFROPROTEKTIF EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR Spargue Dawley YANG DIINDUKSI KARBON TETRAKLORIDA (CCl4). Nofianti, Tita
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 15, No 1 (2016): Pebruari 2016
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.414 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v15i1.152

Abstract

Pada pengujian neproprotektif dari ekstrak etanol daun sirih hijau yang diinduksi dengan CCL4 diperoleh data hasil penelitian yaitu dosis I (0,005 g/200 g bb tikus) sebesar 0,67 mg/dL (16,25%), dosis II (0,010 g/200 g bb tikus) sebesar 0,63 mg/dL (21,25%) dan dosis III (0,020 g/200 g bb tikus) sebesar 0,62 mg/dL (22,50%) dapat menurunkan kadar kreatinin. Sedangkan untuk parameter Blood Urea Nitrogen (BUN) tidak berbeda bermakna jika dibandingkan dengan kontrol negatif yaitu pada dosis I sebesar 15,87 mg/dL (17,77%) pada dosis II sebesar 18,38 mg/dL (4,77%) dan pada dosis III sebesar 18,52 mg/dL (4,04%)