Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Dinamis

Pemanfaatan Metode SAW Dalam Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi Pembangunan Rumah Berbasis Sistem Informasi Geografis Pieter, Marla Sheilamita Shalin; Ramadhani, Ismi Suci; Manullang, Evanita Veronica; Marianingsih, Susi
DINAMIS Vol 20 No 2 Desember (2023): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v20i2.1323

Abstract

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR & PKP) Kota Jayapura mempunyai salah satu bidang, yaitu Bidang Rencana Umum Tata Ruang Kota yang mempunyai tugas dalam mengolah data Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dikarenakan masyarakat cenderung memlilih lahan untuk membangun rumah tanpa memperhatikan kondisi fisik lahan, infrastruktur, sosial ekonomi, dan arahan Rencana Umum Tata Ruang Kota. Tujuan dalam penelitian ini adalah memanfaatkan metode Simple Additive Weighting (SAW) pada Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode SAW digunakan untuk memberikan kemudahan untuk proses keputusan dalam penentuan lokasi pembangunan rumah yang layak dan strategis di Kota Jayapura. Kriteria yang digunakan dalam penentuan lokasi pembangunan rumah adalah kemiringan lereng, ketersediaan air bersih, kerawanan banjir, aksesbilitas jalan, jarak terhadap pusat perdagangan, fasilitas umum, kepadatan penduduk dan harga tanah. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa metode SAW dapat memberi Keputusan dalam menentukan lokasi pembangunan rumah. Berdasarkan hasi perhitungan dengan menggunakan 5 lokasi, sebagai alternatif, maka penentuan lokasi pembangunan rumah yang sesuai dengan kriteria adalah lokasi Padang Bulan dan Yoka dengan nilai SAW yang sama yaitu 102.55. selain itu, Sistem Pendukung Keputusan Berbasis Sistem Informasi Geografis ini dapat memberikan informasi berupa peta lokasi pembangunan rumah berdasarkan perhitungan SAW dan juga menampilkan daerah rawan bencana yang tidak boleh dibangun rumah dan kawasan yang dapat dijadikan lokasi pembangunan rumah di setiap Distrik. Layer yang ditampilkan adalah layer rute/jalan, layer rawan bencana, dan layer fasilitas umum, yang nantinya dapat membantu masyarakat dalam memilih lahan untuk membangun rumah.
SISTEM PEMBERIAN PAKAN IKAN OTOMATIS BERBASIS INTERNET OF THINGS Pieter, Marla Sheilamita Shalin; Siguntu, Nuur Ilham; Manullang, Evanita Veronica
DINAMIS Vol 22 No 2.Desember (2025): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v22i2.Desember.1571

Abstract

Pemeliharaan ikan hias di akuarium sering terkendala oleh ketidakteraturan jadwal pemberian pakan, terutama ketika pemilik beraktivitas di luar rumah dalam waktu lama, yang dapat berdampak pada kesehatan ikan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pemberian pakan ikan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan ESP32-CAM sebagai pusat kendali, yang terintegrasi dengan website untuk penjadwalan pakan dan chatbot Telegram untuk notifikasi serta pemantauan. Metode penelitian meliputi pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur; perancangan sistem menggunakan arsitektur komunikasi dan flowchart; implementasi perangkat keras (motor servo dan sensor ultrasonik) serta perangkat lunak (website–Firebase dan bot Telegram); kemudian pengujian fungsional menggunakan black-box testing. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mengeksekusi jadwal pemberian pakan secara otomatis; pada 8 kali uji penjadwalan, motor servo mulai bekerja dengan selisih 7–48 detik dari waktu jadwal, sementara notifikasi “pakan sudah diberikan” terkirim pada rentang 18–60 detik setelah waktu jadwal. Dosis pakan yang dikeluarkan servo berada pada kisaran 12–17 butir per putaran 90°, sehingga total pakan per satu siklus penjadwalan berada pada kisaran 27-31 butir. Sistem juga mendeteksi kondisi pakan menipis; notifikasi peringatan muncul ketika sisa pakan <30% dengan delay 5–29 detik. Fitur pemantauan akuarium melalui ESP32-CAM berhasil mengirim video dengan delay 32 73 detik dan durasi video 11–25 detik. Secara keseluruhan, sistem lebih efisien dibanding pemberian pakan manual karena mendukung pemberian pakan terjadwal, notifikasi otomatis, dan pemantauan jarak jauh bagi pemilik akuarium.