Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

AGAMA AGEMING AJI: KEKAYAAN SPIRITUALITAS KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YME DAN TANTANGAN PENERIMAANNYA Firdaus, Akhol
Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan Vol 20 No 1 (2020): Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/dinamika.2020.20.1.146-160

Abstract

Abstract This article presents the spiritual wealth developing in the archipelago. Using a historical approach, the spiritual wealth of the archipelago, particularly in Java, is highlighted as part of the mystical culture of sentesis that has developed over thousands of years. That is what gave birth to the variety of spiritual expressions that have developed to this day in what is known as the local religion or the Believers in Java and the Archipelago. This article also presents a distortion of understanding of this spiritual wealth due to the colonialism project which was normally continued by the post-independence government. The article was submitted in a clustered discussion organized by the Directorate of Beliefs and Indigenous Peoples with the title "Spiritual Wealth of Belief in God and the Challenge of Acceptance". Keywords: Spiritual Wealth; Indigenous/Local Religion; Mystical Synthesis; Colonialism; Marginalization of Local Religions.
GENDER AND ACADEMIA: DISCRIMINATION AGAINST WOMEN OF FAITH AND THE ACADEMIC RESPONSE Firdaus, Akhol
Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Vol 13 No 01 (2025): Jurnal Kontemplasi
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/kontem.2025.13.01.213-243

Abstract

Artikel ini mengupas gender dan akademia, diskrimiansi dan revitalisasi organisasi penghayat kepercayaan serta posisi mereka di tengah masyarakat. Artikel ini berargumen bahwa, kendati berada pada posisi terdiskriminasi, keluarga Penghayat mampumelestarikan ajaran luhur kepada generasi berikutnya sangat ditentukan oleh kemampuan perempuan. Banyak keluarga yang terbukti mampu mewariskan nilai luhur kepada anak-anak mereka dengan mengandaikan kekuatan perempuan. Kemampuan perempuan dalam menjalankan tugas pengasuhan dan sosialisasi, menjadi faktor kunci dalam melestarikan ajaran luhur mereka kepada generasi berikutnya. Keberadaan kelompok Penghayat yang terbukti ditentukan oleh peran perempuan dalam menjaga dan merawat ajaran luhur mereka. Keberadaan perempuan telah menjadi faktor penting bagi organisasi Penghayat dalam mengkonsolidasikan diri, kekuatan soft power perempuan telah menjadi faktor kunci pelestarian komunitas dan ajaran luhurnya.
AGAMA AGEMING AJI: KEKAYAAN SPIRITUALITAS KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YME DAN TANTANGAN PENERIMAANNYA Firdaus, Akhol
Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan Vol 20 No 1 (2020): Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : LP2M UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/dinamika.2020.20.1.146-160

Abstract

Abstract This article presents the spiritual wealth developing in the archipelago. Using a historical approach, the spiritual wealth of the archipelago, particularly in Java, is highlighted as part of the mystical culture of sentesis that has developed over thousands of years. That is what gave birth to the variety of spiritual expressions that have developed to this day in what is known as the local religion or the Believers in Java and the Archipelago. This article also presents a distortion of understanding of this spiritual wealth due to the colonialism project which was normally continued by the post-independence government. The article was submitted in a clustered discussion organized by the Directorate of Beliefs and Indigenous Peoples with the title "Spiritual Wealth of Belief in God and the Challenge of Acceptance". Keywords: Spiritual Wealth; Indigenous/Local Religion; Mystical Synthesis; Colonialism; Marginalization of Local Religions.
GENDER AND ACADEMIA Firdaus, Akhol
Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Vol 13 No 01 (2025): Jurnal Kontemplasi
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/kontem.2025.13.01.213-243

Abstract

Artikel ini mengupas gender dan akademia, diskrimiansi dan revitalisasi organisasi penghayat kepercayaan serta posisi mereka di tengah masyarakat. Artikel ini berargumen bahwa, kendati berada pada posisi terdiskriminasi, keluarga Penghayat mampumelestarikan ajaran luhur kepada generasi berikutnya sangat ditentukan oleh kemampuan perempuan. Banyak keluarga yang terbukti mampu mewariskan nilai luhur kepada anak-anak mereka dengan mengandaikan kekuatan perempuan. Kemampuan perempuan dalam menjalankan tugas pengasuhan dan sosialisasi, menjadi faktor kunci dalam melestarikan ajaran luhur mereka kepada generasi berikutnya. Keberadaan kelompok Penghayat yang terbukti ditentukan oleh peran perempuan dalam menjaga dan merawat ajaran luhur mereka. Keberadaan perempuan telah menjadi faktor penting bagi organisasi Penghayat dalam mengkonsolidasikan diri, kekuatan soft power perempuan telah menjadi faktor kunci pelestarian komunitas dan ajaran luhurnya.