Burhani, A. Roisul
Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah Pasuruan

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Website al-Habib segafbaharun.com Terhadap Kepuasan Masyarakat dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Hukum-Hukum Fiqih A. Roisul Burhani
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Darullughah Waddawah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v3i1.359

Abstract

Pemanfaatan teknologi baik smartphone ataupun komputer untuk melakukan berbagai macam hal melalui media internet, baik untuk mencari referensi hukum-hukum islam tanpa mengetahui kejelasan sumber informasi tersebut, sehingga mereka merasa kesulitan untuk mencari referensi–referensi hukum Islam yang jelas kebenaran serta sanadnya melalui media internet, serta kesulitan untuk membentengi diri sendiri dari pemahaman wahabi, liberalisme dan radikalisme.“Penelitian ini, difokuskan untuk menjawab rumusan masalah yang ada, yaitu”: (1) Apakah website alhabibsegafbaharun.com memenuhi kriteria website yang baik ? (2) Apakah website alhabibsegafbaharun.com berisi konten yang berkualitas ? (3) Seberapa Besar Pengaruh Website alhabibsegafbaharun.com terhadap kepuasan pemenuhan kebutuhan informasi mengenai hukum fiqih ?”Untuk mengidentifikasi persoalan tersebut, maka peneliti menggunakan pendekatan”kuantitatif statistika.“Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berpusat menggunakan teknik angket atau kuessioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data kuantitatif statistik deskriptif.”Dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa adanya pengaruh positif antara ciri-ciri website yang baik terhadap keputusan pencarian hukum-hukum fiqih di website, itu terbukti dengan setujunya para responden penelitian bahwa website alhabibsegafbaharun memiliki semua kriteria website yang baik, dan para responden juga setuju bahwa konten website “alhabibsegafbaharun.com” merupakan website yang berkualitas. Oleh karena itu meningkatkan kepercayaan pengunjung sangat perlu dilakukan bagi website yang memiliki basis agama.
Analisis Isi Pesan Dakwah Program Samara Bersholawat di Radio Samara 96.2 FM Tulungagung A. Roisul Burhani; Barkatullah Maulidi
Wasilatuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Darullughah Waddawah Bangil Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/wasilatuna.v1i2.383

Abstract

Radio Samara 96,2 FM Tulungagung adalah radio dakwah keluarga muslim yang mempunyai misi untuk membentuk keluarga muslim yang sakinah, mawadah wa rahmah dengan cara menyampaikan dakwah melalui program-program yang telah dirancang agar keluarga muslim tertarik dan mau mendengarkan dakwah yang disampaikan, salah satu program unggulan yaitu acara “Samara Bersholawat”. Dari acara ini, diharapkan mampu sebagai media penyampai dakwah Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui isi pesan dakwah apa yang terkandung pada program “Samara Bersholawat” ,untuk mengetahui apa kecenderungan isi pesan dakwah pada program “Samara Bersholawat” dan untuk mengetahui apa ciri khas dari program “Samara Bersholawat”. Metode Penelitian : Pendekatan kualitatif. Metode Analisis : content analysis (analisis data) memakai model analisis isi Philip Mayring. Hasil Penelitian : Analis isi pesan dakwah di 6 materi yang dikategorisasikan ke dalam 3 kategori pesan dakwah yaitu masalah aqidah, syari’at dan akhlak dan yang untuk pertama yaitu masalah syari’at 42 ungkapan, yang kedua yaitu akhlak 27 ungkapan dan yang ketiga aqidah sebanyak 22 ungkapan. Kecenderungan isi pesan dakwah lebih cenderung pada isi pesan yang mengandung masalah syari’at itu karena minimnya pengetahuan tentang ilmu syari’at di masyarakat. Dan ciri khas pada program “Samara Bersholawat” yaitu sholawat yang kebanyakan syairnya dilantunkan oleh Habib Syech, penyiar dan pengisi dakwah harus dari kalangan pria, juga diselingi dengan kirim salam dari pendengar dan disiarkan melalui Facebook.
Tinjauan Filosofis Tentang Kurikulum A. Roisul Burhani
Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2017)
Publisher : Research Department (Lemlit) Islamic Institute of Darullughah Wadda’wah Bangil, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah kewajiban untuk semua warga Indonesia. Salah satu faktor yang paling krusial dalam dunia pendidikan adalah kurikulum. Jantung dari semua lembaga pendidikan yang ada di Indonesia adalah kurikulumnya,baik ataupun buruk output yang dihasilkan oleh sebuah Lembaga pendidikan tergantung bagaimana kurikulum tersebut diaplikasikan. Dalam dunia pendidikan kurikulum memiliki arti yang sangat penting, karena tanpa kurikulum tujuan pendidikan yang akan dicapai tidak berjalan secara optimal. Tidak dipungkiri sebuah kurikulum harus direncanakan secara matang dan harus ada kesesuaian serta kesinambungan antara tujuan dan program. Karena tujuan yang hendak dicapai dalam proses kependidikan melalui pembuatan kurikulum. Konsep kurikulum juga berkembang seiring dengan konsep-konsep perkembangan masyarakat dan bertambahnya tuntutan-tuntutan sesuai dengan kebutuhan- kebutuhannya.
Tinjauan Filosofis Tentang Kurikulum A. Roisul Burhani
Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2017)
Publisher : Research Department (Lemlit) Islamic Institute of Darullughah Wadda’wah Bangil, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah kewajiban untuk semua warga Indonesia. Salah satu faktor yang paling krusial dalam dunia pendidikan adalah kurikulum. Jantung dari semua lembaga pendidikan yang ada di Indonesia adalah kurikulumnya,baik ataupun buruk output yang dihasilkan oleh sebuah Lembaga pendidikan tergantung bagaimana kurikulum tersebut diaplikasikan. Dalam dunia pendidikan kurikulum memiliki arti yang sangat penting, karena tanpa kurikulum tujuan pendidikan yang akan dicapai tidak berjalan secara optimal. Tidak dipungkiri sebuah kurikulum harus direncanakan secara matang dan harus ada kesesuaian serta kesinambungan antara tujuan dan program. Karena tujuan yang hendak dicapai dalam proses kependidikan melalui pembuatan kurikulum. Konsep kurikulum juga berkembang seiring dengan konsep-konsep perkembangan masyarakat dan bertambahnya tuntutan-tuntutan sesuai dengan kebutuhan- kebutuhannya.
Implementasi Nilai-Nilai Tasawuf dalam Menghadapi Era Globalisasi di Pondok Pesantren Burhani, A. Roisul; S. Ahmad Alwi
Afkaruna: International Journal of Islamic Studies (AIJIS) Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/aijis.v1i1.1383

