This Author published in this journals
All Journal Jurnal Karkasa
Tuwanakotta, Epafroditus
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUJIAN SIFAT – SIFAT FISIK LABORATORIUM AGREGAT KASAR DAN AGREGAT HALUS QUARRY BAINGKETE, DISTRIK MAKBON SEBAGAI MATERIAL BETON Tuwanakotta, Epafroditus; Allo, Apolonius Lolo; Ola, Johanes Eudes
Jurnal Karkasa Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Karkasa - Desember 2023
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v9i2.640

Abstract

Material yang digunakan dalam pembuatan beton memiliki standar spesifikasi tertentu. sehingga mengharuskan adanya informasi yang tepat tentang sifat-sifat bahan penyusun beton, termasuk agregat halus dan agregrat kasar yang ada pada suatu wilayah Pada saat sekarang ini tepatnya di Kabupaten Sorong Kecamatan Makbon masyarakat menggunakan pasir yang berasal quary Baingkete sebagai bahan bangunan. Karena itu, membutuhkan informasi yang memadai tentang kelayakan agregat Karena itu penelitian ini dilakukan Untuk mengetahui sifat-sifat fisik dan kuat beton yang dicapai dari agregat Quarry Baingkete,Distrik Makbon sebagai material beton. Dari penelitian ini mendapatkan hasil pengujian gradasi pasir pada zona 2, gradasi batu maksimum 40 mm, berat volume pasir dalam keadaan lepas = 1.30 gram/cm3, berat volume pasir dalam keadaan padat = 1.46 gr/cm3, berat volume batu dalam keadaan lepas = 1.35gr/cm3, berat volume batu dalam keadaan padat = 1.53 gr/cm3,berat jenis pasir =2.84 gram, berat jenis batu = 2.73 gram,jenis penyerapan pasir = 0.382 %,penyerapan batu =3,377 %, kadar lumpur pasir 2.90%, kuat tekan beton yang didapat pada umur 28 hari adalah =16 Mpa. Berdasarkan hasil penelitian yang dicapai disimpulkan bahwa material batu dan pasir yang diambil dariQuarry Baingkete,Distrik Makbon mutunya belum mencapai dari yang diisyaratkan digunakan sebagai material beton.
ANALISIS PERBANDINGAN PARAMETER RESPONS SPEKTRUM DESAIN ANTARA SNI 1726-2012 DAN SNI 1726-2019 DI KOTA SORONG Ada, Axel Telling; Tuwanakotta, Epafroditus
Jurnal Karkasa Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Karkasa - Desember 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v10i2.897

Abstract

Kota Sorong merupakan salah satu wilayah yang rawan tejadi bencana gempa. Dengan adanya kejadian bencana gempa tersebut maka bangunan di kota sorong perlu pehatian cukup tinggi, oleh sebeb itu Indonesia memiliki peraturan tentang perencaanaan dalam perancangan struktur bangunan tahan gempa. Terbitnya Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan nongedung SNI 1726-2012 yang kemudian perbaharui menjadi Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan nongedung SNI 1726-2019, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap bangunan yang telah dibangun menggunakan pertaturan SNI 1726-2012. Terkait dengan adanya pembahruan tersebut maka penulis melakukan analisis perbandingan parameter spektrum respons desain pada SNI 1726-2012 terrhadap SNI 1726-2019 dengan memilih empat lokasi untuk mewakili wilayah kota Sorong dengan menggunakan kelas situs yang sama yaitu Batuan (SB), Tanah Keras (SC), Tanah Sedang (SB), dan Tanah Lunak (SE). Setiap parameter dan koefisien yang mengalami kenaikan maupun penurunan nilai akan bepengaruh terhadap grafik spekrum respons desain. Berdasarkan hasil perbandingan maka dapat diketahui bahwa nilai pada SNI 1726-2012 mengalami kenaikan terhadap SNI 1726-2019 untuk nilai SS sebesar 12,75 % dan S1 sebesar 10,93%. Untuk nilai parameter SDS dan SD1 pada kelas situs Batuan (SB), Tanah Sedang (SD), dan Tanah Lunak (SE) mengalami penurunan pada SNI 1726-2019 terhadap SNI 1726-2012 sedangkan untuk kelas situs Tanah Keras (SC) pada SNI 1726-2012 mengalami kenaikan terhadap SNI 1726-2019.
ANALISIS PERBANDINGAN PARAMETER RESPONS SPEKTRUM DESAIN ANTARA SNI 1726-2012 DAN SNI 1726-2019 DI KOTA SORONG Ada, Axel Telling; Tuwanakotta, Epafroditus
Jurnal Karkasa Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Karkasa - Desember 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v10i2.897

Abstract

Kota Sorong merupakan salah satu wilayah yang rawan tejadi bencana gempa. Dengan adanya kejadian bencana gempa tersebut maka bangunan di kota sorong perlu pehatian cukup tinggi, oleh sebeb itu Indonesia memiliki peraturan tentang perencaanaan dalam perancangan struktur bangunan tahan gempa. Terbitnya Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan nongedung SNI 1726-2012 yang kemudian perbaharui menjadi Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan nongedung SNI 1726-2019, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap bangunan yang telah dibangun menggunakan pertaturan SNI 1726-2012. Terkait dengan adanya pembahruan tersebut maka penulis melakukan analisis perbandingan parameter spektrum respons desain pada SNI 1726-2012 terrhadap SNI 1726-2019 dengan memilih empat lokasi untuk mewakili wilayah kota Sorong dengan menggunakan kelas situs yang sama yaitu Batuan (SB), Tanah Keras (SC), Tanah Sedang (SB), dan Tanah Lunak (SE). Setiap parameter dan koefisien yang mengalami kenaikan maupun penurunan nilai akan bepengaruh terhadap grafik spekrum respons desain. Berdasarkan hasil perbandingan maka dapat diketahui bahwa nilai pada SNI 1726-2012 mengalami kenaikan terhadap SNI 1726-2019 untuk nilai SS sebesar 12,75 % dan S1 sebesar 10,93%. Untuk nilai parameter SDS dan SD1 pada kelas situs Batuan (SB), Tanah Sedang (SD), dan Tanah Lunak (SE) mengalami penurunan pada SNI 1726-2019 terhadap SNI 1726-2012 sedangkan untuk kelas situs Tanah Keras (SC) pada SNI 1726-2012 mengalami kenaikan terhadap SNI 1726-2019.