Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Tomalebbi

IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA (STUDI DI DESA LEMBANG LOHE KECAMATAN KAJANG KABUPATEN BULUKUMBA) HARTINA, .; SUYITNO, IMAM; MUSTARI, .
Jurnal Tomalebbi Volume IV, Nomor 4, Desember 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Implementasi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Dalam Rangka Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat (Studi Di Desa Lembang Lohe Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba). Skripsi fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Imam Suyitno dan Mustari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)Implementasi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa khususnya pada pasal 78 dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Lembang Lohe Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba, (2) Faktor determinan yang berperan dalam melaksanakan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, (3) Upaya yang dilakukan Pemerintah Desa  untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh melalui Data Primer dan Data Sekunder. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Lembang Lohe telah berjalan dengan baik dan mengalami peningkatan terbukti dari adanya upaya pemerintah yang melakukan pemenuhan kebutuhan masyarakat dari segi pemenuhan kebutuhan dasar, kebutuhan sarana dan prasarana, dan pemenuhan ekonomi lokal. 2) Faktor determinan yang berperan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Lembang Lohe yaitu Kepala Desa dan Pendamping Desa. 3) Upaya yang dilakukan Pemerintah Desa Lembang Lohe dalam meningkatkan Kesejahteraan masyarakat yaitu dengan mengadakan Pembinaan Kader Posyandu, Pembinaan PKK Desa, dan peningkatan Ekonomi Lokal dengan membudidayakan sapi serta pembuatan pupuk organic dari kotoran sapi. Kata Kunci: Implementasi, Desa ABSTRACT: Implementation of Law Number 6 Year 2014 About Villages In Order To Improve Community Welfare (Study In Lembang Lohe Village Kajang Sub-District Bulukumba). Thesis faculty of Social Sciences Makassar State University. Guided by Imam Suyitno and Mustari. The purpose of this research is to know (1) Implementation of Law Number 6 Year 2014 concerning Villages, especially in article 78 in order to improve the welfare of the community in Lembang Lohe Village, Kajang Sub-district, Bulukumba District, (2) Determinant Factors that play a role in implementing efforts to improve the welfare of the community, (3) Efforts by the Village Government to improve the welfare of the community. This research is a qualitative descriptive study. Technique of collecting data obtained through observation, interview, and documentation. Source of data obtained through Primary Data and Secondary Data. Data obtained from the research with descriptive analysis. The results showed that: 1) Improvement of people's welfare in Lembang Lohe village has been going well and has been proven by government efforts to fulfill people needs in terms of fulfillment of basic needs, facilities and infrastructure needs, and the fulfillment of local economy. 2) Determinant factors that play a role in improving people's welfare in Lembang Lohe Village namely Village Head and Village Assistant. 3) Efforts made by the Lembang Lohe Village Government in improving the welfare of the community by holding the Coaching Posyandu Cadres, Village PKK Development, and improvement of Local Economy by cultivating cattle and making organic fertilizer from cow dung. Keywords: Implementation, Village
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB TIDAK MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI ( STUDI TERHADAP LULUSAN SLTA DI KECAMATAN GANDANG BATU SILLANAN KABUPATEN TANA TORAJA ) IDRIS, RAHMAD; MUSTARI, .
Jurnal Tomalebbi Volume II, Nomor 3, Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.71 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui persepsi masayarakat di Kecamatan Gandangbatu Sillanan Kabupaten Tana Toraja tentang pentingnya pendidikan, (2) mengetahui faktor penyebab lulusan SLTA di Kecamatan Gandangbatu Sillanan Kabupaten Tana Toraja tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah para lulusan SLTA yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan para orang tua yang memiliki anank lulusan SLTA yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah tujuh anak lulusan SLTA dan empat orang para orang tua. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persepsi masyarakat akan pentingnya pendidikan adalah dengan pendidikan mereka bisa membaca, menghitung, dan bisa menjadi seorang guru. Sebenarnya mereka tahu bahwa pendidikan itu penting akan tetapi pengetahuan dan pemahaman mereka akan pentingnya pendidikan bagi kehidupan masih sangat sederhana. (2) Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab lulusan SLTA di kecamatan Gandangbatu Sillanan Kabupaten Tana Toraja tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, diantaranya adalah ; kondisi ekonomi keluarga yang tidak mampu, kurangnya motivasi baik dari orang tua maupun dari anak itu sendiri dan pengaruh lingkungan.Kata kunci : Pendidikan, Perguruan Tinggi, Lulusan SLTAABSTRACT: This study aims to: (1) determine the public perception in the District of Tana Toraja Gandangbatu Sillanan about the importance of education, (2) determine the causes of high school graduates in the District of Tana Toraja Gandangbatu Sillanan not continue their education to college. This research is a descriptive study. Data collection techniques used were interviews and documentation. The population in this study are high school graduates who did not continue their education to college and parents who have anank high school graduates who did not continue their education to college. The samples in this study were high school graduates seven children and four parents. The data analysis technique used is descriptive qualitative analysis. The results showed that (1) the public perception of the importance of education is the education they can read, count, and could become a teacher. Actually they know that education is important but their knowledge and understanding of the importance of education for life is still very simple. (2) There are several factors that cause high school graduates in the district of Tana Toraja Gandangbatu Sillanan not continue their education to higher education, such as; economic conditions of their families, lack of motivation either of the parents or of the child it self and environmental influences.Keywords: Education, College, High School Graduates
KEDUDUKAN SOMPA (MAHAR) DAN UANG BELANJA DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT DI KELURAHAN PASIR PUTIH KECAMATAN SINJAI BORONG KABUPATEN SINJAI ., NURWAHIDAH; MUSTARI, .
