Kumalasari, Mella Frandista
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SIMULASI PRE-PRESSURE SWING DISTILLATION PADA METIL ASETAT MENGGUNAKAN CHEMCAD Kumalasari, Mella Frandista; Wibowo , Agung Ari
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.71

Abstract

Metil asetat merupakan senyawa yang terbentuk dari proses esterifikasi dengan bahan baku asam asetat dan metanol. Produk yang terbentuk berupa produk campuran sehingga perlu dilakukan pemisahan untuk memperoleh metil asetat murni. Pemisahan menggunakan distilasi. Pada produk campuran tersebut, metil asetat dan metanol membentuk azeotrop. Komponen azeotrop tidak bisa dipisahkan dengan distilasi sederhana sehingga diperlukan metode lain untuk pemisahannya yaitu pressure swing distillation. Sebelum masuk pressure swing distillation, pemisahan dilakukan pada pre-pressure swing distillation terlebih dahulu. Optimasi pre pressure swing distillation untuk mendapatkan suhu feed terbaik pada proses tersebut. Simulasi menggunakan ChemCAD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suhu feed optimum adalah 50°C dengan fraksi mol metil asetat 0,110462, laju alir metil asetat 1903,37 kg/h, dan energi reboiler 12876900 kJ/h.
STUDI PERBANDINGAN METODE PENGUJIAN TAN (TOTAL ACID NUMBER) PLTGU DENGAN ASTM D-974 Mahesti, Citra Putri Wahyu; Kumalasari, Mella Frandista; Saroso, Hadi; Maryanty , Yanty
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.157

Abstract

Pengujian TAN (Total Acid Number) merupakan pengukuran keasaman suatu minyak pelumas yang ditentukan oleh jumlah miligram kalium hidroksida (KOH) yang dibutuhkan untuk menetralkan asam lemak bebas dalam satu gram minyak. Pengujian TAN digunakan untuk menentukan sampel minyak pelumas baru dan setelah pemakaian, minyak setelah pemakaian dipantau untuk memastikan kualitas minyak memenuhi standar nilai TAN agar tidak menghambat proses produksi. Nilai TAN itu sendiri tidak dapat digunakan untuk memprediksi sifat korosif pada suatu minyak, hanya digunakan sebagai acuan untuk mengukur jumlah asam lemak bebas dalam sampel minyak pelumas. Oleh karena itu perlu dilakukan pengujian nilai TAN secara berkala agar dapat mengetahui perubahan nilai TAN sesudah pemakaian. Semakin besar nilai TAN maka corrosion rate akan naik, sehingga mempercepat terjadinya korosi pada material logam. Fungsi minyak pelumas adalah melumasi komponen-komponen mesin yang bergerak agar tidak cepat aus. Selain itu, minyak pelumas digunakan untuk mencegah terjadinya korosi, pendingin pada mesin, dan pembawa kotoran pada mesin. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai TAN pada metode PLTGU sebesar 0,1013 mg KOH/g sampel, metode ASTM D-974 0,1423 mg KOH/g sampel. Cara standar untuk menentukan nilai TAN pada sampel minyak adalah dengan analisa titrasi. Perbandingan metode yang digunakan yaitu metode PLTGU dengan ASTM D-974.