Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CULTURE IN TRANSLATION PROCESS SARAGIH, ELI NONDANG
Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menerjemahkan teks pada dasarnya adalah menerjemahkan budaya,karena bahasa pada hakekatnya adalah produk dari budaya tertentu.Tulisan ini membahas hubungan antara budaya dan bahasa dalam  proses penerjemahan. Terjemahan adalah proses yang kompleks,yang melibatkan linguistik di dalam budaya .Bahasa tidak bisa dilihat sebagai fenomena yang terpisah pada sebuah ruang hampa tapi merupakan bagian integral dari sebuah kebudayaan.Dan penerjemahan  adalah komunikasi intercultural. Oleh sebab itu seorang penterjemah harus memiliki kemampuan komunikasi intercultural agar ia dapat menterjemahkan sebuah teks ke dalam bahasa yang sesuai dengan budaya pengguna bahasa tersebut agar hasil terjemahannya  dipahami dan dimengerti. Proses menterjemahkan juga terkait dengan pencarian makana kata yang sama maknanya antara bahasa sumber dan bahasa  sasaran.Ada beberapa prosuder yang dilakukan agar tujuan tersebut tercapai,misalnya dengan menggunakan tehnik penambahan (addition)analisis komponen kata (componential analysis), kesetaraan makana dlm budaya (cultural equivalent), persamaan makna (descriptive equivalent).  Terjemahan langsung  (literal translation).  Modulasi  (modulation), terjemahan yang sudah baku (recognized translation), perluasan (expansion),  pengurangan (reduction),  transfer  (transference) dan modulasi (modulation). Disamping itu proses penterjemahan juga terkait dengan aspek budaya  (cultural categories),  yaitu masalah yang terkait dengan kosa kata(material culture),bahasa tubuh dan kebiasaan (gesture and habits)dan juga referensi budaya.
EQUIVALENCE IN TRANSLATION Saragih, Eli Nondang
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v1i1.10

Abstract

ABSTRAKProses terjemahan tidak hanya berkutat pada perubahan bentuk  dari bahasa sumber ke bahasa target, akan tetapi lebih dititik beratkan pada perubahan makna yang ekuivalen (sama/setara) antara bahasa sumber dan bahasa target. Karena focus dari sebuah terjemahan adalah pada makna, khususnya makna yang ekuivalen. Karena itulah sangat perlu untuk memahami konsep ekuivalen dalam terjemahan yang telah banyak di bahas oleh para ahli bahasa melalui teori-teori yang mereka usulkan. Hampir semua para ahli menyatakan bahwa mendapatkan makna yang ekuivalen merupakan hal yang sangat krusial dan merupakan bagian yang terpenting dalam proses terjemahan,dan tidak mudah untuk dapat melakukan hal tersebut. Karena dalam kenyataannya banyak faktor yang dapat mempengaruhi proses pencarian dan penentuan makna yang ekuivalen, seperti faktor linguistik yang terkait dengan fonologi, morfologi, sintaksis, semantic, prakmatik,leksikal dan grammatical dari bahasa sumber dan juga bahasa target. Disamping itu juga tidak dapat dinafikan adanya pengaruh budaya yang mempengaruhi makna dalam proses terjemahan. Semua faktor-faktor yang disebutkan diatas harus menjadi perhatian seorang penterjemah ketika melakukan proses terjemahan. Sehingga, makna ekuivalen harus menjadi fokus perhatiannya agar tidak terjadi distorsi atau pengurangan makna dalam terjemahan dan hasil terjemahan dapat difahami oleh pembaca.            Key Words:   Equivalence,translation.