Harnawan, Satriya Permana
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisa Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar USD, BI Rate dan Price Earning Ratio Terhadap Harga Saham Perbankan Di LQ45 Harnawan, Satriya Permana; Meylanda, Fellycia
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v3i1.2158

Abstract

Pasar modal adalah salah satu dari sekian banyak alternatif cara berinvestasi. Untuk mewujudkan terciptanya kredibilitas pasar modal, perlu diperhitungkan faktor-faktor penting yang menentukan efisiensi dan kredibilitas pasar modal. Salah satunya adalah dari sisi kebijakan pemerintah dalam mengelola ekonomi makro. Dalam pasar modal kita mengenal istilah Indeks LQ45, dimana Indeks LQ45 adalah perhitungan dari 45 saham, yang diseleksi melalui beberapa kriteria pemilihan. Para investor yang membeli saham terutama saham perbankan akan menganalisis kondisi perusahaan terlebih dahulu agar investasi yang dilakukannya memberikan keuntungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Inflasi, Nilai Tukar USD, BI Rate, dan Price Earning Ratio Terhadap Harga Saham Perbankan di LQ45 Periode 2010-2012. Populasi dalam penelitian ini adalah saham perbankan di LQ45, setelah melewati tahap purposive sampling, jumlah sampel menjadi 6 perusahaan. Hasil penelitian menunjukan variabel Inflasi, Nilai Tukar USD, BI Rate, dan Price Earning Ratio secara bersama – sama berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham Perbankan di LQ45. Sementara secara parsial, variabel Inflasi, dan Price Earning Ratio yang berpengaruh positif signifikan, sedangkan variabel Nilai Tukar USD, dan BI Rate berpengaruh negatif signifikan terhadap Harga Saham Perbankan di LQ45. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa model regresi yang terbentuk dengan variabel independen yang terdiri dari Inflasi, Nilai Tukar USD, BI Rate, dan Price Earning Ratio dapat digunakan untuk memprediksi Harga Saham Perbankan di LQ45.Kata Kunci: Saham Perbankan, harga saham, Inflasi, Nilai Tukar USD, BI Rate, dan Price Earning Ratio, LQ45Abstract The capital market is one of the many alternative ways to invest. To create capital market credibility, it is necessary to take into account important factors that determine the efficiency and credibility of the capital market. One of them is in terms of government policy in managing the macro economy. In the capital market, we are familiar with the term LQ45 Index, where the LQ45 Index is a calculation of 45 shares, which are selected using several selection criteria. Investors who buy shares, especially banking shares, will first analyze the condition of the company so that the investment they make will provide a profit. This research aims to analyze the influence of Inflation, USD Exchange Rate, BI Rate, and Price Earning Ratio on Banking Stock Prices in LQ45 for the 2010-2012 Period. The population in this research is banking shares in LQ45, after passing the purposive sampling stage, the number of samples became 6 companies. The research results show that the variables Inflation, USD Exchange Rate, BI Rate, and Price Earning Ratio together have a significant effect on Banking Stock Prices in LQ45. Meanwhile, partially, the Inflation and Price Earning Ratio variables have a significant positive effect, while the USD Exchange Rate and BI Rate variables have a significant negative effect on Banking Stock Prices in LQ45. The conclusion of this research shows that the regression model formed with independent variables consisting of Inflation, USD Exchange Rate, BI Rate, and Price Earning Ratio can be used to predict Banking Stock Prices in LQ45.Keywords: Banking Shares, share prices, Inflation, USD Exchange Rate, BI Rate, and Price Earning Ratio, LQ45
Analisis Pengendalian Intern Piutang Usaha pada Perusahan Jasa Studi Kasus PT Elnusa Tbk Harnawan, Satriya Permana; Ilaliyah, Nuzaimatul
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v2i1.2160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur dan kebijakan piutang diterapkan, apakah sistem pengendalian internal terhadap piutang usaha sudah efektif dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur piutang usaha yang berlaku. Pengendalian internal ini bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efesiensi perusahaan. Penelitian ini dilakukan di PT. Elnusa Tbk. di Gedung Graha Elnusa yang beralamat dijalan TB Simatupang Kav. 1B, Cilandak Timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis berbentuk deskriptif, jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu metode yang terlebih dahulu mengumpulkan data yang kemudian diklarifikasi, dianalisis, selanjutnya diinterprestasikan sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai keadaan yang diteliti. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa pengendalian intern piutang usaha yang mengacu kepada komponen pengendalian intern piutang usaha menurut COSO. komponen penentuan risiko dan aktivitas pengendalian kurang efektif sedangkan lingkungan pengendalian, informasi dan komunikasi serta pengawasan atau pemantauan telah efektif.
Pengaruh Struktur Aktiva, Ukuran (Size) Perusahaan, dan Fixed Assets Terhadap Debt To Equity Ratio Pada Perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia Harnawan, Satriya Permana; Basano, Paulus
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v3i2.2191

