Mulyo, Wahyu Tri
FIA-Brawijaya University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ImplementasiKebijakan Pembangunan Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) (Studi pada Kantor Pariwisata, SenidanBudayaKabupaten Lumajang) Mulyo, Wahyu Tri
Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.723 KB)

Abstract

Abstract Integrated area is a region where the centralization of the public services. One area that can be taken as an example of the integrated area development is Lumajang. Lumajang located in East Java Province is geographically has a very potential. Integrated area known as Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) Lumajang built since 2001 was apparently deviated from its original planning. Kawasan Wonorejo Tepadu (KWT) now just a complex of modern buildings that is less serves as a tourist center and Lumajang economic. Results from the study showed that the implementation of development policy Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) in Lumajang, still not going as planned. The results of this study discuss several aspects. The first aspect is the implementation of development policy Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) in Lumajang. Another aspect is the impact of development policy Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) in Lumajang. Keywords : Development, Implementation of Public Policy, Integrated Area Abstrak Kawasan terpadu merupakan suatu kawasan tempat pemusatan kegiatan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu daerah yang dapat diambil sebagai contoh adanya pembangunan kawasan terpadu adalah Kabupaten Lumajang. Kabupaten Lumajang yang terletak di Propinsi Jawa Timur memang secara geografis memiliki wilayah yang sangat potensial. Namun pada kenyataannya saat ini, Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) Lumajang yang dibangun sejak 2001 ituternyata melenceng dari tujuan awalnya. Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) hanya menjadi komplek gedung modern yang kurang berfungsi sebagai pusat wisata dan ekonomi Lumajang.HasildaripenelitianmenunjukkanbahwaimplementasikebijakanpembangunanKawasanWonorejoTerpadu (KWT) di KabupatenLumajang, masihkurangberjalansesuaidengan yang telahdirencanakan.Hasil penelitian ini membahas beberapa aspek. Aspek yang pertama adalahimplementasikebijakanpembangunanKawasanWonorejoTerpadu (KWT) di KabupatenLumajang. Kedua, mengenaibagaimanadampakdarikebijakanpembangunanKawasanWonorejoTerpadu (KWT) di KabupatenLumajang.   Kata Kunci: Pembangunan, Implementasi Kebijakan Publik, KawasanTerpadu