This Author published in this journals
All Journal Educatio Vitae
Adhani, Agnes
Universitas Katolik Widya Mandala Madiun

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DAFTAR PUSTAKA SISWA KELAS XI IPS II SMAK BONAVENTURA MADIUN TAHUN 2013−2014 Amelda, Amelda; Adhani, Agnes
Educatio Vitae Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Katolik Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research applies make a match learning strategy in order to increase the competence in writing bibliography for students 11th  grade IPX II SMAK Bonaventura Madiun 2013-2014. Make  a  match  learning  strategy  takes  a  role  in  improving  students’ liveliness and learning achievement. Therefore, this research purposes to improve the students’ liveliness and learning achievement in writing bibliography. This research is a class action, because the research data obtained based on learning activities on 23 November 2013 cycle I and cycle II December 5, 2013. The datum in cycle 1 retrieved based on the students’ liveliness, the score of the quiz, and the analysis of students’ learning achievement. Datum of the second cycle retrieved based on students’ performance, the score of make a match strategy, and the analysis of students learning achievement. Based on the result of this research, noted that make a match strategy can increase the liveliness of the students during the teaching and learning activities cycle I in high and medium activity 53.33%, whereas in cycle II the students’ liveliness in high and medium activity is 100% of 30 students and in cycle I students’  learning  achievement  in  writing  bibliography  the  percentages  are 53.33% or there are 16 students passes and 46.66% or 14 students fails, while on cycle II 100% or 30 students pass. The application of make a match strategies function to increase the learning process in the classroom, and be accepts by the reader.
PENGGUNAAN ADJEKTIVA BAHASA INDONESIA DALAM INTISARI Pratiwi, Laras; Adhani, Agnes
Educatio Vitae Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Katolik Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk adjektiva, pertarafan adjektiva, dan adjektiva dan kelas kata lain. Penelitian ini tergolong dalam metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah kata atau kalimat yang menyangkut adjektiva. Sumber data yang digunakan Intisari yang berjumlah lima majalah, terbitan bulan Januari 2018 sampai dengan Mei 2018. Hasil penelitian terdapat 167 data, bentuk adjektiva terbagi menjadi 94 adjektiva dasar dan 73 adjektiva turunan. Bentuk turunan terdapat 3 jenis, yaitu (1) adjektiva berafiks, bentuk berulang, dan adjektiva majemuk. Adjektiva berafiks terdapat 3 jenis prefiks, yaitu berafiks ber-, me(N)-, dan ter-. Adjektiva berkonfiks terdapat 5 jenis ber-an, ke-an, me-i, me(N)-kan, dan se-nya. (2) Pertarafan adjektiva dianalisis ke dalam dua kategori, yaitu tingkat kualitas dan tingkat bandingan. Tingkat kualitas yang ditemukan ada 5 jenis, yaitu positif, intensitif, elatif, eksesif, dan augmentatif. Tingkat Bandingan ada 1 jenis yaitu tingkat komparatif.(3) Adjektiva dan kelas kata lain dianalisis ke dalam tiga kategori, yaitu adjektiva deverbal, adjektiva denominal, dan adjektiva deadjektival.
PENINGKATAN KEAKTIFAN SISWA DAN HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN METODE SQ3R PADA SISWA KELAS XI IPA1 SMA KATOLIK ST. BONAVENTURA MADIUN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Subekti, Natalia Desi; Adhani, Agnes
Educatio Vitae Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Katolik Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan keaktifan belajar siswa, hasil belajar, dan ketuntasan hasil belajar membaca pemahaman dengan penerapan metode SQ3R pada siswa kelas XI IPA1 SMA Katolik St. Bonaventura Madiun Tahun Pelajaran 2017 -2018. Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas terhadap 18 siswa pada dua siklus. Siklus I dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2018 dan siklus II dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2018 dengan kolaborator Martinus Soeharto, S.S. selaku guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Katolik St. Bonaventura Madiun dan saudara Makerius Frangky UN teman sejawat. Hasil penelitian (1) keaktifan siklus I sebesar 47,2% menjadi 87,5% pada siklus II, (2) hasil belajar siklus I 50% meningkat menjadi 94,4% pada siklus II dan (3) ketuntasan hasil belajar siklus I sebesar 71,1 menjadi 84,7 pada siklus II   Kata kunci: keaktifan siswa, hasil belajar, ketuntasan belajar, membaca pemahaman, metode SQ3R.