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) meneliti pengaruh positif variabel struktur aktiva, ukuran (size) perusahaan, dan fixed assets secara parsial terhadap debt to equity ratio; (2) meneliti pengaruh positif variabel struktur aktiva, ukuran (size) perusahaan, dan fixed assets secara simultan terhadap debt to equity ratio; (3) meneliti faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap debt to equity ratio. Manfaat yang diharapkan dapat diperoleh dari hasil penelitian ini adalah 1) Menambah wawasan dalam bidang manajemen keuangan, khususnya yang berkaitan dengan debt to equity ratio dan variabel-variabel yang mempengaruhinya. 2) Bagi perusahaan yang go public khususnya LQ45, penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan informasi keuangan mengenai variabel-variabel yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan kebijakan debt to equity ratio yang dapat meningkatkan nilai perusahaan. 3) Penelitian ini berguna untuk memberikan informasi dan atau pandangan baru terhadap analisis debt to equity ratio. Untuk kalangan dunia pendidikan diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan untuk melakukan penelitian lanjutan yang lebih komprehensif. Metode penelitian yang digunakan dengan menggunakan analisa kuantitatif, dengan menggunakan bantuan Eviews 7 untuk mengolah data. Pada penelitian ini data yang digunakan merupakan data sekunder yang diambil dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2010 sampai tahun 2012. Data yang diambil berupa fixed asset, total aktiva, selling expense, sales, ROA dan Debt to Equity Ratio. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang termasuk dalam LQ45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel struktur aktiva memiliki pengaruh signifikan terhadap debt to equity ratio. Variabel ukuran perusahaan (size) mempunyai pengaruh signifikan terhadap debt to equity ratio. Variabel fixed assets mempunyai pengaruh signifikan terhadap debt to equity ratio.
Analisa Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar USD, BI Rate dan Price Earning Ratio Terhadap Harga Saham Perbankan Di LQ45 Harnawan, Satriya Permana; Meylanda, Fellycia
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v3i1.2158

