Budi Harahap, Aisyah
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Balai Latihan Kerja Padang dalam Pemberdayaan Perempuan Muslimah di Kota Padang Budi Harahap, Aisyah
Jurnal at-Taghyir Vol 2, No 1 (2019): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v2i1.1960

Abstract

Padang Work Training Center (BLK) is an institution under the auspices of the Indonesian Ministry of Manpower authorized in the field of women's empowerment through apparel garment skills programs. This institution aims to increase or increase knowledge, skills, attitude and work experience for training participants in the field of sewing clothes. This institution empowers women, especially in the city of Padang to be able to be independent in the economic field. BLK Padang Institute educated training participants in 2017 totaling 94 people, and in 2016 there were 95 people consisting of housewives and unemployed women to be trained by experienced instructors. This training runs for 40 working days, and plus training participants must take part in an internship at a garment company for 1 month. It is expected that after receiving training, participants will be able to be independent and can open their own jobs. This training aims to find out the role of Padang BLK in empowering women through the apparel garment skills program, the economic impact after receiving apparel garment training, as well as supporting and inhibiting factors in the apparel garment skills program by Padang BLK. The research method used is in the form of qualitative deepening literature. Data obtained from structured interviews, non-participant observation, and documentation. The results of the study note that Padang BLK empowers women in the form of soft skills and hard skills. Soft skills and hard skills are two things that complement each other in achieving one's aspirations and life goals for trainees. Both are equally important and should be owned by everyone if you want to achieve a success in life. The results of the study note that the training participants succeeded in increasing family income. It was evident from the interview that the trainees could help with the cost of college education from the proceeds of sewing wages. The results of the study also note that there are still many trainees who are not yet independent after receiving apparel garment training, this is due to the absence of business partners from BLK Padang.
Peranan Praktek Menjahit di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Inun: Strategi Pemberdayaan Perempuan Budi Harahap, Aisyah
Jurnal at-Taghyir Vol 1, No 2 (2019): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v1i2.1345

Abstract

Inun Institute for Training and Training (LKP) is an institution under the auspices of the Binjai City Women's Empowerment Office authorized in the field of women's empowerment through a sewing skills program. The institution aims to create skilled workers in the field of sewing clothes. The institute educates trainees totaling 20 people consisting of housewives and women dropping out of school under experienced instructors. This training runs for 3 months. It is expected that after receiving training, participants will be able to be independent and be able to open their own jobs. This study aims to determine the role of LKP Inun in empowering women through sewing skills programs, as well as the economic impact after receiving training. The research method used is in the form of a qualitative study with literature. Data obtained from interviews, non-participant observation, and documentation.The results of the study found that trainees succeeded in increasing family income. It was evident from interviews that trainees could help with their children's education costs from the results of sewing wages.Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP)  Inun merupakan lembaga dibawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan kota Binjai yang berwenang dibidang pemberdayaan perempuan melalui program keterampilan menjahit Lembaga yang bertujuan menciptakan tenaga terampil dibidang penjahitan pakaian  ini memberdayakan perempuan khususnya di kota Binjai agar mampu mandiri dalam bidang perekonomian. Lembaga  tersebut mendidik peserta latihan yang berjumlah 20 orang yang terdiri dari ibu rumah tangga dan wanita putus sekolah di bawah instruktur yang berpengalaman. Pelatihan ini berjalan selama 3 bulan. Diharapkan setelah mendapatkan pelatihan, peserta mampu mandiri dan bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran LKP Inun dalam memberdayakan perempuan melalui program keterampilan menjahit, serta  dampak  perekonomian setelah mendapatkan pelatihan. Metode penelitian yang dipakai berbentuk kualitatif dengan pendalaman pustaka. Data didapat dari wawancara, observasi non partisipan, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian didapat bahwa peserta latihan berhasil meningkatkan pendapatan keluarga. Terbukti dari wawancara bahwa peserta latihan bisa membantu  biaya pendidikan anaknya dari hasil upah menjahit.Kata Kunci: Pemberdayaan, Perempuan
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Mahasiswa Ditinjau Dari Karakteristik Lingkungan Fakultas (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam) Budi Harahap, Aisyah
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 3, No 1 (2020): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v3i1.4628

