This Author published in this journals
All Journal Missio Ecclesiae
Riruma, Josina Mariana
Institut Injil Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTEGRITAS HAMBA TUHAN MENURUT 1 TIMOTIUS 4:11-16 Josina Mariana Riruma
Missio Ecclesiae Vol. 6 No. 1 (2017): April
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v6i1.69

Abstract

Integritas yaitu suatu keadaan dimana seorang hamba Tuhan dapat dipercaya karena antara perkataan yang dikeluarkan dan tindakan memiliki kesamaan. Integritas seorang hamba Tuhan harus terlihat nyata dalam kehidupan pelayanannya dan kehidupan pribadi karena keduanya itu akan memberikan dampak pada kekelalan yaitu keselamatan kekal. Sebagai seorang gembala yang masih sangat muda, rasul Paulus memberikan beberapa nasehat agar dapat menjadi hamba Tuhan yang memiliki integritas. Untuk menjadi hamba Tuhan yang berintegritas maka ada beberapa nasehat yang harus dilakukan berkenaan dengan kehidupan umum dan kehidupan pribadi. Tiga hal yang utama yang harus dilakukan oleh Timotius berkenaan dengan kehidupan umum yaitu memberikan pengajaran yang sehat, memelihara rasa hormat dan memiliki keseimbangan dalam pelayanan. Jemaat akan tetap memilki rasa hormat apabila Timotius senantiasa menjadi teladan kepada jemaat dalam perkataan, tingkah laku, kasih, iman dan kemurnian atau kesucian hidup. Selanjutnya yang dimaksudkan dengan keseimbangan dalam pelayanan yaitu Timotius tetap tekun dalam membaca Firman Tuhan, pemberian nasehat dan pengajaran Firman Tuhan. Dalam kaitannya dengan pribadinya, Timotius harus menggunakan karunia yang sudah diberikan Tuhan kepadanya. Selain itu, memiliki komitmen untuk taat melakukan segala sesuatu yang udah diajarkan oleh rasul Paulus. Akibat dari melakukan hal-hal tersebut yaitu, Timotius akan menyelamatkan dirinya sendiri dan setiap jemaat yang dilayani.
Pertumbuhan Tubuh Kristus dalam Efesus 4:11-16: Suatu Kajian Eksegetis dan Implikasinya bagi Pelayanan Gereja Josina Mariana Riruma
Missio Ecclesiae Vol 15 No 1 (2026): April
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v15i1.527

Abstract

Pertumbuhan tubuh Kristus sering diukur dari bertambahnya jumlah anggota jemaat serta pelayanan yang berkembang yang mengikuti perkembangan zaman. Dalam Efesus 4:11-16 menjelaskan bahwa pertumbuhan tubuh Kristus tidak hanya mencakup bertambahnya jumlah anggota atau secara kuantitatif tetapi berkaitan dengan kualitas dari jemaat yaitu kedewasaan jemaat. Penelitian ini dilakukan untuk membahas pertumbuhan tubuh Kristus yang didasarkan pada Efesus 4:11-16 serta implikasinya bagi pelayanan gereja masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi eksegetis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yesus Kristus memberikan karunia-karunia pelayanan yang bertujuan untuk memperlengkapi orang-orang kudus agar terlibat dalam pelayanan dan pembangunan tubuh Kristus. Pertumbuhan tubuh Kristus harus sampai pada tahap kedewasaan Rohani yang terlihat dari kesatuan iman, pengenalan akan Kristus Yesus, anggota tubuh Kristus yang tidak diombang-ambingkan dengan berbagai pengajaran yang menyesatkan, tubuh Kristus harus bertumbuh kearah Kristus yang adalah kepala gereja. Implikasi dari penelitian ini adalah bagi pelayanan gereja yang meliputi beberapa faktor yaitu: gereja sebagai komunitas pertumbuhan, pentingnya perlengkapan jemaat dan pertumbuhan tubuh Kristus yang bersifat holistic.