Jurnal Tomalebbi Volume 1, Nomor 2, September 2014
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.794 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk,mengetahiu 1. Kedudukan sompa(mahar) dan uang belanja dalam perkawinan masyarakat. 2. Kendala-kendala dalam perkawinan terhadap sompa (mahar) dan uang belanja dalam perkawinan masyarakat di Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Sinjai Borong Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  masyarakat Pasir Putih yang telah menikah atau berkeluarga yaitu 681 kepala keluarga, pengambilan jumlah sampel menggunakan tekhnik random sampling, yaitu pengambilan sampel secara beracak dan seimbang. Adapun sampel dalam penelitan ini 68 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi sedangkan analisa data dilakukan dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan mahar (sompa) dan uang belanja dalam perkawinan masyarakat di Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Sinjai Borong Kabupaten Sinjai, sangat penting kedudukannya dan mahar merupakan syarat sah terjadinya perkawinan begitupun dengan uang belanja yang merupakan pemberian kepada pihak perempuan dari pihak laki-laki sebagai biaya perkawinan. Kendala-kendala dalam perkawinan terkait dengan mahar(sompa) dan uang belanja itu permintaan pihak wanita terlalu besar dan biasanya tidak ada adanya kesepakatan antara kedua belah pihak , dan dari kendala-kendala tersebut biasanya berakibat perkawinan yang telah direncanakan sebelumnya bisa tertunda atau bahkan pembatalan perkawinan, karena tidak adanya kesepakatan antara kedua belah pihak.KATA KUNCI:  Perkawinan, Mahar, dan Uang Belanja
STUDI TENTANG PENGUASAAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN PADA GURU DALAM BIDANG MATA PELAJARAN PKn DI SMP NEGERI 3 MAJENE PUTRI, ANGGRAINI PRATAMI; MUSTARI, .
Jurnal Tomalebbi Volume IV, Nomor 2, Juni 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v0i2.3722

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran apa saja yang digunakan oleh guru dalam bidang PKn di SMP Negeri 3 Majene, mengetahui pertimbangan guru dalam memilih model pembelajaran dalam bidang PKn di  SMP Negeri 3 Majene, dan untuk mengetahui sejauh manakah penguasaan model pembelajaran yang digunakan guru dalam bidang  PKn di SMP Negeri 3 Majene.Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahui model pembelajaran apa saja yang digunakan oleh guru dalam bidang PKn di SMP Negeri 3 Majene, mengetahui pertimbangan guru dalam memilih model pembelajaran dalam bidang PKn di  SMP Negeri 3 Majene, dan untuk mengetahui sejauh manakah penguasaan model pembelajaran yang digunakan guru dalam bidang  PKn di SMP Negeri 3 Majene. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: : 1). Model-model pembelajaran yang  digunakan guru SMP Negeri 3 Majene yaitu Model Pembelajaran Discovery Learning, Model Pembelajaran Project Based Learning, Model Pembelajaran Inquiry Based Learning, dan Model Pembelajaran Problem Based Learning. Dan tekhusus untuk guru mata pelajaran PKn ada kecenderungan lebih memilih menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. 2).Pertimbangan guru PKn SMP Negeri 3 Majene kemudian lebih cenderung menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning karena ; (1).Model tersebut membuat siswa lebih mudah mengerti terhadap apa yang dijelaskan oleh guru. (2).Model tersebut sesuai dengan standar dan isi dari kurikulum 2013, yakni membuat siswa lebih aktif dalam proses belajar mengajar. (3).Meningkatnya minat dan motivasi siswa dalam belajar untuk mengenali masalah, solusi, mencari informasi yang relevan. 3).Berbicara tentang penguasaan terhadap model pembelajaran yang digunakan yakni Discovery Learning atau model pembelajaran Discovery, ketiga guru tersebut dapat dikatakan telah menguasai model tersebut. Dari hasil penelitian yang ada terdapat tanggapan positif dari kepala sekolah dan siswa yang telah diajar.Artinya sudah cukup bagus dalam pelaksanaannya. Kata Kunci: Model – Model Pembelajaran, Pertimbangan Guru, Penguasaan Guru  ABSTRACT: This study aims to find out what learning model used by teachers in the field of Civics at SMP Negeri 3 Majene, knowing the teacher's consideration in choosing the model of learning in the field of Civics at SMP Negeri 3 Majene, and to know the extent to which the mastery of the learning model used teachers in the field of Civics at SMP Negeri 3 Majene.Peneliti using data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The data have been obtained from the results of research processed by using descriptive qualitative analysis to find out what learning model used by teachers in the field of Civics at SMP Negeri 3 Majene, knowing the teacher's consideration in choosing the model of learning in the field of Civics at SMP Negeri 3 Majene, and for to know the extent to which mastery of the learning model used by teachers in the field of Civics at SMP Negeri 3 Majene. The results showed that: 1). The learning models used by SMP Negeri 3 Majene teachers are Discovery Learning Model, Learning Based Project Model, Inquiry Based Learning Model, and Problem Based Learning Model. And especially for Civics teachers there is a tendency to prefer using the learning model of Discovery Learning. 2) .The consideration of Civics teachers of SMP Negeri 3 Majene then more likely to use Discovery Learning Learning Model because; (1) .The model makes it easier for students to understand what is explained by the teacher. (2) .The model complies with the standards and contents of the 2013 curriculum, which makes students more active in the learning process. (3). Increased interest and motivation of students in learning to recognize problems, solutions, search for relevant information. 3). Speaking of the mastery of the learning model used ie Discovery Learning or Discovery learning model, the three teachers can be said to have mastered the model. From the results of existing research there are positive responses from principals and students who have been taught. The meaning is quite good in the implementation. Keywords: Learning Models, Teacher Considerations, Mastery Mastery