Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

OPTIMALISASI PROSES KODEFIKASI KLAIM BPJS KESEHATAN PADA PASIEN RAWAT INAP DI RS PERMATA BUNDA MALANG Utami, Sri Erna; Daniyah, Robiatud; KEWA NAREK, AGUSTINA
JRMIK Vol 5 No 2 (2024): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v5i2.70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan audit kodefikasi berkas klaim pasien BPJS Kesehatan rawat inap di Rumah Sakit Permata Bunda Malang. Penelitian ini menggunakan metode gabungan kualitatif dan kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan analisis dokumen. Sampel penelitian terdiri dari 120 berkas klaim pasien rawat inap BPJS Kesehatan yang diajukan pada bulan Mei 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan petugas koding tentang review koding sudah memadai, namun pelaksanaan audit koding masih dilakukan sendiri oleh petugas koding tanpa melibatkan dokter dan belum ada instrumen baku dalam pelaksanaan audit. Tingkat ketepatan kode ICD-10 masih terdapat 11,57% kode yang tidak tepat, seluruhnya merupakan downcoding, yang berpengaruh terhadap rendahnya pendapatan rumah sakit dan bisa menyebabkan kerugian. Tingkat kelengkapan koding sudah cukup baik dengan hanya 1,67% yang tidak lengkap. Tingkat kecepatan pelaksanaan pemberian kode masih terdapat kelambatan sebesar 3,33% lebih dari 4x24 jam. Kendala utama dalam pelaksanaan koding adalah tulisan dokter yang tidak jelas, diagnosis yang kurang spesifik, dan diagnosis awal yang belum final. Penelitian ini merekomendasikan agar pelaksanaan audit koding melibatkan dokter sebagai penentu dan penulis diagnosis serta membuat umpan balik secara tertulis dan berkala. Sosialisasi tentang pentingnya kejelasan penulisan diagnosis dan tindakan medis perlu ditingkatkan dengan mewajibkan dokter menulis diagnosis secara spesifik.
ANALISA KETEPATAN PENGKODINGAN TINDAKAN DALAM PERSETUJUAN PENGKLAIMAN BPJS DI RUMAH SAKIT ISLAM AISYIYAH MALANG Daniyah, Robiatud; Wijayanti, Adinda Putri; Utami, Sri Erna
JRMIK Vol 6 No 1 (2025): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v6i1.80

Abstract

Rumah Sakit bertanggung jawab atas mutu pelayanan medis yang diberikan kepada pasien dan memastikan bahwa pelayanan yang diberikan tercatat dengan benar di dalam Rekam Medis pasien, karena merupakan salah satu indikator mutu pelayanan, serta sebagai persyaratan keberhasilan pengklaiman pembiayaan Kesehatan kepada BPJS . Di dalam proses verifikasi klaim BPJS ternyata mengalami banyak kendala yang terjadi salah satunya ialah penolakan berkas oleh verifikator seperti yang terjadi di RSI Aisyiyah Malang. Penelitian dimaksudkan untuk menganalisa ketepatan pengkodingan diagnosa dan tindakan terhadap persetujuan pengklaiman BPJS, menganalisa tingkat persetujuan pengklaiman BPJS di RSI Aisyiyah Malang. Penelitian termasuk dalam jenis kuantitatif demikian juga analisis data dengan mengggunakan analisis deskriptif kuantitatif dibantu alat statistic chi-square. Hasil analisis data yang diperoleh menunjukkan bahwa Ketepatan Pengkondingan Tindakan Berpengaruh terhadap Persetujuan Pengkaiman BPJS dengan nilai significancy p 0,001 atau < p 0.05 berarti hipotesis nol yang diajukan di tolak.
HUBUNGAN KELENGKAPAN DOKUMEN REKAM MEDIS DENGAN AKURASI CODING ICD -10 DI RUMAH SAKIT ISLAM MASYITOH BANGIL Daniyah, Robiatud; Utami, Sri Erna; Ainul Khuluq, Moch
JRMIK Vol 5 No 1 (2024): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v5i1.65

