p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Voering
Muskita, Nelce D.
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISA KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR TYPE MATIC YAMAHA MIO MUSKITA, NELCE D.
Jurnal Voering Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Voering - Juli 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i1.810

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh putaran mesin terhadap konsumsi bahan bakar atau fuel comsumtioan dan untuk mengetahui pengaruh putaran mesin terhadap perbandingan udara bahan bakar (air fuel ratio). Untuk mengetahui pengaruh tersebut maka dilakukan perhitungan nilai konsumsi bahan bakar (FC) dan laju aliran udara (mu), sendangkan nilai perbandingan udara bahan bakar diperoleh dengan menggunakan alat pengujian Gas Emission Ana lyzer (Emisi Gas Buang). Dan juga penelitian dilakukan pada kondisi 4 variasi putaran yaitu 1100 rpm,1400 rpm, 1700 rpm dan 2000 rpm serta bahan bakar yang digunakan hanya satu jenis yaitu premium (bensin). Dari hasil penelitian bahwa pada putaran 1100 rpm nilai AFR 23,2, volume bahan bakar (m³) 0,00003, waktu pemakaian (detik) 390, pemakaian bahan bakar (FC) 0,207692308, dan laju aliran udara kg/jam 4,818461538. Pada putaran 1400 rpm nilai AFR 19,5, volume bahan bakar (m³) 0,00003, waktu pemakaian (detik) 340, pemakaian bahan bakar (FC) 0,238235294, dan laju aliran udara kg/jam 4,645588235. Pada putaran 1700 rpm nilai AFR 19,4, volume bahan bakar (m³) 0,00003, waktu pemakaian (detik) 273, pemakaian bahan bakar (FC) 0,296703297, dan laju aliran udara kg/jam 5,756043956. Dan pada putaran 2000 rpm nilai AFR 19,4, volume bahan bakar (m³) 0,00003, waktu pemakaian (detik) 205, pemakaian bahan bakar (FC) 0,395121951, dan laju aliran udara kg/jam 7,665365854. Dari hasil penelitian yang diperoleh maka semakin besar putaran mesin semakin besar nilai konsumsi bahan bakar dan semakin besar putaran mesin maka nilai perbandingan udara bahan bakar semakin ideal.
ANALISA EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR HONDA KARISMA YANG MENGGUNAKAN HYDROGEN ELECTROLYZER MUSKITA, NELCE D.
Jurnal Voering Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Voering - Desember 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i2.816

Abstract

Pemanasan global saat ini menyebakan banyaknya karbon dioksida (CO2) yang berasal dari emisi gas buang kendaraan bermotor. Keadaan ini menjadi semakin diperparah dengan pola hidup sebagian besar masyarakat Indonesia yang masih mengandalkan kendaraan berbahan bakar bensin sebagai penunjang aktivitas sehari-hari. Beragam alat untuk menghemat bahan bakar mulai bermunculan. Sepeda motor HHO (hidrogen hidrogen oksigen) adalah sepeda motor yang menggunakan bantuan elektrolisasi air sebagai campuran bahan bakar bensin, hidrogen dari air yang sudah dipecah oleh generator gas dalam proses elektrolisasi itu menjadi semacam aditif yang membuat mesin lebih irit BBM dan bersih. Hydrogen Electrolyzer merupakan salah satu teknologi baru yang sedang dalam pengembangan, yang mana Hydrogen Electrolyzer ini berupa tabung plastik yang komponen di dalamnya berisi dua buah elektroda katoda (+) dan anoda (-) yang merupakan besi stainless steel di isi dengan air bersih (murni tanpa kandungan unsur lain) yang ditambahkan elektrolit selanjutnya dihubungkan pada aki (accu) motor untuk mengubah air menjadi gas HHO. Gas HHO inilah yang akan digunakan sebagai sumber energi dan penghematan bahan bakar dalam mesin bakar, yang akan berdampak pada penurunan kadar CO (karbon monoksida) dan kadar HC (hidro karbon) yang dihasilkan sepeda motor yang menggunakan tabung hydrogen electrolyzer, sedangkan kadar CO2 dan kadar O2 mengalami peningkatan sehingga perbandingan kadar HC (hidro karbon) pada emisi gas buang yang dihasilkan pada sepeda motor yang menggunakan tabung hydrogen electrolyzer ini menyebabkan proses pembakaran menjadi lebih sempurna dibandingkan proses pembakaran pada sepeda motor tanpa menggunakan tabung hydrogen electrolyzer.
ANALISA KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR TYPE MATIC YAMAHA MIO MUSKITA, NELCE D.
Jurnal Voering Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Voering - Juli 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i1.810

