Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN BERFIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI IPS 1 PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 2 MENGGALA Suri, Ima
KOLONI Vol. 1 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v1i4.423

Abstract

The purpose of this study was to determine the implementation of learning history subjects using the Social Inquiry Learning Model and measure the effectiveness and improvement of students' critical thinking skills. The method used in this research is a class action method. The object of this research is the Social Inquiry Learning Model to improve students' critical thinking skills and self-concept. Data collection tools used are tests and observations. The results of this study indicate 1) the Social Inquiry Learning Model can be used in the learning process in history subjects 2.) There is a significant increase in students' critical thinking skills by using the Social Inquiry Learning Model based on the results of tests carried out at the end of each cycle I and II with the increase in students' critical thinking skills between cycles reached 29% with the success rate of students who were able to achieve indicators of critical thinking were 27 students or 87% of the 31 students who were subjected to the action. Keywords: Learning Models, Social Inquiry, Critical Thinking, History Lessons
Tradisi Lisan Masyarakat Lampung Pepadun Megou Pak Tulang Bawang Suri, Ima
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 6 No. 2 (2025): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pdagogy.v6i2.11369

Abstract

Tradisi Lisan Masyarakat Lampung Pepadun Megou Pak Tulang Bawang diwariskan secara turun menurun secara lisan melalui lingkungan keluarga dan masyarakat. Masyarakat Lampung Pepadun Megou Pak Tulang Bawang sangat kaya akan tradisi lisan seperti tutur bahasa yang meliputi pemberian gelar adat, jabatan dalam adat serta hak dan wewenang punyimbang adat. Penelitian tradisi lisan masyarakat Tulang bawang menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui analisis data kualitatif dengan tahapan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi lisan masyarakat Lampung Pepadun Megou Pak Tulang Bawang terdiri dari beberapa jenis tradisi yang begitu beragam, kaya dan bermakna. Keragaman tradisi lisan ini semakin meneguhkan bahwa masyarakat adat Lampung di Menggala telah berinteraksi dalam proses waktu yang cukup panjang sehingga menghasilnya warisan tuturan yang kaya, beragam, dan bermakna sebagai pelengkap prosesi upacara adatnya. Adapun beberapa jenis tradisi lisan yang peneliti cermati seperti ungkapan tradisional, syair, mantra, pantun, nyanyian rakyat, hingga mitos yang berkembang. Namun sayangnya tradisi ini sudah mulai pudar dalam artian masyarakat Lampung yang tinggal di Menggala tidak mengetahui tentang tradisi ini. Pudarnya Tradisi lisan disebabkan karena adanya perkembangan ilmu pengetahun dan teknologi yang berdampak pada segala bidang kehidupan manusia.