., Hendi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Sma Melalui Pembelajaran Dengan Pendekatan Saintifik ., Hendi
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2016): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pjme.v6i1.2722

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis merupakan salah satu bagian dari tujuan pembelajaran matematika di sekolah. Untuk itu kemampuan tersebut perlu ditingkatkan. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Hal ini sejalan dengan program pemerintah melalui pengembangan kurikulum 2013 sebagaimana Permendikbud 65/2013 tentang standar proses, bahwa pendekatan saintifik merupakan salah satu solusi dalam memecahkan beberapa masalah dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa; (2) mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa ditinjau dari kemampuan awal matematik (tinggi, sedang, rendah); (3) mengetahui interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal matematik (tinggi, sedang, rendah) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Purwadadi Kab. Subang. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA, dengan sampel penelitian sebanyak dua kelas. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes uraian. Pengolahan data menggunakan uji statistik ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis antara kelas saintifik dan kelas konvensional; (2) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif ditinjau dari kemampuan awal matematis siswa (tinggi, sedang, rendah); (3) terdapat interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal matematis (tinggi, sedang, rendah) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa;