Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STRUCTURE NUMBERED HEADS Hidayat, Miftah
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v2i2.44

Abstract

Pembelajaranpadakurikulum 2013 mengedepankanperanpesertadidik yang lebihdominan.Pesertadidikakanlebihaktifjikamemilikimotivasidalambelajar. Hal tersebut akan menjadikan materi-materi pembelajaran yang diberikan lebih mudah ditangkap dan dipahami oleh peserta didik. Berdasarkan observasi yang dilakukan di kelas penelitianmelihat proses pembelajaran dan dari keterangan guru geografi, didapatkan bahwa motivasi belajar para peserta didik masih kurang. Berdasarkan judul tersebut penelitian ini mengkaji tentang motivasi belajar peserta didik yang dilakukan di kelas XI IIS SMAN 5 Bandung. Hal ini bisa dilihat pada saat kegiatan pembelajaran masih banyak siswa yang tidak memperhatikan pelajaran dengan baik, bermain hp, mendengarkan musik dengan earphone, dan mengobrol. Ini mengindikasikan bahwa kondisi pembelajaran menyenangkan harus diterapkan sehingga menarik motivasi belajar para peseta didik. Dan salah satu metode yang memungkinkan untuk menciptakan situasi belajar yang kondusif adalah model pembelajaran kooperatif tipe Structure Numbered Heads. Metodeinidianggapcocokkarena mengutamakan kerjasama kelompok dalam menyelesaikan suatu permasalahan dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Meningkatkan motivasi belajar peserta didik dengan menggunakan metode pembelajaran Structure Numbered Heads. 2) Mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar peserta didik melalui metode pembelajaran Structure Numbered Heads. 3) Mengetahui kendala-kendala apa saja yang muncul ketika menerapkan metode Structure Numbered Heads. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada model yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart, penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, satu siklus dilakukan sebanyak dua tindakan maka keseluruhan Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan sebanyak 4 tindakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Structure Numbered Heads dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari poin-poin dari lembar observasi motivasi belajar peserta didik dari tiap tindakan yang meningkat persentase tiap tindakan.Tindakanpertamamenunjukkankategori “rendah”, tindakankeduamenunjukkankategori “cukup”, tindakankategori “baik” dantindakankeempatdengankategori “baik”. Peningkatan yang terjaditaklepasdaripenggunaanmetodeStructure Numbered Heads yang dipadukandenganbeberateknikpembelajaran.
Rheological Interactions Between Divalent Barium and Sulfate Ions in Hydroxypropyl Guar Polymer Fracturing Fluids Asmorowati, Dewi; Hidayat, Miftah; Kristanto, Dedi; Hakim Lumban Gaol , Ardhi; Ariadji , Tutuka; Marhaendrajana , Taufan
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 48 No 4 (2025)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/scog.v48i4.1904

Abstract

The use of produced water as a primary component in formulating polymer-based fracturing fluids is becoming a viable option due to the limited availability of fresh water in the field. Nevertheless, the practical use of production water faces several challenges due to its complex composition, which includes monovalent and divalent ions that considerably affect the fluid’s viscosity. Recent studies have shown that calcium ions substantially influence the viscosity of linear fracturing fluids, whereas magnesium ions, do not have a notable effect. However, the effects of other divalent ions commonly found in production water, such as barium and sulfate, remain underreported. In this study, the influence of barium and sulfate ions on linear fracturing fluids will be examined. The viscosity of linear gel fracturing fluids, prepared using hydroxypropyl guar (HPG) polymer with varying concentrations of barium and sulfate ions, will be investigated under different shear rates and temperatures. The results indicate that produced water contains barium and sulfate ions, which affect the rheology of the linear fracturing fluid. A concentration of 150 ppm of BaCl2 can increase the viscosity by 30%, whereas 150 ppm of Na2SO4  increases the HPG viscosity by 7% at ambient temperature (25 °C). At 70 °C, the effect of barium and sulfate ions on the increase in viscosity of the HPG linear fracturing fluid are observed to be less significant.