Alwi, Marjani
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN KONTRIBUSI DALAM MENGATASI KRISIS MASYARAKAT MODERN Alwi, Marjani
Inspiratif Pendidikan Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Inspiratif Pendidikan
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v6i2.5230

Abstract

Islamization of science is an attempt to find the root of the problem from the consequences of the concept of dichotomy between religion and science that can be said to be contradictory. Religion assumes or sees a problem from a normative point, whereas science views it from an objective point of view that then becomes one of the causes of the emergence of the crisis of modern society.
Pondok Pesantren: Ciri Khas Perkembangan dan Sistem Pendidikannya Alwi, Marjani
PILAR Vol 3, No 2 (2012): JURNAL PILAR, DESEMBER 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan, memiliki lima elemen dasar tradisi pesantren, yaitu pondok, masjid, santri, pengajaran kitab Islam klasik, dan kyai. Pendapat lain menyatakan bahwa dalam lembaga pendidikan Islam yang disebut pesantren, selalu terdapat unsur kyai yang mengajar dan mendidik, santri yang belajar dari Kyai, masjid serta pondok tempat tinggal para santri. Kyai atau pengasuh pondok pesantren adalah elemen yang sangat esensial bagi suatu pesantren. Pada umumnya, sosok Kyai sangat berpengaruh, kharismatik, dan berwibawa sehingga sangat disegani oleh masyarakat di lingkungan pondok pesantren. Selain itu, biasanya Kyai pondok pesantren adalah sekaligus sebagai penggagas dan pendiri dari pesantren tersebut. Dengan demikian, sangat wajar apabila dalam pertumbuhannya pesantren sangat tergantung pada peran seorang Kyai.Kata kunci: Santri, Pondok pesantren, Kyai
PENINGKATAN ETOS KERJA MASYARAKAT DARI SUDUT PANDANG ISLAM Alwi, Marjani
PILAR Vol. 1 No. 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/fjhbn864

Abstract

Setiap manusia memiliki cita-cita untuk dapat hidup sejahtera terpenuhi segala kebutuhan lahiriah dan batiniah. Itu manusia harus melakukan konkrit dan terencana serta didukung semangat untuk mencapainya melalui etos kerja yang tinggi. Etos kerja dimulai kesadaran akan pentingnya arti tanggung jawab kepada Kapan bangsa negara suatu bangsa tumbuhkan etos kerja yang baik maka kemungkinan bangsa tersebut ketinggalan dari bangsa lain. Oleh karena itu etos kerja Dapat dipahami dengan semangat dan sikap batin yang ada dalam diri orang atau Pok masyarakat dalam melakukan pekerjaan. Terdapat tekanan tekanan etika dan nilai moral. Siap dan semangat itulah seharusnya dikembangkan oleh siapa saja Yang merindukan produktivitas yang membahagiakan terutama oleh bangsa Indonesia.Kata kunci: etos kerja; semangat; perencanaan sejahteraan
Pondok Pesantren: Ciri Khas Perkembangan dan Sistem Pendidikannya Alwi, Marjani
PILAR Vol. 3 No. 2 (2012): JURNAL PILAR, DESEMBER 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/v749bz71

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan, memiliki lima elemen dasar tradisi pesantren, yaitu pondok, masjid, santri, pengajaran kitab Islam klasik, dan kyai. Pendapat lain menyatakan bahwa dalam lembaga pendidikan Islam yang disebut pesantren, selalu terdapat unsur kyai yang mengajar dan mendidik, santri yang belajar dari Kyai, masjid serta pondok tempat tinggal para santri. Kyai atau pengasuh pondok pesantren adalah elemen yang sangat esensial bagi suatu pesantren. Pada umumnya, sosok Kyai sangat berpengaruh, kharismatik, dan berwibawa sehingga sangat disegani oleh masyarakat di lingkungan pondok pesantren. Selain itu, biasanya Kyai pondok pesantren adalah sekaligus sebagai penggagas dan pendiri dari pesantren tersebut. Dengan demikian, sangat wajar apabila dalam pertumbuhannya pesantren sangat tergantung pada peran seorang Kyai.Kata kunci: Santri, Pondok pesantren, Kyai