Romadhon, Nur Qomariyah
Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Universitas Brawijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Biourin Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Romadhon, Nur Qomariyah; Santosa, Mudji
Jurnal Produksi Tanaman Vol 6, No 9 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/908

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) ialah tanaman sayuran umbi yang memiliki banyak manfaat. Peningkatan hasil bawang merah di polybag dapat dilakukan dengan penggunaan komposisi media tanam dan biourin sapi.  Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan kombinasi yang tepat dari komposisi media tanam dengan biourin sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan di shading house Kurnia Kitri Ayu Farm Sukun Kota Malang pada bulan Maret-Juni 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok terdiri dari 10 perlakuan dengan 3 ulangan, B0= Tanah + Kompos tanpa Biourin Sapi, B1= Tanah + Kompos dengan Biourin Sapi 1000 L ha-1, B2= Tanah + Kompos dengan Biourin Sapi 2000 L ha-1, B3= Tanah + Kompos dengan Biourin Sapi 3000 L ha-1, B4= Tanah + Kompos dengan Biourin Sapi 4000 L ha-1, B5= Tanah + Arang Sekam tanpa Biourin Sapi, B6= Tanah + Arang Sekam dengan Biourin Sapi 1000 L ha-1, B7= Tanah + Arang Sekam dengan Biourin Sapi 2000 L ha-1, B8= Tanah + Arang Sekam dengan Biourin Sapi 3000 L ha-1, B9= Tanah + Arang Sekam dengan Biourin Sapi 4000 L ha-1. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan tanah + arang sekam dengan biourin sapi 3000 L ha-1 (B8) memberikan hasil yang lebih tinggi pada parameter pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah serta meningkatkan berat segar umbi panen 70.75 g rumpun-1 atau 62.64 % dan berat kering umbi matahari panen 52.37 g rumpun-1 atau 64.32% dibandingkan perlakuan tanah+arang sekam tanpa biourin.