Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi dan Perancangan Sistem Informasi Penjualan Vapestore Berbasis Mobile Flutter Ripai, Rizki; Fauzi, Yudiansyah; Sidik, Fazar; Aldi Pari, Riki; Hamdan, Rifky Aditia
Jurnal Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak Vol 6, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jinrpl.v6i2.11035

Abstract

The sale of vape products has become a rapidly growing industry, with ever-increasing demand from an increasingly diverse range of consumers. To keep up with these developments, having an efficient and easily accessible sales information system is important for vape shop owners. This research aims to implement and design a mobile-based Vapestore sales information system using Flutter. The system development method used in this research is an iterative software development method. Flutter was chosen as a development platform because of its ability to create mobile applications with responsive user interfaces and efficient cross-platform deployment. The information system designed will include features such as inventory management, customer management, generating sales reports, as well as online payment integration. By using Flutter, it is hoped that this application can be easily accessed via various mobile devices such as smartphones and tablets, so that shop owners can manage their sales efficiently wherever and whenever they need. Apart from that, with the online payment integration feature, customers will also get a more comfortable and faster shopping experience. It is hoped that this research will make a positive contribution to vape shop owners in increasing their operational efficiency and improving the customer shopping experience. Apart from that, the results of this research can also be a reference for further research in developing a sales information system that is more sophisticated and in line with the needs of the ever-growing market.
Pendekatan Metodologis dalam Deteksi Ancaman Siber pada Server Hosting Menggunakan NMAP dan Metasploit Fauzi, Yudiansyah; Hamdan, Rifky Aditia
sudo Jurnal Teknik Informatika Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Maret
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/sudo.v4i1.868

Abstract

Server hosting merupakan salah satu elemen esensial dalam struktur teknologi informasi modern. Meski memiliki peran yang sangat strategis, server ini juga menjadi sasaran utama serangan siber karena tingkat kerentanannya yang tinggi. Oleh sebab itu, deteksi dini terhadap potensi ancaman siber menjadi hal yang sangat penting dalam menjaga keberlangsungan dan keamanan layanan digital. Penelitian ini difokuskan pada penerapan pendekatan metodologis dalam proses identifikasi ancaman siber terhadap server hosting, dengan mengandalkan dua perangkat utama, yakni NMAP dan Metasploit. NMAP berperan dalam pemindaian jaringan guna mendeteksi port yang terbuka, layanan yang aktif, serta sistem operasi yang digunakan pada server target. Adapun Metasploit digunakan dalam tahap eksploitasi untuk menguji kerentanan yang teridentifikasi secara terkendali, sebagai bagian dari proses uji penetrasi. Seluruh tahapan pengujian dilakukan dalam lingkungan server simulatif, sehingga dapat merepresentasikan kondisi ancaman secara lebih realistis. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa integrasi antara NMAP dan Metasploit secara signifikan mampu mengungkap celah keamanan potensial, serta menyediakan informasi teknis yang berguna untuk perencanaan mitigasi risiko. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan metodologis yang memanfaatkan perangkat open-source seperti NMAP dan Metasploit mampu meningkatkan efektivitas deteksi serta respons terhadap ancaman keamanan siber. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi teknis yang dapat dijadikan acuan dalam memperkuat strategi pertahanan siber, khususnya pada sistem server hosting di lingkungan yang berisiko tinggi terhadap serangan digital.