Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Satuan Sabhara dalam Mencegah Aksi Premanisme di Wilayah Hukum Polresta Surakarta Rusiana, Ulfa
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 1 No. 2 (2017): February, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penulisan ini diangkat dari situasi dan kondisi wilayah Surakarta yang rawan akan aksi premanisme yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh Satuan Sabhara dalam mencegah dari aksi premanisme di Surakarta, upaya-upaya yang dilakukan oleh Satuan Sabhara dalam mencegah aksi premanisme yang terjadi, serta faktor-faktor yang mempengaruhi upaya pencegahan aksi premanisme yang dilakukan oleh Satuan Sabhara Polresta Surakarta. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis. Penelitian ini dilakukan di wilayah Hukum Polresta Surakarta, teori yang digunakan adalah teori manajemen, konsep terdiri dari upaya, remanisme dan sabhara, untuk jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan mereduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan temuan penelitian di lapangan, diketahui bahwa pelaksanaan tugas Satuan Sabhara dalam mencegah aksi premanisme di wilayah Hukum Polresta Surakarta adalah dengan penjagaan dan patroli. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi upaya-upaya yang dilakukan oleh Satuan Sabhara Polresta Surakarta dalam mencegah aksi premanisme di wilayah Hukum Polresta Surakarta adalah faktor sarana dan prasarana yang dimiliki oleh satuan Sabhara Polresta Surakarta serta keterlibatan masyarakat sendiri yang mau melaporkan apabila melihat terjadinya aksi premanisme. Adapun upaya-upaya yang dilakukan untuk mencegah aksi premanisme yang dilakukan oleh Satuan Sabhara yaitu dengan melaksanakan patroli rutin, meningkatkan operasi pekat, menggalang tokoh masyarakat dan pemuda, patroli dialogis terhadap pimpinan kelompok preman.