Ardiyanti, Linda
Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pemberdayaan Pengrajin Bordir Melalui Kegiatan Ekonomi Kreatif (Studi Pada Asosiasi Pengusaha Bordir Kelurahan Pogar Kecamatan Bangil Dan Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan) Ardiyanti, Linda
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.149 KB)

Abstract

Abstract: Empowerment Strategy of Craftsman Embroidery Through Creative Economic Activity (Study of Asosiasi Pengusaha Bordir Pogar Village Bangil Subdistrict and Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pasuruan Regency). Human resources are a main aspect in the development. In Indonesia, the levels skill of human resources is arguably still low. Through empowerment, human resource capability can be increased. In Pasuruan, especially in Bangil empowerment done in embroidery craftsmen through creative economic activity by Aspendir and Disperindag. Considering  Indonesia became one of the countries that joined AFTA, through capacity building embroidery craftsmen will affect the result of embroidery product. If the embroidery products produced more creative, it is not impossible to penetrate international markets more broadly.  In the embroidery craftmen empowerment required special strategies to achieve the intended purpose.  But the strategy given by Aspendir and Disperindag less achieve maximum results. So that need for a new strategy recommendations to improve or complement the old strategy. By using SWOT, can be formulated on a new strategy for the implementation of empowerment can be maximized. Keyword: strategy, empowerment, SWOT   Abstrak: Strategi Pemberdayaan Pengrajin Bordir Melalui Kegiatan Ekonomi Kreatif (Studi Pada Asosiasi Pengusaha Bordir Kelurahan Pogar Kecamatan Bangil  dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan). Sumberdaya manusia merupakan aspek utama dalam pembangunan. Di Indonesia tingkat kemampuan sumberdaya manusia bisa dibilang masih rendah. Melalui pemberdayaan, kemampuan sumberdaya manusia dapat semakin meningkat. Di Kabupaten Pasuruan, terutama di Bangil pemberdayaan dilakukan pada pengrajin bordir melalui kegiatan ekonomi kreatif oleh Aspendir dan Disperindag. Mengingat negara Indonesia menjadi salah satu negara yang mengikuti AFTA, melalui peningkatan kemampuan pengrajin bordir akan berpengaruh terhadap produk bordir yang dihasilkan. Apabila produk bordir yang dihasilkan lebih kreatif, maka bukan tidak mungkin dapat menembus pasar manca negara lebih luas. Dalam pemberdayaan pengrajin bordir tersebut diperlukan strategi khusus demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Namun strategi yang diberikan oleh Aspendir dan Disperindag kurang mencapai hasil yang maksimal. Sehingga perlu adanya rekomendasi strategi baru untuk memperbaiki ataupun melengkapi strategi yang lama. Dengan menggunakan SWOT, dapat dirumuskan rekomendasi strategi baru agar pelaksanaan pemberdayaan dapat lebih maksimal.   Kata kunci: strategi, pemberdayaan, SWOT