Abstract

In this era of globalization, there are many crises that befall human life, ranging from social crises, structural crises, to spiritual crises. It all starts with the question of the meaning of human life. The rapid progress of technology and industrialization has resulted in humans losing their sense of direction. Material wealth continues to accumulate, but the soul experiences emptiness. Along with increasingly modern logic and orientation, work and materials have become an actualization of people's lives. This research aims to determine and analyze the factors and values ​​of Sufism in facing the era of globalization at the Tajul Alawiyin Islamic Boarding School. This research uses qualitative methods with several supports such as observation, interviews and documentation. The findings show that the implementation of Sufism values ​​in facing the era of globalization at the Tajul Alawiyin Islamic Boarding School is through several teachings to always have the qualities of patience, khauf, raja', zuhud, fakir and repentance. In the current era of increasingly advanced globalization, it does not create obstacles for students to practice the teachings of Salaf ulama. This has proven that the teachings of ulama remain relevant following the plurality of times and the modernity of today's society.
Psychology, character, Multiple Psikologi Belajar dalam Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Multiple Intelegence Research di Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah Kota Pasuruan arifuddin, alfan; Burhani, A. Roisul
Al Musyrif: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 4 No 2 (2021): October
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.4 KB) | DOI: 10.38073/almusyrif.v4i2.727

Abstract

Bayt Al-Hikmah is one of the pesantren in Pasuruan city that has an education level starting from junior high school, high school and vocational school. This islamic boarding school has applied the concept of Multiple Intelligence Reasearch (MIR) to all its students, meaning that no student is stupid, all students have their own intelligence. This concept was developed based on the theory from Howard Gardner that the whole child is intelligent. The strategy implemented by the teachers at Pesantren Bayt Al-Hikmah is a strategy that is carried out daily. So IQ is not the only factor for a person to be successful and successful in life. If we look back to the previous time, a high number on the student report card shows how clever they are.
Peran Perpustakaan dalam Meningkatkan Kualitas Siswa dalam Bidang PAI di Era 4.0 Burhani, A. Roisul; Arifin, Asif
Pelita: Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Lembaga Peneltian Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/pelita.v1i1.1387

Abstract

The 4.0 era brought major changes in various aspects of life, including education. Islamic Religious Education (PAI) is required to be adaptive and innovative in responding to the challenges of the times. One way to improve the quality of PAI in the 4.0 era is to maximize the role of libraries. This journal discusses the role of libraries in improving the quality of students in the field of PAI in the 4.0 era. This journal examines various aspects, such as the collection of PAI library materials available in the library, programs and services provided by the library to support PAI learning, library efforts in improving literacy and reading culture among students, and the impact of libraries on the quality of PAI learning. The results showed that libraries have a significant role in improving the quality of students in the field of PAI in the 4.0 era. The library provides quality learning resources, supports PAI learning, and enhances literacy and reading culture among students.
Indeks Literasi Digital Muslim Milenial di Indonesia Raharjo, Novianto Puji; Rozi, Bahru; Burhani , Roisul; Raya, Moch. Khafidz Fuad
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 10 No. 2 (2020): December
Publisher : Departement of Islami Comuunication and Broadcasting, Faculty of Da'wah and Communication, State Islamic University of Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6592.482 KB) | DOI: 10.15642/jki.2020.10.2.370-408

Abstract

This article reports on a quantitative explanatory research conducted with nationwide survey 1000 of millennial Muslim generations in five major cities in Indonesia regarding the digital literacy. The results have found that the level of millennial Muslim’s digital literacy in Indonesia is quite good. Although the majority learn the internet independently, they denote quick response in adapting to cyber culture. Unfortunately, the duration of internet access has remained high that is likely to open up opportunities for negative effects of the internet. In addition, this study argues that several generations of millennial Muslims unwittingly have contributed to spreading hoax because they mostly do not check or validate information to authoritative sources.