THE PRAGMATIC ANALYSIS OF POLITICAL MEMES Krismayanti, Agnes Novi; Adhani, Agnes
Educatio Vitae Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Katolik Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penggunaan bahasa yang meliputi interferensi bahasa dan bahasa nonbaku, (2) jenis kalimat, (3) konteks SPEAKING, dan (4) makna yang terdapat di dalam meme politik.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatifdengan data berupa kata, frasa, dan kalimat yang dapat mengungkapkan makna dalam meme politik. Hasil Penelitian: (1)Terjadi interferensi bahasa meliputi interferensi leksikal dan kata nonbaku yang dikelompokkan ke dalam 6 kelas kata, yaitu kata kerja, kata ganti, kata sifat, kata keterangan, kata benda, dan kata sambung, (2)terdapat (a) kalimat deklaratif, (b) kalimat imperatif, (c) kalimat interogatif, (d) kalimat eksklamatif, (3)konteks SPEAKING dengan empat faktor penentu yang berbeda yaitu (a) S (Setting/Scane) terkait tempat dan tanggal pengambilan data sesuai dengan situasi kontekstual (b) E (End) yaitu tujuan, (c) A (Act): topik dan urutan tutur, dan (d) N (Norms): sopan santun tutur dalam meme, sedangkan faktor yang sama yaitu P (Partisipant): kreatormeme dan pembaca meme, K (Key): ragam bahasa nonbaku, (6) I (Instrument): penyampaian secara tertulis melalui media internet, dan G (Genre) yaitu meme, (4) Makna dibagi menjadi (1) makna menyindir, (2) makna mengkritik, dan (3) makna kelakar.   Kata Kunci: Pragmatik, Meme, Meme Politik, Interferensi, Bahasa Nonbaku, Kalimat, Konteks SPEAKING, dan Makna.
PLOT, CHARACTERIZATION, SETTING, THEME, MESSAGE, AS WELL AS THE VALUE OF CHARACTER EDUCATION IN SHORT STORIES ON A COLLECTION OF SHORT STORIES “SEPOTONG HATI YANG BARU” BY TERE Sari, Purwanti; Adhani, Agnes
Educatio Vitae Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Katolik Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to show and explain: (1) plot, (2) characterization, (3) setting, (4) theme, (5) message, as well as (6) the value of character education in short stories on a collection of short stories “Sepotong Hati yang Baru” by TereLiye. Moreover, this research is descriptive-qualitative research in which data collection was collected from collections of descriptive paragraphs in which aspects that were examined. The findings shown that there were 6 aspects in this research to investigate. The first one is plot, here plot has split into two types of plot: progressive and regressive. Second one is characterization. Here, the characterization has also split up into the main character and additional character. Third, setting, it includes three aspects. They are the setting of time, the setting of place and the social setting. Fourth is theme, there are several major themes; misinterpreted, wife’s sacrifice to husband, the sacrifice of feelings, sacrifice for love, the sacrifice of a woman to her heart’s idol, lack of confidence, family without a foundation of trust, sacrifice to fight for love. Furthermore, other than major theme there is also minor theme such as the sincerity of the heart for the sake of a friend, the loyalty of the wife to the husband, the betrayal of the lover, the loyalty of the lover that she/he want to separate, loyalty to self-sacrifice, sincere companionship, the husband's regrets to his wife and misconceptions about the marriage. Fifth, in this research, the message delivered is to not to be too prejudiced against something, keep promises, do not betray, if we love someone then we have to fight, show how much that love and that compassion, always grateful, trust each other in building a household, and the last but not least is to tell us that we do not regret everything that has happen. The last aspect that discussed in this research was the value of character education in which it includes independence, love peace, discipline, responsibility, hard work, and honesty. Keywords: Plot, Characterization, Theme, Message, and the Value of Character Education.
