Perkembangan kognitif dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk faktor gizi. Pada usia prasekolah rentan terjadi kekurangan gizi atau status gizi yang kurang, karena pada usia ini anak menjadi konsumen aktif yaitu mereka sudah dapat memilih makanan yang disukainya, dan mereka cenderung tidak tahu bahkan tidak mengerti tentang ada atau tidaknya zat gizi apa yang terkandung dalam makanan yang mereka konsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan kognitif anak pra sekolah. Jenis peneilitian ini adalah observasional dengan desain penelitian analitik korelasional. Variabel penelitian adalah status gizi dan perkembangan kognitif. Populasi penelitian ini adalah seluruh murid TK Tunas Pertiwi 1 tahun 2020 sebanyak 43 murid, sampel penelitiannya sebagian murid TK Tunas Pertiwi 1 tahun 2020 sebanyak 30 murid. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22 Juni sampai 13 Juli 2020. Penelitian ini menggunakan tehnik sampling simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner kemudian di editing, coding, skoring, tabulating, dan dianalisis menggunakan uji statistik rank spearman dengan tingkat kepercayaan Ï 5%. Hasil penelitian ini menunjukan sebagian kecil responden mengalami gizi kurang dengan perkembangan kognitif baik sebanyak 2 responden 6,7 %, hampir setengah mengalami gizi baik dengan perkembangan kognitif baik sebanyak 12 responden 40 %, sebagian kecil mengalami gizi lebih dengan perkembangan kognitif baik sebanyak 1 responden 3,3%, dan sebagian kecil mengalami obesitas dengan perkembangan kognitif baik sebanyak 7 responden 23,3%. Dengan menggunakan analisis rank spearman didapatkan hasil sig.(2-tailed) 0,004 dengan nilai koefisien korelasinya sebesar 0,515. Status gizi berhubungan dengan perkembangan kognitif. Perkembangan kognitif merupakan tingkat berfikir anak yang dapat berkembang dengan optimal melalui berbagai stimulus yang diberikan.Aktivitas anak dan perkembangan anak sedang tumbuh sangat pesat maka dari itu jangan sampai aktivitas metabolisme tubuh mengambil zat – zat gizi penting yang seharusnya untuk perkembangan otak anak.