Abstract

Pasar modal adalah salah satu dari sekian banyak alternatif cara berinvestasi. Untuk mewujudkan terciptanya kredibilitas pasar modal, perlu diperhitungkan faktor-faktor penting yang menentukan efisiensi dan kredibilitas pasar modal. Salah satunya adalah dari sisi kebijakan pemerintah dalam mengelola ekonomi makro. Dalam pasar modal kita mengenal istilah Indeks LQ45, dimana Indeks LQ45 adalah perhitungan dari 45 saham, yang diseleksi melalui beberapa kriteria pemilihan. Para investor yang membeli saham terutama saham perbankan akan menganalisis kondisi perusahaan terlebih dahulu agar investasi yang dilakukannya memberikan keuntungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Inflasi, Nilai Tukar USD, BI Rate, dan Price Earning Ratio Terhadap Harga Saham Perbankan di LQ45 Periode 2010-2012. Populasi dalam penelitian ini adalah saham perbankan di LQ45, setelah melewati tahap purposive sampling, jumlah sampel menjadi 6 perusahaan. Hasil penelitian menunjukan variabel Inflasi, Nilai Tukar USD, BI Rate, dan Price Earning Ratio secara bersama – sama berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham Perbankan di LQ45. Sementara secara parsial, variabel Inflasi, dan Price Earning Ratio yang berpengaruh positif signifikan, sedangkan variabel Nilai Tukar USD, dan BI Rate berpengaruh negatif signifikan terhadap Harga Saham Perbankan di LQ45. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa model regresi yang terbentuk dengan variabel independen yang terdiri dari Inflasi, Nilai Tukar USD, BI Rate, dan Price Earning Ratio dapat digunakan untuk memprediksi Harga Saham Perbankan di LQ45.Kata Kunci: Saham Perbankan, harga saham, Inflasi, Nilai Tukar USD, BI Rate, dan Price Earning Ratio, LQ45Abstract The capital market is one of the many alternative ways to invest. To create capital market credibility, it is necessary to take into account important factors that determine the efficiency and credibility of the capital market. One of them is in terms of government policy in managing the macro economy. In the capital market, we are familiar with the term LQ45 Index, where the LQ45 Index is a calculation of 45 shares, which are selected using several selection criteria. Investors who buy shares, especially banking shares, will first analyze the condition of the company so that the investment they make will provide a profit. This research aims to analyze the influence of Inflation, USD Exchange Rate, BI Rate, and Price Earning Ratio on Banking Stock Prices in LQ45 for the 2010-2012 Period. The population in this research is banking shares in LQ45, after passing the purposive sampling stage, the number of samples became 6 companies. The research results show that the variables Inflation, USD Exchange Rate, BI Rate, and Price Earning Ratio together have a significant effect on Banking Stock Prices in LQ45. Meanwhile, partially, the Inflation and Price Earning Ratio variables have a significant positive effect, while the USD Exchange Rate and BI Rate variables have a significant negative effect on Banking Stock Prices in LQ45. The conclusion of this research shows that the regression model formed with independent variables consisting of Inflation, USD Exchange Rate, BI Rate, and Price Earning Ratio can be used to predict Banking Stock Prices in LQ45.Keywords: Banking Shares, share prices, Inflation, USD Exchange Rate, BI Rate, and Price Earning Ratio, LQ45
Analisis Pengendalian Intern Piutang Usaha pada Perusahan Jasa Studi Kasus PT Elnusa Tbk Harnawan, Satriya Permana; Ilaliyah, Nuzaimatul
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v2i1.2160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur dan kebijakan piutang diterapkan, apakah sistem pengendalian internal terhadap piutang usaha sudah efektif dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur piutang usaha yang berlaku. Pengendalian internal ini bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efesiensi perusahaan. Penelitian ini dilakukan di PT. Elnusa Tbk. di Gedung Graha Elnusa yang beralamat dijalan TB Simatupang Kav. 1B, Cilandak Timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis berbentuk deskriptif, jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu metode yang terlebih dahulu mengumpulkan data yang kemudian diklarifikasi, dianalisis, selanjutnya diinterprestasikan sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai keadaan yang diteliti. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa pengendalian intern piutang usaha yang mengacu kepada komponen pengendalian intern piutang usaha menurut COSO. komponen penentuan risiko dan aktivitas pengendalian kurang efektif sedangkan lingkungan pengendalian, informasi dan komunikasi serta pengawasan atau pemantauan telah efektif.
Pengaruh Struktur Aktiva, Ukuran (Size) Perusahaan, dan Fixed Assets Terhadap Debt To Equity Ratio Pada Perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia Harnawan, Satriya Permana; Basano, Paulus
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v3i2.2191

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) meneliti pengaruh positif variabel struktur aktiva, ukuran (size) perusahaan, dan fixed assets secara parsial terhadap debt to equity ratio; (2) meneliti pengaruh positif variabel struktur aktiva, ukuran (size) perusahaan, dan fixed assets secara simultan terhadap debt to equity ratio; (3) meneliti faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap debt to equity ratio. Manfaat yang diharapkan dapat diperoleh dari hasil penelitian ini adalah 1) Menambah wawasan dalam bidang manajemen keuangan, khususnya yang berkaitan dengan debt to equity ratio dan variabel-variabel yang mempengaruhinya. 2) Bagi perusahaan yang go public khususnya LQ45, penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan informasi keuangan mengenai variabel-variabel yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan kebijakan debt to equity ratio yang dapat meningkatkan nilai perusahaan. 3) Penelitian ini berguna untuk memberikan informasi dan atau pandangan baru terhadap analisis debt to equity ratio. Untuk kalangan dunia pendidikan diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan untuk melakukan penelitian lanjutan yang lebih komprehensif. Metode penelitian yang digunakan dengan menggunakan analisa kuantitatif, dengan menggunakan bantuan Eviews 7 untuk mengolah data. Pada penelitian ini data yang digunakan merupakan data sekunder yang diambil dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2010 sampai tahun 2012. Data yang diambil berupa fixed asset, total aktiva, selling expense, sales, ROA dan Debt to Equity Ratio. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang termasuk dalam LQ45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel struktur aktiva memiliki pengaruh signifikan terhadap debt to equity ratio. Variabel ukuran perusahaan (size) mempunyai pengaruh signifikan terhadap debt to equity ratio. Variabel fixed assets mempunyai pengaruh signifikan terhadap debt to equity ratio.