ANALISIS WUJUD PRAGMATIK IMPERATIF DAN KESANTUNAN BERBAHASA PADA BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS XI KARANGAN SUHERLI, DKK Sihesti, Sisilia Nunggal; Adhani, Agnes
Educatio Vitae Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Katolik Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan jenis kalimat imperatif, (2) mendeskripsikan wujud pragmatik imperatif, dan (3) mendeskripsikan wujud kesantunan pragmatik imperatif dalam buku teks Bahasa Indonesia Kelas XI karangan Suherli, dkk. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Data berupa kalimat imperatif yang diambil dari sumber data buku teks Bahasa Indonesia Kelas XI karangan Suherli, dkk. Hasil penelitian: (1) jenis kalimat imperatif adalah (a) kalimat imperatif biasa/suruhan, (b) ajakan, (c) anjuran, dan (d) desakan. (2) Wujud pragmatik imperatif digolongkan menjadi 4 macam, yaitu (a) wujud pragmatik imperatif perintah/suruhan, (b) ajakan, (c) anjuran, dan (d) desakan. (3) Wujud kesantunan pragmatik imperatif meliputi (a) pematuhan maksim kearifan, (b) maksim kearifan dan kesepakatan, (c) maksim pujian dan kearifan, (d) mematuhi maksim kesepakatan tetapi melanggar maksim kearifan, (e) mematuhi maksim kearifan tetapi melanggar maksim kesepakatan, (f) santun karena mematuhi maksim kearifan tetapi melanggar maksim pujian, dan  (g) santun karena mematuhi maksim kesepakatan tetapi melanggar maksim kearifan dan pujian. Bentuk pelanggaran prinsip kesantunan terdiri atas (a) pelanggaran maksim kearifan, (b) pujian, (c) kearifan dan pujian, dan (d) kearifan dan kesepakatan.   Kata kunci: wujud pragmatik, kalimat imperatif, wujud kesantunan
KAJIAN EUFEMISME DAN IRONI DALAM MUKIDI KARYA SOETANTYO MOECHLAS Pamungkas, Yovina Putri; Adhani, Agnes
Educatio Vitae Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Katolik Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi, makna, dan referensi eufemisme, serta mendeskripsikan bentuk, fungsi, makna, dan referensi ironi. Metode dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Data berupa kata, frasa, dan klausa yang mengandung eufemisme, serta data berupa kalimat dan wacana yang mengandung ironi. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku humor Mukidi karya Soetantyo Moechlas. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan data eufemisme ditemukan 77 data, dengan rincian (1) bentuk eufemisme terdiri atas kata dasar, kata berimbuhan, kata majemuk, kata berakronim, frasa, dan klausa, (2) fungsi eufemisme, yaitu sebagai alat untuk menghaluskan ucapan, (3) makna eufemisme, yaitu makna denotatif dan makna konotatif, (4) referensi eufemisme terdiri atas benda, bagian tubuh, profesi, penyakit, aktivitas, peristiwa, dan sifat atau keadaan, selain itu peneliti menemukan referensi lain yaitu orang dan tempat. Kemudian ironi ditemukan 34 data, dengan rincian (1) bentuk ironi berupa kalimat dan wacana, (2) fungsi ironi terdiri atas sebagai alat untuk mengkritik, sebagai alat untuk mengingatkan, dan sebagai alat untuk berkelakar,   (3) makna ironi yaitu konotasi baik dan konotasi tidak baik, (4) referensi ironi terdiri atas benda, sifat, bagian tubuh, profesi, aktivitas, dan peristiwa.   Kata Kunci: Eufemisme, Ironi, Mukidi
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA TEKS CAPTION DALAM AKUN FACEBOOK KOMPAS.COM Esi, B. Basilia; Adhani, Agnes
