Generasi Z, sebagai generasi digital-native, menghadapi tantangan moralitas yang kompleks di era digital, termasuk disinformasi, adiksi teknologi, dan penurunan nilai-nilai etika. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi revitalisasi pembelajaran tasawuf sebagai pendekatan strategis dalam mengatasi krisis moralitas Generasi Z. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menganalisis literatur terkait tasawuf, pendidikan Islam, dan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tasawuf menawarkan nilai-nilai seperti keikhlasan, introspeksi diri, dan kesederhanaan yang relevan untuk membentuk karakter moral Generasi Z. Integrasi tasawuf dengan teknologi digital, melalui aplikasi, media sosial, dan gamifikasi, membuka peluang untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pembelajaran spiritual. Namun, tantangan seperti risiko distorsi nilai dan rentang perhatian yang pendek memerlukan pendekatan inovatif yang tetap menjaga esensi tasawuf. Kesimpulannya, revitalisasi pembelajaran tasawuf tidak hanya menjadi solusi terhadap krisis moralitas, tetapi juga membangun fondasi spiritual yang kokoh bagi Generasi Z. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan Islam berbasis teknologi untuk membentuk generasi yang berkarakter Islami