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh putaran mesin terhadap konsumsi bahan bakar atau fuel comsumtioan dan untuk mengetahui pengaruh putaran mesin terhadap perbandingan udara bahan bakar (air fuel ratio). Untuk mengetahui pengaruh tersebut maka dilakukan perhitungan nilai konsumsi bahan bakar (FC) dan laju aliran udara (mu), sendangkan nilai perbandingan udara bahan bakar diperoleh dengan menggunakan alat pengujian Gas Emission Ana lyzer (Emisi Gas Buang). Dan juga penelitian dilakukan pada kondisi 4 variasi putaran yaitu 1100 rpm,1400 rpm, 1700 rpm dan 2000 rpm serta bahan bakar yang digunakan hanya satu jenis yaitu premium (bensin). Dari hasil penelitian bahwa pada putaran 1100 rpm nilai AFR 23,2, volume bahan bakar (m³) 0,00003, waktu pemakaian (detik) 390, pemakaian bahan bakar (FC) 0,207692308, dan laju aliran udara kg/jam 4,818461538. Pada putaran 1400 rpm nilai AFR 19,5, volume bahan bakar (m³) 0,00003, waktu pemakaian (detik) 340, pemakaian bahan bakar (FC) 0,238235294, dan laju aliran udara kg/jam 4,645588235. Pada putaran 1700 rpm nilai AFR 19,4, volume bahan bakar (m³) 0,00003, waktu pemakaian (detik) 273, pemakaian bahan bakar (FC) 0,296703297, dan laju aliran udara kg/jam 5,756043956. Dan pada putaran 2000 rpm nilai AFR 19,4, volume bahan bakar (m³) 0,00003, waktu pemakaian (detik) 205, pemakaian bahan bakar (FC) 0,395121951, dan laju aliran udara kg/jam 7,665365854. Dari hasil penelitian yang diperoleh maka semakin besar putaran mesin semakin besar nilai konsumsi bahan bakar dan semakin besar putaran mesin maka nilai perbandingan udara bahan bakar semakin ideal.
ANALISA EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR HONDA KARISMA YANG MENGGUNAKAN HYDROGEN ELECTROLYZER MUSKITA, NELCE D.
Jurnal Voering Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Voering - Desember 2023
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v8i2.816

Abstract

Pemanasan global saat ini menyebakan banyaknya karbon dioksida (CO2) yang berasal dari emisi gas buang kendaraan bermotor. Keadaan ini menjadi semakin diperparah dengan pola hidup sebagian besar masyarakat Indonesia yang masih mengandalkan kendaraan berbahan bakar bensin sebagai penunjang aktivitas sehari-hari. Beragam alat untuk menghemat bahan bakar mulai bermunculan. Sepeda motor HHO (hidrogen hidrogen oksigen) adalah sepeda motor yang menggunakan bantuan elektrolisasi air sebagai campuran bahan bakar bensin, hidrogen dari air yang sudah dipecah oleh generator gas dalam proses elektrolisasi itu menjadi semacam aditif yang membuat mesin lebih irit BBM dan bersih. Hydrogen Electrolyzer merupakan salah satu teknologi baru yang sedang dalam pengembangan, yang mana Hydrogen Electrolyzer ini berupa tabung plastik yang komponen di dalamnya berisi dua buah elektroda katoda (+) dan anoda (-) yang merupakan besi stainless steel di isi dengan air bersih (murni tanpa kandungan unsur lain) yang ditambahkan elektrolit selanjutnya dihubungkan pada aki (accu) motor untuk mengubah air menjadi gas HHO. Gas HHO inilah yang akan digunakan sebagai sumber energi dan penghematan bahan bakar dalam mesin bakar, yang akan berdampak pada penurunan kadar CO (karbon monoksida) dan kadar HC (hidro karbon) yang dihasilkan sepeda motor yang menggunakan tabung hydrogen electrolyzer, sedangkan kadar CO2 dan kadar O2 mengalami peningkatan sehingga perbandingan kadar HC (hidro karbon) pada emisi gas buang yang dihasilkan pada sepeda motor yang menggunakan tabung hydrogen electrolyzer ini menyebabkan proses pembakaran menjadi lebih sempurna dibandingkan proses pembakaran pada sepeda motor tanpa menggunakan tabung hydrogen electrolyzer.