Educatio Vitae Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Katolik Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kesalahan penggunaan ejaan, (2) kesalahan penggunaan pilihan kata (diksi), dan (3) kesalahan penggunaan kalimat dalam akun Facebook Kompas.com. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data berupa kata, frasa, dan kalimat. Hasil penelitian terhadap 248 data teks caption: (1) kesalahan penggunaan ejaan sejumlah 285, meliputi (a) pemakaian huruf sebanyak 126, yakni huruf kapital 26, huruf kecil 16, huruf miring 51, dan huruf vokal dan konsonan 33. (b) Penulisan kata sebanyak 72, yakni gabungan kata 12, kata depan di 5, singkatan dan akronim 15, serta angka dan bilangan 40. (c) Pemakaian tanda baca sebanyak 87, yakni tanda titik 33, tanda koma 32, tanda hubung 9, tanda petik 11, dan tanda petik tunggal 2. (2) kesalahan pemakaian diksi sejumlah 94, meliputi (a) pelesapan kata 52, (b) pilihan kata (diksi) yang tidak sesuai dengan konteks kalimat 16, (c) kata mubazir 16, dan (d) kata tidak baku 10. (3) Kesalahan penggunaan kalimat sejumlah 26, meliputi (a) tidak adanya kesesuaian antara ide dan struktur kalimat 17 dan (b) pelesapan subjek 11.   Kata Kunci: Analisis Kesalahan Berbahasa, Ejaan, Diksi, Kalimat, Caption Kompas.com.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DALAM SURAT RESMI ORGANISASI KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA MADIUN Natalia, Grestikasari Surya; Adhani, Agnes
Educatio Vitae Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Katolik Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh keinginan peneliti untuk menemukan upaya memperbaiki kesalahan yang terjadi dalam penulisan surat resmi organisasi kemahasiswaan yang masih terjadi. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif kualitatif. Data berupa kata, frasa, atau kalimat. Sumber data adalah surat resmi Organisasi Kemahasiswaan Universitas Katolik Widya Mandala Madiun. Penelitian ini didasarkan 16 surat dinas dalam rentang waktu tahun 2015 sampai dengan 2017. Hasil analisis ditemukan kesalahan meliputi penulisan (1) bagianbagian surat, (2) ejaan, (3) pilihan kata, dan (4) struktur kalimat. Dalam penulisan bagian-bagian surat terdapat kesalahan (a) penulisan tanggal, (b) kesalahan penulisan alamat, (c) penulisan lampiran, (d) penulisan salam pembuka, (e) penulisan hal/perihal, (f) penulisan nomor, dan (g) penulisan tembusan. Dalam ejaan terdapat kesalahan (a) penulisan huruf, (b) penulisan kata, dan (c) penulisan tanda baca. Dalam pilihan kata terdapat kesalahan penggunaan kata yang tidak sesuai dengan konteks kalimat, serta kesalahan struktur kalimat terdapat (a) kelebihan pemakaian kata sehingga menjadi kurang efektif, (b) tidak adanya kesesuaian antara ide dengan kalimat yang membuat kalimat menjadi rancu, dan (c) penghilangan subjek yang mengakibatkan kalimat tidak jelas. Kata Kunci: Analisis kesalahan berbahasa, ejaan, pilihan kaya, struktur kalimat, surat resmi.
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE BAHASA YANG DIGUNAKAN DALAM PRAKTIK DOKTER Sawe, Helena; Adhani, Agnes
Educatio Vitae Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Katolik Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode sertafaktor penyebabnya. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Data berupakata, frasa, dan klausa, bahasa yang digunakan dalam praktik dokter. Hasil penelitianditemukan bentuk alih kode bahasa Jawa ke bahasa Indonesia sebanyak 16 data, bentuk alihkode dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa sebanyak 21 data, dengan penyebab terjadinyahadir orang ketiga dan perubahan topik, bentuk campur kode dari bahasa Jawa ke dalambahasa Indonesia sebanyak 29 data, dan bentuk campur kode dari bahasa Indonesia ke dalambahasa Jawa sebanyak 17 data, dengan penyebab terjadinya karena latar belakangkebahasaan penutur dan mitra tutur.Kata kunci: alih kode, campur kode, dan faktor penyebabnya.