Abstract

One of the authorities of medical recorders is to carry out a system of clinical classification and codification of diseases and must refer to regulations that have been issued by WHO. The purpose of this study was to analyze the factors that affect the accuracy of coding outpatient medical record documents at RSI Masyitoh Bangil. The independent variable in this study is the completeness of medical record documents consisting of patient identity, history, diagnosis, physical examination, treatment and action, supporting examinations, service plans. The type of research used is quantitative research, using bivariate analysis. The results and conclusions obtained there is a clearly proven relationship between the accuracy of ICD 10 outpatient document codification with physical examination at p value = 0.302. And there is a relationship between the accuracy of ICD 10 codefication of outpatient documents with supporting examinations with results with p value = 0.002. And there is a real relationship between the accuracy of ICD 10 codefication of outpatient documents with treatment and action with a p value = 0.006. The results of statistical tests with a Sig (P-Value) value of <0.25 in bivariate chi square analysis can enter the multivariate analysis stage.
EFEKTIVITAS PROGRAM EDUKASI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN LANSIA MENGENAI SINDROMA METABOLIK DAN GAYA HIDUP SEHAT: STUDI PRE-EKSPERIMENTAL DI KOTA MALANG Ekasari, Audhita Palupi; Anggiyani, Femy; Daniyah, Robiatud
JRMIK Vol 6 No 2 (2025): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v6i2.87

Abstract

Sindroma metabolik merupakan kumpulan faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya penyakit kardiovaskular, terutama pada kelompok lanjut usia yang mengalami perubahan fisiologis dan gaya hidup. Edukasi kesehatan merupakan salah satu pendekatan preventif untuk meningkatkan pengetahuan lansia dan mendorong perilaku hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program edukasi terhadap peningkatan pengetahuan lansia mengenai sindroma metabolik dan pola hidup sehat. Desain penelitian berupa preksperimental one group pre-post test dipilih untuk mengevaluasi perubahan sebelum dan sesudah intervensi. Sampel terdiri dari 30 lansia di Kelurahan Tanjungrejo, Kota Malang, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi yang diberikan berupa edukasi. Peningkatan pengetahuan diukur menggunakan kuesioner yang diisi pada saat sebelum dan sesudah edukasi. Analisis statistik yang digunakan adalah uji paired t-test dengan tingkat signifikansi 5%. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan dari 54,58 pada pre-test menjadi 78,75 pada post-test. Uji paired t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik (p-value= 0,000) antara nilai pre-test dan post-test. Hal tersebut menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia mengenai sindroma metabolik dan pola hidup sehat. Edukasi yang kontekstual dan dilakukan secara interaktif menjadi strategi penting dalam promosi kesehatan bagi kelompok lansia.
HUBUNGAN KELENGKAPAN PENUNJANG MEDIS TERHADAP KEAKURATAN KODE DIAGNOSA PENYAKIT NEOPLASMA DI RUMAH SAKIT BALA KESELAMATAN BOKOR TUREN Daniyah, Robiatud; Adi Putri, Priscillia Destian
JRMIK Vol 7 No 1 (2026): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v7i1.99

Abstract

Rumah Sakit bertanggung jawab atas mutu pelayanan medis yang diberikan kepada pasien dan memastikan bahwa pelayanan yang diberikan tercatat dengan benar dalam rekam medis pasien. Rekam medis bermanfaat untuk memberikan informasi yang dibutuhkan sehingga dapat mendukung perawatan pasien, dan menjadi bagian penting dari pelayanan kesehatan. Rekam medis berisi identitas pasien, hasil tes, diagnosa, perawatan, dan layanan kesehatan yang telah diberikan selama kunjungan perawatan. Pemberian kode diagnosa yang akurat membutuhkan sejumlah dokumen pendukung, yaitu riwayat medis pasien, hasil tes lab atau rontgen, catatan keperawatan, penulisan diagnosa yang tepat, dan ringkasan medis. Kode yang tepat dan akurat yang dihasilkan harus dievaluasi dari semua dokumen rekam medis secara menyeluruh. Dalam memberikan kode diagnosa yang benar membutuhkan data dokumen medis pasien yang lengkap, terutama berkaitan dengan perawatan pasien, diagnosa dokter, riwayat medis pasien, dan temuan tes pendukung medis. Berdasarkan hal tersebut, rekam medis harus lengkap sehingga tidak mengakibatkan kesalahan dalam pemberian kode diagnosa.Mengetahui hubungan kelengkapan penunjang medis terhadap keakuratan kode diagnosa penyakit neoplasma di Rumah Sakit Bala Keselamatan Bokor Turen. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi secara langsung serta melakukan analisis terhadap dokumen rekam medis pasien rawat inap kasus neoplasma. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji Analitik hubungan menggunakan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences).Berdasarkan hasil analisis data dengan uji Chi-Square didapatkan nilai significancy p 0,002, yang artinya nilai p value < 5% atau 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kelengkapan penunjang medis terhadap keakuratan kode diagnosa penyakit neoplasma di Rumah Sakit Bala Keselamatan Bokor Turen.