Zaki, Abdul Rochman
FIA-Brawijaya University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Sosial Ekonomi Pertambangan Minyak dan Gas Banyu Urip Kabupaten Bojonegoro (Studi Pada Masyarakat Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro) Zaki, Abdul Rochman
Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.991 KB)

Abstract

Abstrak: Social Economic Impact of Oil and Banyu Urip Gas Minning in Bojonegoro Regency. This study is based on the phenomenon in some areas, people are found living around the mining areas less prosperous life. The hope with the establishment of a business will create new jobs. But by reason of education and inadequate skills, people can not work in it. Bojonegoro has 40 wells are estimated to contain 600 million barrels of oil and 1.7 million trillion - 2 trillion cubic feet (TCF), the well will be managed Exxon-mobile. The most famous location exploits is banyuurip. It hasoil andgasreservesas well as the greatest near residential areas. Focus ofthis study ishow thesocio-economic impacts include livelihoods, changes in social values​​ and the role of pemeruntah Bojonegoro with amining project in Banyu Urip.The results showed, the transition livelihoods Gayam the previously dominant agricultural sectorto switch to the mining sector. Rising income level sand lead toa more prosperous, multiplier effect of mining sector wage increases have affected the non-mining sectors Role of Government Bojonegoro successful in providing the mining sector policies that support the community.Seen from the socio-economic situation Gayam. Keywords: Social Impact, Oil Minning     Abstrak: Dampak Sosial Ekonomi Pertambangan Minyak dan Gas Banyu Urip Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini didasarkan pada fenomena dibeberapa daerah bahwa banyak ditemukan masyarakat yang tinggal di sekitar daerah pertambangan hidup kurang sejahtera..Harapannya dengan berdirinya suatu usaha akan membuka lapangan kerja baru. Tetapi dengan alasan pendidikan dan keahlian yang tidak memadai, masyarakat tidak bisa bekerja didalamnya.Bojonegoro mempunyai 40 sumur yang diperkirakan mengandung 600 juta barel minyak dan 1,7 juta triliun - 2 triliun kaki kubik (TCF), sumur tersebut akan dikelolaExxon-mobile. Lokasi eksploitasi yang terkenal adalah banyu urip.Lokasi tersebut memiliki cadangan minyak dan gas paling besar serta dekat pemukiman warga.Fokus penelitian ini adalah bagaimana dampak sosial ekonomi yang meliputi mata pencaharian, perubahan nilai sosial masyarakat serta peran dari pemeruntah Kabupaten Bojonegoro dengan adanya proyek pertambangan di Banyu Urip.Hasil penelitian menunjukkan, adanya peralihan mata pencaharian masyarakat Gayam yang sebelumnya dominan disektor pertanian beralih ke sektor pertambangan.Tingkat pendapatan meningkat dan mengarah lebih sejahtera Multiple effect sektor pertambangan telah mempengaruhi kenaikan upah sektor non-pertambangan. Peran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sukses dalam memberikan kebijakan sektor pertambangan yang mendukung masyarakat.Terlihat dari keadaan sosial ekonomi masyarakat Gayam.Adanya perda konten lokal dan keterlibatan masyarakat, dapat meredam konflik sosial yang terjadi pada masyarakat sekitar pertambangan banyu urip.   Kata Kunci : Dampak sosial, Pertambangan Minyak