Abstract

Adapun fokus dari penelitian ini ditujukan untuk menganalisis model persamaan sistematis secara optimal yang bisa mendeskripsikan kaitan antara indikator-indikator yang menjadi dasar penelitian yang paling berpengaruh terhadap prestasi diantara ketiga indikator yang di teliti yakni motivasi, sikap loyalitas atas kampus, sikap loyalitas atas dosen. Dalam tulisan ini, model prestasi mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Padangsidimpuan ditentukan menggunakan SEM.Structural Equation Modeling (SEM) yaitu sebuah analisis multivariat yang memiliki tujuan untuk mengecilkan variabel-variabel independen kompleks menjadi sebuah bentuk yang lebih sederhana dan mudah dipahami berupa indikator pembangun variabel. Bahan penelitian adalah hasil survei mahasiswa FDIK IAIN Padangsidimpuan angkatan 2013,2014,2015 dengan meamanfaatkan angket kemudian menggunakan alat ukur skala likert dan memakai teknik simple random sampling. Hasil analisis data menghasilkan indikator sebagaimana berikut ini: prestasi dengan sikap terhadap kampus 4.603, prestasi dengan sikap terhadap Dosen 5.867 dan juga pengaruh sikap loyalitas terhadap kampus dan juga Dosen yang di ukur melalui variabel peningkatan motivasi sebesar 2.247.
Dampak Pengelolaan Alokasi Dana Nagari Sebelum dan Sesudah Pemekaran Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Budi Harahap, Aisyah; Alfadri, Ferri Alfadri Ferri; Salam, Muhri Salam
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 6, No 1 (2023): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v6i1.9722

Abstract

Tahun 2018 Nagari Batahan yang pada awalnya mencakup 26 Jorong dilakukan pemekaran menjadi 5 nagari. Guna dari pemekaran itu adalah untuk memberikan pelayanan dan kesejahteraan kepada masyarakat yang lebih merata juga untuk peningkatan anggaran alokasi dana nagari dan membuka lapangan kerja yang lebih banyak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengelolaan Alokasi Dana Nagari (ADN) sebelum dan sesudah pemekaran, bagaimana dampak pengelolaan Alokasi Dana Nagari (ADN) sebelum dan sesudah pemekaran terhadap kesejahteraan masyarakat, apa faktor penghambat pengelolaan Alokasi Dana Nagari (ADN) sebelum dan sesudah pemekaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pengelolaan Alokasi Dana Nagari (ADN) sebelum dan sesudah pemekaran dan bagaimana dampak pengelolaan Alokasi Dana Nagari (ADN) terhadap kesejahteraan masyarakat di nagari batahan dan nagari pemekaran serta mengatuhi paktor penghambat pengelolaan alokasi dana nagari.Pembahasan penelitian ini berkaitan dengan dampak alokasi dana nagari, teori-teori yang dipaparkan dalam penelitian ini adalah dampak, alokasi dana nagari, pemekaran, kesejahteraan masyarakat, Dan alokasi dana nagari dalam perspektif ekonomi Islam.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, sumber data yang digunakan peneliti adalah sumber data primer dan skunder, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Teknik pengecekan keabsahan data yang digunakan adalah tringulasi sumber dan teknik data, dan menggunkana bahan refrensi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sesuai dengan hasil temuan di lapangan menyatakan pengelolaan Alokasi Dana Nagari (ADN) sesuai dengan peraturan pemerintah pasal 5 ayat 1 dan 2, sumber dana dari PAN, Kementerian desa, dan pajak daerah. Dampak dari pengelolaan alokasi dana nagari sebelum pemekaran tidak memberi dampak positif yang adil dan merata bagi masyrakat, sedangkan sesudah pemekaran masyarakat belum mendapat dampak baik, faktor penghambat pengelolaan Alokasi Dana Nagari (ADN) sebelum pemekaran adalah jumlah anggaran yang minim, SDA yang lemah, dan cakupan wilayah yang luas, sedangkan sesudah pemekaran hambatannya adalah belum adanya kantor resmi nagari baru, Covid 19, keterlamabatan anggaran, dan SDA yang masih lemah.