This Author published in this journals
All Journal JURNAL SIMETRIK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Proses Pengelasan Menggunakan Mesin Las Listrik dalam Upaya Peningkatan Ketrampilan Pekerja di Desa Rumahtiga Pattiasina, ST., MT, Nanse Henny
JURNAL SIMETRIK Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v8i1.90

Abstract

Langkah-langkah kebijakan dan penyusunan perencanaan tenaga kerja yang berkesinambungan, terimplementasi melalui kesiapan tenaga kerja makro dan mikro, berdasarkan data penduduk dan tenaga kerja, kesempatan kerja, pelatihan (kompetensi kerja), hubungan industrial, kondisi lingkungan kerja, pengupahan dan kesejahteraan serta jaminan sosial tenaga kerja. Statistik Daerah Kecamatan Teluk Ambon Tahun 2016 mencatat bahwa desa Rumahtiga dengan luas 28,39 km2 dikategorikan sebagai desa berpenduduk terbanyak sebesar 10.723 jiwa dimana kepadatan penduduknya adalah 376 jiwa/km2. Dampak konkritnya sangat dirasakan terhadap pembangunan infrastruktur yang semakin cepat dengan daya beli masyarakat yang semakin besar. Hal ini tergambar jelas melalui kemudahan akses transportasi menggunakan JMP, pembangunan rumah sakit umum pusat, kantor gubernur, kantor kejaksaan dan lainnya. Sehingga keberadaan warga desa rumahtiga yang berdomisili di RT 001 Jalan Haubaga, dituntut untuk dapat beradaptasi dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat, melalui pengembangan kelompok usaha mikro seperti bengkel pengelasan. Kendalanya para pekerja masih sulit menyelesaikan hasil lasan yang berbentuk profil (lekukan) dalam menghasilkan sebuah produk jadi. Durasi waktu kerja cukup lama, hasil lasan belum sempurna dan proses pengelasan masih berjalan sesuai pengalaman bukan sesuai metode atau teknis pengelasan yang benar. Mencermati kendala ini, maka diperlukan suatu proses pelatihan pengelasan menggunakan mesin las listrik. Capaian hasil kerja pengelasan menunjukkan bahwa efisiensi waktu pengerjaan berdampak pada hasil produksi dimana sebelum pelatihan capaian durasi waktu kerja adalah 5 hari, sedangkan sesudah proses pelatihan capaian waktu kerjanya adalah 2 hari, berupa 15 buah bentuk produk jadi dengan optimalisasi waktu kerja sebesar 16 jam kerja  (8 jam/hari) dapat terlaksana secara baik.Kata kunci: mesin las listrik, desa rumahtiga
KAJIAN MOST DALAM OPERASIONAL PRAKTIKUM PNEUMATIK HIDROLIK DI PROGRAM STUDI D-3 TEKNIK MESIN POLNAM Malakauseya, Jeffrie; Pattiasina, ST., MT, Nanse Henny; Bonara, Josgianto
JURNAL SIMETRIK Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v12i2.1291

Abstract

Proses pembelajaran secara interaktif di perguruan tinggi, senantiasa melibatkan dosen dan mahasiswa, berdasarkan beberapa metode pengajaran. Tujuannya guna pengembangan sikap, pengetahuan, keterampilan serta pengalaman otentik, yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa. Salah satu penerapannya pada Program Studi D-3 Teknik Mesin, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Ambon. Dalam aplikatifnya yang berbasiskan pada ilmu terapan, pembelajaran mata kuliah praktek Pneumatik Hidrolik efektifnya berlangsung dalam realisasi perkuliahan selama 16 minggu, yang dikategorikan secara sistem blok. Penelitian ini bertujuan menghitung hasil capaian waktu kerja praktikum mahasiswa dalam kondisi kerja normal sesuai alokasi ketersediaan waktu praktikum pada kurikulum, sehingga memiliki nilai kebermanfaatan yang dapat dituang dalam bentuk rekomendasi berupa optimalisasi besaran sks yang dapat diperuntukkan untuk proses pembelajarannya. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan mengaplikasikan pengukuran waktu kerja tidak langsung yakni metode Maynard Operation Sequence Techniques (MOST) dengan standar penilaian performa kerja mahasiswa berdasarkan sistem Westinghouse. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengukuran waktu kerja praktek mahasiswa mengidentifikasikan capaian waktu normal   = 3,9 jam dengan waktu standar ( ) = 4.8 jam/mahasiswa, dimana optimalisasi jumlah mahasiswa yang terlayani maksimum 19 orang dengan capaian besaran sks yang diperlukan per semesternya hanya 0,75 ≈ 1 sks.