Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Akurasi Perhitungan Gerhana Matahari dengan Data Ephemeris Hisab Rukyat Maghfuri, Alfan
AL - AFAQ : Jurnal Ilmu Falak dan Astronomi Vol. 2 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.958 KB) | DOI: 10.20414/afaq.v2i1.2292

Abstract

Abstract: Some editions of the book Ephemeris Hisab Rukyat published by Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia do not use solar eclipse predictions resulting from calculations using these data. This book actually takes data on solar eclipses from NASA. In fact, if observed from the books referred to by the book Ephemeris Hisab Rukyat, there is a way to use the Ephemeris Hisab Rukyat data to produce a prediction of a solar eclipse. This is what raises doubts about the accuracy of solar eclipse predictions resulting from calculations with the Ephemeris Hisab Rukyat data. This paper aims to determine the accuracy of solar eclipse predictions produced using Ephemeris Hisab Rukyat data. From several comparisons, it appears that the prediction of a solar eclipse resulting from calculations using Ephemeris Hisab Rukyat data has a large enough difference with the reality of the eclipse as well as with predictions from NASA. Abstrak: Beberapa edisi buku Ephemeris Hisab Rukyat yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI tidak menggunakan prediksi gerhana Matahari yang dihasilkan dari perhitungan menggunakan data tersebut. Buku ini justru mengambil data-data gerhana Matahari dari NASA. Padahal jika diamati dari buku-buku yang dirujuk oleh buku Ephemeris Hisab Rukyat ini, terdapat cara pemanfaatan data Ephemeris Hisab Rukyat untuk menghasilkan prediksi gerhana Matahari. Hal inilah yang memunculkan keraguan terhadap keakuratan prediksi gerhana Matahari yang dihasilkan dari perhitungan dengan data Ephemeris Hisab Rukyat tersebut. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui akurasi dari prediksi gerhana Matahari yang dihasilkan menggunakan data Ephemeris Hisab Rukyat. Dari beberapa perbandingan yang dilakukan, terlihat bahwa prediksi gerhana Matahari yang dihasilkan dari perhitungan menggunakan data Ephemeris Hisab Rukyat mempunyai selisih yang cukup besar dengan realitas terjadinya gerhana maupun dengan prediksi dari NASA.
Kontribusi Kiai Ahmad Dahlan Al-Samarani Dalam Perkembangan Kajian Ilmu Falak Di Indonesia Maghfuri, Alfan
AL - AFAQ : Jurnal Ilmu Falak dan Astronomi Vol. 3 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.57 KB) | DOI: 10.20414/afaq.v3i2.4768

Abstract

Ilmu falak telah lama berkembang seiring dengan perkembangan Islam di Indonesia. Kajian ilmu falak di Indonesia ini dimulai dari berkembangnya hisab‘urfi hingga berkembang menjadi hisab ?aq?q? pada periode reformisme Islam di awal abad ke 20-an. Makalah ini membahas salah satu tokoh yang ikut meramaikan perkembangan kajian ilmu falak pada periode reformisme ini yaitu Kiai Ahmad Dahlan al-Samarani. Dalam keilmuan falaknya, Kiai Ahmad Dahlan al-Samarani mempunyai tiga buah karya, yaitu Ta?kirah al-Ikhw?n, Bul?g al-Wa??r dan Natijah al-M?q?t. Dari pembahasan terhadap pengaruh dari karya-karyanya ini, ditemukan bahwa Kiai Ahmad Dahlan al-Samarani mempunyai peran yang sangat strategis dalam perkembangan hisab ?aq?q? di Indonesia. Kiai Ahmad Dahlan ini bisa dikatakan sebagai pelopor berkembangnya hisab ?aq?q?, baik ?aq?q? taqr?b? maupun ?aq?q? ta?q?q?. Karyakaryanya menjadi awal mula munculnya kitab-kitab ilmu falak yang serupa sehingga kajian ilmu falak setelah masanya di dominasi oleh kitab-kitab yang mempunyai kemiripan dengan kitab-kitab yang disusunnya.
Akurasi Perhitungan Gerhana Matahari dengan Data Ephemeris Hisab Rukyat Maghfuri, Alfan
AL - AFAQ : Jurnal Ilmu Falak dan Astronomi Vol. 2 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/afaq.v2i1.2292

