Erna Rosyitah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONDISI SOSIAL, EKONOMI DAN BUDAYA MASYARAKAT SEKITAR HUTAN PASCA PEMEKARAN DAERAH DI KECAMATAN TANA LIA KABUPATEN TANA TIDUNG Erna Rosyitah
Buletin Loupe Vol 12 No 02 (2014): Edisi Desember 2014
Publisher : Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Tana Lia adalah satu dari tiga kecamatan yang ada di Tana Tidung yang merupakan kecamatan hasil pemekaran dan berusaha menggali potensi antara lain sumberdaya alam yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan PAD guna membiaya pembangunan di daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena sosial, ekonomi dan budaya masyarakat di sekitar hutan pasca pemekaran daerah (kabupaten dan kecamatan) di Kecamatan Tana Lia Data dikumpulkan melalui wawancara. Responden terdiri dariinforman kunci dan Case informant. Data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi lapangan. Data sekunder diperoleh melalui kajian pustaka, dokumen maupun laporan-laporan yang terkait dengan topik penelitian. Data secara umum dianalisis secara kualitatif. Pertumbuhan penduduk Kecamatan Tana Lia periode tahun 2013 -2014 adalah 7,01%, dimana pertumbuhan ini tergolong sangat tinggi bila dibandingkan pertumbuhan penduduk Kaltim yang hanya 3,5%. Kepadatan penduduk 3,8 jiwa/km2 . Pengangguran di Kecamatan Tana Lia 14,27% dari jumlah penduduk usia kerja dan tergolong rendah dibandingkan tingkat pengangguran secara nasional 18%.Rata-rata pendapatan perkeluarga perbulan sebesar Rp 2.318.600,- dan tergolong tidak miskin.Dampak pemekaran daerah terhadap perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat mengalami perbaikan terutama ketersediaan sarana dan prasarana publik. Namun pertumbuhan ekonomi masih tergolong lambat.
KONDISI SOSIAL, EKONOMI DAN BUDAYA MASYARAKAT SEKITAR HUTAN PASCA PEMEKARAN DAERAH DI KECAMATAN TANA LIA KABUPATEN TANA TIDUNG Erna Rosyitah
Jurnal Loupe Vol 12 No 02 (2014): Edisi Desember 2014
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v12i02.148

Abstract

Kecamatan Tana Lia adalah satu dari tiga kecamatan yang ada di Tana Tidung yang merupakan kecamatan hasil pemekaran dan berusaha menggali potensi antara lain sumberdaya alam yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan PAD guna membiaya pembangunan di daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena sosial, ekonomi dan budaya masyarakat di sekitar hutan pasca pemekaran daerah (kabupaten dan kecamatan) di Kecamatan Tana Lia Data dikumpulkan melalui wawancara. Responden terdiri dariinforman kunci dan Case informant. Data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi lapangan. Data sekunder diperoleh melalui kajian pustaka, dokumen maupun laporan-laporan yang terkait dengan topik penelitian. Data secara umum dianalisis secara kualitatif. Pertumbuhan penduduk Kecamatan Tana Lia periode tahun 2013 -2014 adalah 7,01%, dimana pertumbuhan ini tergolong sangat tinggi bila dibandingkan pertumbuhan penduduk Kaltim yang hanya 3,5%. Kepadatan penduduk 3,8 jiwa/km2 . Pengangguran di Kecamatan Tana Lia 14,27% dari jumlah penduduk usia kerja dan tergolong rendah dibandingkan tingkat pengangguran secara nasional 18%.Rata-rata pendapatan perkeluarga perbulan sebesar Rp 2.318.600,- dan tergolong tidak miskin.Dampak pemekaran daerah terhadap perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat mengalami perbaikan terutama ketersediaan sarana dan prasarana publik. Namun pertumbuhan ekonomi masih tergolong lambat.