Indrayasa, Kadek Bayu
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AJARAN AGAMA HINDU DALAM ERA DIGITAL: MENDORONG PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA DINI DENGAN TEKNOLOGI Indrayasa, Kadek Bayu
Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama dan Budaya Hindu Vol 14 No 2 (2023): PENDIDIKAN AGAMA DAN BUDAYA HINDU
Publisher : Fakultas Dharma Acarya IAHN-TP Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/ba.v15i2.1064

Abstract

Era digital telah membawa transformasi mendalam dalam cara kita berkomunikasi, belajar, dan berinteraksi. Ini memengaruhi juga bagaimana agama dan nilai-nilai prososial dapat disampaikan dan dipahami oleh anak-anak usia dini. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam menyebarkan ajaran agama Hindu kepada anak-anak usia dini dan sejauh mana hal ini dapat mendorong perilaku prososial. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi terhadap kelompok anak usia dini yang mendapatkan ajaran agama Hindu melalui aplikasi dan platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi memiliki potensi besar dalam membantu anak-anak usia dini memahami ajaran agama Hindu dan menginternalisasi nilai-nilai prososial yang terkandung didalamnya.Melalui aplikasi dan platform digital, anak-anak dapat belajar dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Mereka dapat mengakses cerita, gambar, dan video yang memperjelas konsep-konsep agama Hindu. Selain itu, teknologi memungkinkan anak-anak untuk terlibat dalam aktivitas kolaboratif, seperti diskusi kelompok daring, yang mendorong mereka untuk berbagi pengalaman dan merenungkan nilai-nilai agama.Namun, penelitian ini juga menyoroti tantangan dan risiko yang terkait dengan penggunaan teknologi dalam menyebarkan ajaran agama Hindu kepada anak-anak. Oleh karena itu, peran orang tua dan pendidik sangat penting dalam mengawasi dan membimbing anak-anak dalam penggunaan teknologi.Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa teknologi dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung pembelajaran ajaran agama Hindu dan mendorong perilaku prososial pada anak usia dini. Namun, perlu ada pendekatan yang seimbang antara teknologi dan interaksi sosial dalam pendidikan agama Hindu untuk memastikan bahwa nilai-nilai agama dan prososial dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari anak-anak.
Integrasi Konsep Hukum Karmaphala dalam Pembentukan Moral dan Etika Anak Usia Dini Indrayasa, Kadek Bayu
Widya Katambung Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Widya Katambung: Filsafat Agama Hindu
Publisher : Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/wk.v15i1.1168

Abstract

The role of the concept of Karmaphala Law in the perspective of moral and ethical formation in early childhood. The concept of Karmaphala Law, which originates from Hindu tradition and Hindu philosophy, provides a strong philosophical basis for understanding the principle of cause-and-effect law in every action. By exploring this principle, this research aims to explore how this concept can be integrated into the moral education curriculum for early childhood. This research uses a literature review method. The importance of applying the concept of Karmaphala Law in environmental and sustainability education. This concept can help children understand the connection between their actions and the environment, stimulate a sense of responsibility towards nature, and support the development of positive character and ethics. The result of this research is that the integration of the Karmaphala Law concept in the moral education curriculum for early childhood is not only relevant but also has a positive impact in shaping the morals and ethics of early childhood. The application of this concept provides a strong foundation for the formation of a future generation that is responsible, morally aware and cares about the surrounding environment.