Dewanti, Marcelina Ambhika Mayang
Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kapasitas Pemerintah Kota Batu Dalam Program Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Miskin Dewanti, Marcelina Ambhika Mayang
Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.518 KB)

Abstract

Abstract: In Indonesia, a region gets the right to autonomy according to conditions, capabilities, and needs of the region. This study aims to describe and analyze the capacity, performance, and the factors that influence the Batu City Government health service program for the poor. The research uses descriptive research, a qualitative approach and CDA. The results showed that the results achieved, Batu City Government has a good capacity in the health service program for the poor. However, with the increasing number of recipients Jamkesmas means the Central Government assume the number for poor in Batu City increases. With the high economic growth, natural conditions and infrastructure that supports the health, health human resources who have the ability and enough quantity, and high fiscal capacity, the Batu City considered capable to provide health services to the poor communities independently. Suggestions given are Batu City has the right to autonomy means having the capacity to convey to Central Government to reduce the amount of quota recipients Jamkesmas so it can be diverted to other regions that more in need of the program. Keywords: Batu City, Capacity, Service, Health, Jamkesmas, Poor Abstrak: Di Indonesia, suatu daerah mendapat hak otonomi sesuai dengan keadaan, kemampuan, dan kebutuhan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa kapasitas, kinerja, dan faktor-faktor yang mempengaruhi Pemkot Batu dalam program pelayanan kesehatan bagi maskin. Penelitian menggunakan penelitian deskriptif, pendekatan kualitatif dan CDA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan hasil yang dicapai, Pemkot Batu memiliki kapasitas yang baik dalam program pelayanan kesehatan bagi maskin. Namun, dengan bertambahnya jumlah penerima Jamkesmas berarti Pemerintah Pusat menganggap jumlah maskin di Kota Batu juga bertambah. Dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, kondisi alam dan sarana-prasarana kesehatan yang mendukung, SDM Kesehatan yang memiliki kemampuan dan jumlah cukup, serta kapasitas fiskal yang tinggi, maka Kota Batu dianggap mampu memberikan pelayanan kesehatan bagi maskinnya secara mandiri. Saran yang diberikan adalah Kota Batu memiliki hak otonomi, berarti memiliki kapasitas menyampaikan pada Pemerintah Pusat untuk mengurangi jumlah kuota penerima Jamkesmas sehingga dapat dialihkan untuk daerah lain yang lebih membutuhkan program tersebut. Kata kunci: Kota Batu, Kapasitas, Pelayanan, Kesehatan, Jamkesmas, Miskin