Abstract

Abstract: Some editions of the book Ephemeris Hisab Rukyat published by Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia do not use solar eclipse predictions resulting from calculations using these data. This book actually takes data on solar eclipses from NASA. In fact, if observed from the books referred to by the book Ephemeris Hisab Rukyat, there is a way to use the Ephemeris Hisab Rukyat data to produce a prediction of a solar eclipse. This is what raises doubts about the accuracy of solar eclipse predictions resulting from calculations with the Ephemeris Hisab Rukyat data. This paper aims to determine the accuracy of solar eclipse predictions produced using Ephemeris Hisab Rukyat data. From several comparisons, it appears that the prediction of a solar eclipse resulting from calculations using Ephemeris Hisab Rukyat data has a large enough difference with the reality of the eclipse as well as with predictions from NASA. Abstrak: Beberapa edisi buku Ephemeris Hisab Rukyat yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI tidak menggunakan prediksi gerhana Matahari yang dihasilkan dari perhitungan menggunakan data tersebut. Buku ini justru mengambil data-data gerhana Matahari dari NASA. Padahal jika diamati dari buku-buku yang dirujuk oleh buku Ephemeris Hisab Rukyat ini, terdapat cara pemanfaatan data Ephemeris Hisab Rukyat untuk menghasilkan prediksi gerhana Matahari. Hal inilah yang memunculkan keraguan terhadap keakuratan prediksi gerhana Matahari yang dihasilkan dari perhitungan dengan data Ephemeris Hisab Rukyat tersebut. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui akurasi dari prediksi gerhana Matahari yang dihasilkan menggunakan data Ephemeris Hisab Rukyat. Dari beberapa perbandingan yang dilakukan, terlihat bahwa prediksi gerhana Matahari yang dihasilkan dari perhitungan menggunakan data Ephemeris Hisab Rukyat mempunyai selisih yang cukup besar dengan realitas terjadinya gerhana maupun dengan prediksi dari NASA.
Kontribusi Kiai Ahmad Dahlan Al-Samarani Dalam Perkembangan Kajian Ilmu Falak Di Indonesia Maghfuri, Alfan
AL - AFAQ : Jurnal Ilmu Falak dan Astronomi Vol. 3 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/afaq.v3i2.4768

Abstract

Ilmu falak telah lama berkembang seiring dengan perkembangan Islam di Indonesia. Kajian ilmu falak di Indonesia ini dimulai dari berkembangnya hisab‘urfi hingga berkembang menjadi hisab ?aq?q? pada periode reformisme Islam di awal abad ke 20-an. Makalah ini membahas salah satu tokoh yang ikut meramaikan perkembangan kajian ilmu falak pada periode reformisme ini yaitu Kiai Ahmad Dahlan al-Samarani. Dalam keilmuan falaknya, Kiai Ahmad Dahlan al-Samarani mempunyai tiga buah karya, yaitu Ta?kirah al-Ikhw?n, Bul?g al-Wa??r dan Natijah al-M?q?t. Dari pembahasan terhadap pengaruh dari karya-karyanya ini, ditemukan bahwa Kiai Ahmad Dahlan al-Samarani mempunyai peran yang sangat strategis dalam perkembangan hisab ?aq?q? di Indonesia. Kiai Ahmad Dahlan ini bisa dikatakan sebagai pelopor berkembangnya hisab ?aq?q?, baik ?aq?q? taqr?b? maupun ?aq?q? ta?q?q?. Karyakaryanya menjadi awal mula munculnya kitab-kitab ilmu falak yang serupa sehingga kajian ilmu falak setelah masanya di dominasi oleh kitab-kitab yang mempunyai kemiripan dengan kitab-kitab yang disusunnya.