Imawan, Muhammad Riswanda
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kepemimpinan Nasional Dan Peran Militer Dalam Proses Demokratisasi Imawan, Riswandha
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 4, No 1 (2000): Reformasi Kelembagaan Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.795 KB)

Abstract

In response to a widespread pressure for political reform, the military has abandon its predominant role in Indonesian politics in the past Yet the incompetence of civilian politician to govern a deep and extensive conflict embedded within the process of democratization, paradoxically, has driven the need for inviting a military "came back". While positively supporting the military attempt to be politically impartial, this article itemizes four agendas: (1) for recruiting national leaders which are, on the one hand, democratic, but on the other hand, decisive, (2) engaging in a trust-building process among various factions; (3) institutionalization of political mechanism which is effective in handling conflict of interests, and (4) creating a more open political recruitment Under its new paradigm, the military suits to facilitate those processes to take place.
Peningkatan Daya Saing: Pendekatan Paradigmatik-Politis Imawan, Riswandha
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2002): Kebijakan Publik: Perspektif Alternatif
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.795 KB)

Abstract

As liberal-based political-economic order increasingly globalised, each country have to geard in improving its competitiveness. Each country attempt to optimise its comparative advantage in order to survive in such an order. Judging from political perspective, the author argues that capability to perform competitively at the global and international arena, Indonesia has to institutionalise domestic political economis system, both at national and local level. The political format suggested for that purpose is resemble to what Deborah Stone calls: the polls model. It is true the globalised world order tend to marginalised the role of the government, yet, the government of Indonesia responsible to set up a sound policy for improving national and local competitiveness. Nonetheless the state role is to empower, rather than to dominate, let alone dependency creating. The challenges and strategy to meet them is offered at the end of this article.
ANALISIS KESIAPAN RU MAH SAKIT UMUM DAERA H UNTUK MENERAPKAN PPK - BLUD (Studi Kasus pada RSUD X Kabupaten Y ) Imawan, Muhammad Riswanda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kesiapan satuan kerja perangkat daerah untuk menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) yang akan diterapkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah X dengan acuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskrptif.RSUD X telah memenuhi persyaratan substantif, persyaratan teknis, dan persyaratan administratif yang meliputi surat pernyataan kesanggupan untuk meningkatkan kinerja pelayanan, keuangan, dan manfaat bagi masyarakat; pola tata kelola; rencana strategis bisnis; standar pelayanan minimal; laporan keuangan pokok atau prognosa/proyeksi laporan keuangan; dan laporan audit terakhir atau  pernyataan bersedia untuk diaudit secara independen. Terpenuhinya persyaratan substantif dan hasil dari indikator penilaian kinerja pelayanan yang cukup baik setiap tahunnya dan kinerja keuangan yang sehat serta menunjukkan tren positif maka dapat disimpulkan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah X siap untuk menerapkan PPK-BLUD. Kendala yang saat ini sedang dihadapi oleh RSUD adalah keterbatasan pengembangan infrastruktur serta jumlah sumber daya manusia dan sarana prasarana yang sesuai standar sehingga perlu adanya peningkatan untuk memberikan kualitas pelayanan yang lebih baik. Ancaman dari lingkungan eksternal juga  mendorong RSUD untuk mempersiapkan diri untuk menerapkan PPK-BLUD untuk dapat  bersaing dengan industri sejenis. Kata Kunci: Kesiapan, Pengelolaan Keuangan, Badan Layanan Umum Daerah, Kinerja, Rumah Sakit Umum Daerah