Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Membangun Jiwa Kepemimpinan Kristiani Melalui Pelatihan Kepemimpinan Dasar Bagi Orang Muda Katolik Stasi Santo Yosep Debut-Maluku Tenggara Fofid, Damianus; Sarkol, Tarsisius
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v3i2.854

Abstract

Kita tidak dapat mengatakan bahwa orang muda hanyalah masa depan Gereja: mereka adalah masa kini, mereka sedang memperkaya kita dengan keterlibatan mereka. Orang muda bukan lagi anak-anak, mereka sedang dalam masa hidup di mana mereka mulai memikul tanggung jawab yang berbeda, dengan berpartisipasi bersama orang dewasa lain dalam pengembangan keluarga, masyarakat dan Gereja” (Christus Vivit no.64) tercantum dalam dokumen akhir Sinode Para Uskup tahun 2018 tentang kaum muda, iman dan kearifan panggilan, serta nasihat apostolik “Christus Vivit” (“Kristus Hidup”), yang diterbitkan tahun 2019. Inilah harapan gereja bagi generasi muda Katolik. Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, perilaku generasi muda menyimpang dari ajaran gereja Katolik. Gereja Katolik memiliki organisasi kategorial yaitu Orang Muda Katolik (OMK). Diharapkan, OMK menjadi organisasi membangun karekter anak muda Katolik, teristimewa menbangun karekter kepemimpinan seperti yang dicontohkan oleh Yesus semasa muda. Tujuan dari pelatihan berbagi pengalaman penulis sebagai aktifis gereja dan memotivasi kepada pegurus organisasi OMK tentang kepemimpinan dan organisasi. Pelatihan kepemimpinan ini bertujuan membangun jiwa kepemimpinan OMK yang meneladani kepemimpinan Yesus semasa muda. Metode yang digunakan yaitu teknik pelatihan, diskusi dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatnya wawasan dan pengetahuan orang muda Katolik tentang organisasi dan kepemimpinan dan materi yang dipelajari dapat diterapkan dalam kegiatan berogranisasi.
BAHASA KEI DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL PEMUDA DI OHOI OHOIJANG KECAMATAN KEI KECIL KABUPATEN MALUKU TENGGARA NARWADAN, FERONIKA; FOFID, DAMIANUS
JURNAL BADATI Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38012/jb.v3i2.485

Abstract

This study discusses Kei Language in Youth Interpersonal Communication in Ohoi Ohoijang, Kei Kecil District,Southeast Maluku Regency. Language is a cultural tool used by humans to communicate or relate to each other, eitherthrough written, oral, or movement. Kei language is the regional language used by the Kei tribe. Along with thedevelopment of the increasingly advanced globalization era, the importance of preserving the Kei language. In fact,currently Kei youth, can no longer communicate using the natural Kei language to do interpersonal communication.This phenomenon raises concerns that when Kei youths cannot understand or communicate in Kei language, thecustoms and traditions of the Kei Islands will disappear. For example, during customary meetings, and traditionalrituals that require a person to communicate intrapersonal using Kei language. It is feared that in the future the Keilanguage will become extinct by itself. Thus, it is necessary to know how the interpersonal communication of Keilanguage itself and the factors that cause Kei language to no longer be used by youth in everyday life. This type ofresearch is qualitative by using primary data sourced from field research data, and secondary data throughinformants. The results showed that Ohoi Ohoijang youth did not use Kei in their daily interactions, youth were morelikely to use Indonesian or slang to interact. Lack of recognition of the Kei language by parents.
Efektivitas Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa di Ohoi Semawi Pada Masa Pandemi Covid-19 Pagiling, Maria Amelia Ayu; Fofid, Damianus; Renhoran, Edowarda
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 9 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, September 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i9.868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program pemerintah berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Ohoi Semawi, Kabupaten Maluku Tenggara, dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program BLT Dana Desa di Ohoi Semawi dapat dikategorikan efektif karena pelaksanaannya sesuai dengan aturan dan prosedur pemerintah, mencakup ketepatan sasaran, ketepatan waktu, dan pemantauan yang baik. Bantuan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama pandemi, serta meningkatkan rasa aman dari aspek sosial dan ekonomi.
Upaya Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Perempuan di Dusun Lairkamor Desa Ohoitel Kota Tual Kanarubun, Yohana De Chantal; Fofid, Damianus; Vavu, Ancelina
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 9 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, September 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i9.870

Abstract

Penelitian ini mengkaji upaya Pemerintah Desa dalam pemberdayaan perempuan di Dusun Lairkamor, Desa Ohoitel, Kota Tual. Program yang termasuk dalam kategori pemberdayaan perempuan antara lain Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM), seperti usaha salon kecantikan dan kios. Program tersebut bertujuan membangun dusun sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga, khususnya perempuan. Namun, salah satu program yaitu PKK tidak aktif sejak pandemi Covid-19 hingga kini. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi pemerintah desa dalam pemberdayaan perempuan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan enam informan, terdiri atas Kepala Desa, Pejabat Dusun, Ketua PKK, serta tiga pelaku UMKM. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan di Dusun Lairkamor telah berjalan secara terencana dan kolektif melalui kerja sama pemerintah dan masyarakat. Program UMKM terbukti membantu meningkatkan pendapatan rumah tangga perempuan, meskipun program PKK belum berjalan kembali. Pada tahun 2023, pemberdayaan menunjukkan peningkatan kapasitas, namun pada tahun 2024 terhambat karena keterlambatan pencairan dana. Penelitian ini diharapkan memberi masukan bagi pemerintah desa dalam memperkuat keberlanjutan program pemberdayaan perempuan.