Larasati, Jehan
Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Universitas Brawijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI BIOURINE, PUPUK ZA, DAN PENYIANGAN GULMA PADA PARUH PERTUMBUHAN TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) VARIETAS CIHERANG Larasati, Jehan; Santosa, Mudji
Jurnal Produksi Tanaman Vol 6, No 7 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/793

Abstract

Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu merupakan sentra produksi tanaman pangan. Umumnya petani di desa Pendem dominan menanam tanaman padi. Permasalahan selama tiga tahun terakhir adalah adanya penurunan produksi. Faktor yang menyebabkan penurunan produksi adalah pemupukan, gulma, dan alih fungsi lahan. Penambahan bahan organik dan penyiangan gulma pada tanaman padi sangat dibutuhkan, penambahan bahan organik pada fase reproduktif sangat baik untuk memaksimalkan proses bunting dan pembungaan. Untuk meningkatkan produksi tanaman padi membutuhkan pemeliharaan tanaman yang meliputi penyiangan gulma agar dapat meminimalisir adanya persaingan dengan tanaman utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi biourine, pupuk ZA, dan penyiangan gulma pada fase generatif tanaman padi. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulanMei 2015hinggaAgustus 2015 di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Penelitian menggunakanRancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 kombinasi perlakuandan4 kali ulangan.Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi biourine, pupuk ZA, dan penyiangan memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi.Kombinasi perlakuan tanpa penyiangan + biourine sapi 1,2 liter, perlakuan penyiangan + pupuk ZA 200 kg ha-1, dan perlakuan penyiangan + biourine 1,2 liter memberikan hasil padi berturut-turut yaitu sebesar 7.13 ton ha-1, 7.44 ton ha-1, dan 8.33 ton ha-1.