Permasalahan komunikasi dan layanan informasi di tingkat rukun tetangga (RT) masih banyak bergantung pada pesan berantai, sehingga informasi mudah tenggelam, tidak terdokumentasi, dan tidak merata diterima warga. Kondisi ini terjadi di RT 39 Kelurahan Jelutung, Kota Jambi, yang telah memiliki website sejak 2019 namun belum berjalan optimal karena konten jarang diperbarui, tampilan/navigasi kurang ramah pengguna, serta belum ada admin pengelola. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi digital warga sekaligus memperkuat sistem informasi berbasis website RT sebagai kanal informasi resmi yang mudah diakses dan terverifikasi. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan ±20 peserta (pengurus RT, karang taruna, dan perwakilan warga) melalui tahapan: observasi awal dan need assessment (diskusi terbuka, wawancara singkat, serta pengecekan website), sosialisasi program, pelatihan literasi digital (pengenalan situs resmi, anti-hoaks, keamanan akun/perangkat, etika bermedia, dan simulasi penggunaan fitur website), serta pendampingan penguatan website (penyederhanaan menu, penataan ulang struktur konten, penetapan informasi prioritas, penunjukan dua admin dari karang taruna, dan penyusunan pedoman unggah). Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab, lembar observasi, catatan diskusi, dan checklist kemampuan sebelum–sesudah, serta disepakati monitoring bulanan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri warga dalam mengakses website, memverifikasi informasi, dan menerapkan praktik keamanan digital, disertai terbentuknya komitmen tata kelola website yang lebih berkelanjutan. Program ini berimplikasi pada terwujudnya ekosistem informasi RT yang lebih transparan, inklusif, responsif, dan mendukung pemberdayaan warga di era digital.