Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggalangan Intelijen dalam Pencegahan Penyebaran Hoax Menjelang Masa Pemilihan Presiden di Wilayah Hukum Polres Salatiga Nainggolan, Daniel Junwaldi MP
Indonesian Journal of Police Studies Vol. 4 No. 1 (2020): January, Indonesian Journal of Police Studies
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya banyak potensi masyarakat yang termakan informasi hoax yang ada berbagai media sosial yang bebas beredar di dunia maya. Potensi penyebaran informasi hoax di wilayah Salatiga ini sangat meresahkan masyarakat sehingga diperlukan upaya yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan fungsi penggalangan intelijen dalam pencegahan penyebaran hoax menjelang masa pemilihan presiden di wilayah hukum Polres Salatiga, mekanisme penggalangan intelijen dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Pisau analisis dalam penelitian ini adalah teori manajemen strategi, teori manajemen dan konsep penggalangan inteljen. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus, yang selanjutnya dilakukan melalui wawancara, pengamatan dan studi dokumen dan dianalisis dengan mereduksi data, menyajikan data dan melakukan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan fungsi penggalangan intelijen dalam pencegahan penyebaran hoax menjelang masa pemilihan presiden di wilayah hukum Polres Salatiga. Mekanisme penggalangan intelijen diterapkan dengan langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan yang meliputi tahap-tahap penyusupan, penceraiberaian, pengingkaran, pengarahan, pengusutan kesetiaan, penggeseran, dan penggabungan, serta melakukan evaluasi dan pelaporan aksi penggalangan intelijen kepada pimpinan. Faktor-faktor yang mempengaruhi berasal dari agen action/penyusup belum memiliki kemampuan yang handal secara merata dalam pelaksanaan aksi penggalangan intelijen, terbatasnya anggaran untuk operasi penggalangan intelijen, minimnya sarana prasarana yang digunakan untuk operasi penggalangan intelijen dan belum dilakukannya metode yang tepat dalam pelaksanaan aksi penggalangan intelijen, serta pekanya sasaran terhadap aksi agen penyusup yang melakukan aksi penggalangan intelijen tersebut. Saran dalam penelitian ini adalah Membekali agen penyusup dengan berbagai standar pelatihan aksi penggalangan intelijen, dan membekali agen penyusup berbagai kemampuan untuk melakukan pedekatan kepada masyarakat serta kemampuan untuk pemafaatan teknologi yang dapat digunakan untuk aksi penggalangan intelijen.
Intelligence in Countering Hoaxes in Indonesia Nainggolan, Daniel Junwaldi MP
Indonesian Journal of Counter Terrorism and National Security Vol 1 No 2 (2022): July-December, 2022
Publisher : Faculty of Law Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijctns.v1i2.60585

Abstract

This research is motivated by the existence of many potential people who are consumed by hoax information that is available on various social media that are freely circulating in cyberspace. The potential for spreading hoax information in the Salatiga area is very disturbing to the community so that appropriate efforts are needed to overcome these problems. The purpose of this study is to explain the function of gathering intelligence in preventing the spread of hoaxes ahead of the presidential election in the jurisdiction of the Salatiga Police, the mechanism for raising intelligence and explaining the factors that influence it. The knife of analysis in this research is the theory of strategic management, management theory and the concept of raising intelligence. This research was conducted with a qualitative approach with a case study research method, which was then carried out through interviews, observations and document studies and analyzed by reducing data, presenting data and verifying data. The results of this study indicate the function of gathering intelligence in preventing the spread of hoaxes ahead of the presidential election in the jurisdiction of the Salatiga Police. The intelligence-raising mechanism is implemented with planning steps, the implementation of which includes the stages of infiltration, dispersal, denial, direction, investigation of allegiances, shifts, and mergers, as well as evaluating and reporting intelligence-raising actions to the leadership. The influencing factors come from the action agents/intruders who do not have reliable capabilities evenly in the implementation of intelligence-raising actions, the limited budget for intelligence-raising operations, the lack of infrastructure facilities used for intelligence-raising operations and the lack of appropriate methods in implementing the action-raising activities. intelligence, as well as the sensitivity of the target to the actions of infiltrating agents who carry out these intelligence-raising actions. Suggestions in this study are to provide intruders with various intelligence-raising action training standards, and provide intruders with various abilities to approach the public and the ability to utilize technology that can be used for intelligence-raising actions.