Dengan memiliki penduduk yang berheterogenitas tinggi, Kota Salatiga memiliki tingkat potensi kericuhan yang besar akibat dari banyaknya berbagai suku dan agama yang bisa terjadi perpecahan kapan saja, melihat pemilu adalah event yang sangat akbar untuk bangsa indonesia membuat semua orang ingin mengikutinya dan tentunya ingin yang di dukung menang, oleh sebab itu apabila terjadi percecokan suara sedikit saja maka akan bisa menyulut kericuhan. Tensi politik dalam pemilu biasanya memanas seiring dengan munculnya rivalitas antara berbagai kekuatan politik dari pasangan calon yang bertarung dalam Pemilu. Dalam konteks inilah, politik kerap kali didefinisikan sebagai battle of influence Hal tersebut dikarenakan adanya penggunaan Politik identitas dan politik SARA yang dijadikan sebagai komoditas politik dalam rangka mendulang elektoral, sehingga dapat menyebabkan konflik sosial (socio compromise crashed) dalam bentuk friksi antar pendukung pasangan peserta/partai yang bertarung dalam pelaksanaan Pemilu. Faktanya dengan merefleksi pada pelaksanaan Pemilu sebelumnya, selalu diwarnai dengan terjadinya segmentasi dan sengketa sosial yang diwarnai aksi-aksi brutal, tindakan kekerasan, demontrasi (unjuk rasa) serta tindakan serta memberikan tindakan sesuai dengan prosedur lainnya sehingga tidak menimbulkan berbagai kerugian baik kerugian materil hingga hilangya korban jiwa. Menyikapi hal tersebut diatas, maka kewajiban untuk mengawal, menjaga dan mengamankan suksesnya pelaksanaan pemilu 2019. sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI Pasal 13 bahwa Polri mengemban tugas pokok memelihara Kamtibmas, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat. Oleh karena itu Polri harus mampu mewujudkan pelaksanaan Pemilu berjalan dengan bebas, rahasia, jujur, dan adil. Agar tercipta situasi yang kondusif. Beberapa faktor penghambat terlaksananya peran sat sabhara dalam melakukan pengamanan pemilu 2019 di kota salatiga sangat mengkhawatirkan dikarenakan tidak akan menyangupi apabila terjadi kericuhan yang besar. Dengan sarana dan prasarana yang seadanya dan dana operational tidak mencukupi maka hal ini bisa menjadi boomerang bagi polres Salatiga. Dalam kegiatan-kegiatan masyarakat yang berorientasi pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat, sehingga dengan demikian mampu mendukung pelaksanaan operasional kepolisian secara keseluruhan dalam mendukung pengamanan Pemilu 2019.