Abstrak Tempat tinggal merupakan suatu kebutuhan primer, kebutuhan masyarakat mengenai sandang, pangan dan papan makin meningkat dan kebutuhan masyarakat yang meningkat mengakibatkan kredit perbankan juga ikut meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bidang papan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Kantor Cabang Subang menawarkan salah satu produknya dalam pembiayaan rumah. Dalam pemilikan rumah dapat dilakukan dengan cara membayar angsuran atau dalam bahasa perbankannya adalah kredit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemberian Kredit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Kantor Cabang Subang. Metode yang digunakan oleh penulis yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara langsung dengan pegawai Bank BJB Kantor Cabang Subang, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur administrasi pemberian Kredit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada Bank BJB Kantor Cabang Subang dilakukan melalui beberapa tahapan meliputi: pemberkasan, wawancara, analisa, data entry, akad, realisasi hingga pengarsipan dokumen kredit. Hambatan yang terjadi meliputi terbatasnya pegawai bank yang mengelola administrasi kredit, kurangnya pengetahuan debitur dalam proses pengajuan kredit ,kredit macet, pemalsuan berkas. Untuk mengatasi hambatan tersebut Bank BJB telah mempersiapkan beberapa solusi diantaranya merekrut anak magang untuk membantu pelaksanaan administrasi kredit, melakukan sosialisasi, serta melakukan verifikasi terhadap semua berkas yang diberikan nasabah. Berdasarkan penelitian yang sudah penulis sampaikan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan prosedur pemberian Kredit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah sesuai dengan standar pengajuan kredit pada Bank BJB Kantor Cabang Subang telah sesuai dengan standar pemberian kredit yang berlaku. Kata Kunci: Prosedur, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), KPR Subsidi. Abstract Housing is a primary need, the needs of society for clothing, food and shalter are increasing need of society resuly in bank credit also increasing. To meet the needs of society in the field of housing, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) Subang Branch Office offers one of its products in home financing. In home ownership can be done by paying installments or in banking language is credit. The study aims to determine the procedures for granting Home Ownership Credit (KPR) Housing Financing Liquidity Facility (FLPP) at PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat and Banten (BJB) Subang Branch. The method use by the author descriptive qualitative with data collection techniques through observation, direct interviews with Bank BJB Subang Branch Office employees, and literature study. The results of the study indicate that the administrative procedures for granting Home Ownership Loans (KPR) Housing Financing Liquidity Facility (FLPP) at Bank BJB Subang Branch Office were carried out through several stages including: filing, interviews, analysis, data entry, contracts, realization to archiving credit documents. The obstacles include limited bank employees who manage credit administration, the debtor's lack of knowledge in the credit application process, bad credit, file forgery. To overcome these obstacles, Bank BJB has prepared several solutions including recruiting interns to assist in credit administration, conducting socialization, and verifying all files provided by customers. Based on the research that the author has conveyed, it can be concluded that the implementation of the procedure for granting Home Ownership Loans (KPR) Housing Financing Liquidity Facility (FLPP) is in accordance with the standard of credit application at Bank BJB Subang Branch Office Keywords: Procedure, Home Ownership Credit (KPR), Housing Payment Liquidity Facility (FLPP),Subsidized Credit.