SE, Annisa Wulandari
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) MELALUI MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi pada Karyawan Kantor Pusat Perusahaan Otomotif PT. XYZ di Jakarta) SE, Annisa Wulandari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komitmen organisasional dan budaya organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening. Jenis penelitian ini adalah explanatory research yang menjelaskan hubungan dan pengaruh antara satu variabel dengan variabel lainnya melalui pengajuan hipotesis. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 84 responden dengan penyebaran kuesioner online. Sampel terdiri dari responden yang bekerja pada kantor pusat PT. XYZ. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan menggunakan program SPSS 21.0. Hasil pengujian terhadap hipotesis dapat disimpulkan bahwa komitmen organisasional, budaya organisasi, dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior. Selain itu, diketahui juga motivasi kerja memiliki pengaruh langsung lebih besar dari komitmen organisasional dalam menjembatani budaya organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior. Kata Kunci: Komitmen Organisasional, Budaya Organisasi, Organizational Citizenship Behavior, Motivasi Kerja.
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) MELALUI MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi pada Karyawan Kantor Pusat Perusahaan Otomotif PT. XYZ di Jakarta) SE, Annisa Wulandari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 8 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komitmen organisasional dan budaya organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening. Jenis penelitian ini adalah explanatory research yang menjelaskan hubungan dan pengaruh antara satu variabel dengan variabel lainnya melalui pengajuan hipotesis. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 84 responden dengan penyebaran kuesioner online. Sampel terdiri dari responden yang bekerja pada kantor pusat PT. XYZ. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan menggunakan program SPSS 21.0. Hasil pengujian terhadap hipotesis dapat disimpulkan bahwa komitmen organisasional, budaya organisasi, dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior. Selain itu, diketahui juga motivasi kerja memiliki pengaruh langsung lebih besar dari komitmen organisasional dalam menjembatani budaya organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior. Kata Kunci: Komitmen Organisasional, Budaya Organisasi, Organizational Citizenship Behavior, Motivasi Kerja.
PENERAPAN AUDIT MANAJEMEN UNTUK MENILAI EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS FUNGSI PRODUKSI (Studi Pada Unit Flexible Packaging PT. Miwon Indonesia) SE, Annisa Wulandari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 8 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai audit manajemen fungsi produksi yang dilakukan pada Unit Flexible Packaging PT. Miwon Indonesia untuk mengetahui dan menilai apakah perusahaan telah melakukan kegiatan operasionalnya secara efektif dan efisien. Peneliti melakukan identifikasi kelemahan-kelemahan yang ditemukan serta memberikan rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan perusahaan sebagai bahan pertimbangan dalam melakukan pengelolaan manajemen fungsi produksi pada masa yang akan datang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dan memperoleh data dengan cara melakukan wawancara, dokumentasi, observasi, dan kuesioner. Analisa data yang digunakan peneliti dilakukan dengan cara membandingkan antara criteria, cause, and effect.Hasil penelitian menunjukkan secara umum aktivitas fungsi produksi telah efektif dan efisien. Namun, masih terdapat beberapa kelemahan yang dimiliki unit seperti tidak adanya kebijakan tertulis mengenai kapasitas menganggur, pengelolaan kebutuhan produksi diatas kemampuan kapasitas yang tersedia, tidak memiliki kriteria terdokumentasi mengenai aktivitas yang bernilai dan tidak bernilai tambah, tidak memiliki pengukuran biaya bernilai tambah dan tidak bernilai tambah, tidak memiliki kode bahan baku, dan tidak memiliki presedur waktu pemusnahan produk jadi yang tidak sesuai dengan spesifikasi.