Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CASE REPORT : IMPACT OF PNEUMONIA IN HEART FAILURE Sagitania, Devina; Daniel, Suzette; Hannifa, Laras Candysa Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33465

Abstract

Gagal Jantung Dekompensasi Akut (ADHF) merupakan penyebab terbanyak rawat inap terutama terkait dengan pneumonia. Pneumonia mungkin menjadi salah satu faktor pencetus yang meningkatkan risiko kematian pada pasien gagal jantung. Seorang wanita berusia 85 tahun mengeluh sesak napas yang berangsur-angsur memburuk dalam 1 hari. Dia menderita batuk produktif dan bengkak di kaki selama 2 minggu. Dia mempunyai riwayat hipertensi. Pada pemeriksaan fisik : TD 150/80 mmHg, HR 102 bpm regular, RR 24x/menit, udara bebas SpO2 89%, JVP meningkat, ronki pada auskultasi paru tengah dan bawah, serta terdapat pitting edema pada kedua tungkai. Foto rontgen dada : pneumonia dextra, dan kardiomegali. Elektrokardiografi: sinus takikardia dengan PVC multifokal dan hipertrofi ventrikel kiri batas. Infeksi saluran pernafasan merupakan faktor yang paling memicu terjadinya gagal jantung akut (AHF), karena dapat meningkatkan kebutuhan miokard dan mengaktifkan sistem renin-angiotensin-aldosteron dan sistem saraf simpatis. Pasien gagal jantung (HF) yang disertai pneumonia dapat meningkatkan risiko prognosis yang lebih buruk. Diagnosis dini dan penatalaksanaan optimal pada pasien gagal jantung dengan pneumonia penting untuk meminimalkan outcome buruk.
Peran Suplementasi Vitamin D dalam Pencegahan Eksaserbasi Asma - Laporan Kasus Berbasis Bukti: Analisis Sagitania, Devina
Cermin Dunia Kedokteran Vol 52 No 1 (2025): Obstetri & Ginekologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v52i1.1344

Abstract

Background: Asthma is a chronic inflammatory condition affecting the airways, marked by tissue changes and heightened bronchial sensitivity. Vitamin D, as an immunomodulator, may affect the inflammatory responses of the airways. Recent studies suggest that vitamin D supplementation has resulted in fewer exacerbations of asthma and improved lung function in both individuals with asthma and smokers. Other studies revealed a reduction of asthma exacerbations in corticosteroid-treated patients. This study sought to investigate whether vitamin D supplementation can decrease the frequency of asthma exacerbations. Methods: Literature research was done on three databases: PubMed, Cochrane Library, and ScienceDirect, related to the clinical question. Articles were chosen according to specific inclusion and exclusion criteria. All articles were critically appraised using the Oxford Center for Evidence-Based Medicine worksheet. Results: Three meta-analysis articles were critically appraised. The result is vitamin D supplementation can lower the incidence of asthma exacerbation, despite varying doses of vitamin D. Conclusion: Vitamin D supplementation was associated with a decrease in asthma exacerbations, despite varying doses of vitamin D. Vitamin D supplementation to corticosteroids can be considered potentially cost-effective and safe to prevent asthma exacerbations. Future studies should analyze the effect of vitamin D supplementation in long-term asthma therapy using the same dose.