Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian Anemia pada ibu hamil Titik Almujahidiani; Rini Mayasari
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35325/kebidanan.v13i2.391

Abstract

Anemia merupakan kekurangan zat besi dapat meningkatkanrisiko terhadap ibu dan bayi. Suplementasi merupakan strategipenting dalam menanggulangi defisiensi zat gizi mikro padawanita. Menurut WHO 2020 prevalensi anemia pada ibu hamil diseluruh dunia telah mengalami penurunan sebanyak 4,5% selama19 tahun terakhir, sedangkan di Indonesia pada tahun 2019 angkakejadian anemia pada ibu hamil meningkat 44,2%. BerdasarkanHasil Riskesdas 2018 menunjukan bahwa di Indonesia sebesar48,9% ibu hamil mengalami anemia. Sebanyak 84,6% anemiapada ibu hamil terjadi pada kelompok umur 15-24 tahun. Metodeyang digunakan dalam penelitian adalah Survey analitik denganpendekatan cross sectional. uji statistic yang digunakan adalahChi-Square. Populasi penelitian adalah semua ibu hamil diwilayah Puskesmas Cambai Kota Prabumulih dengan totalpopulasi 30 responden yaitu secara random sampling. Adahubungan antara hubungan antara Umur ibu, Pendidikan danParitas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di PuskesmasCambai Kota Prabumulih Tahun 2023 dengan nilai p value 0,004,0,046 dan 0,079. Petugas kesehatan diharapkan dapat melakukanpromosi kesehatan dengan memberikan informasi tentangpentingnya mengkonsumsi tablet zat besi yang tepat serta Ibuhamil diharapkan untuk lebih aktif dalam usaha pencegahananemia saat kehamilan dengan cara selalu rutin selalu rutinmelakukan ANC
Gambaran Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Dengan Keikutsertaan Penggunaan Alat Kontrasepsi IUD di Klinik Budi Mulia Medika Palembang Tirta Anggraini; Leny; Arly Febrianti; Titik Almujahidiani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Kebidanan: Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35325/kebidanan.v15i2.602

Abstract

peran serta ibu nifas dalam penggunaan Alat Kontrasepsi terutama alat kontrasepsi IUD hal ini sangat penting yang bertujuan untuk menjaga jarak kehamilan, berdasarkan data yang di peroleh Badan Pusat Statistik dan BKKBN secara periodic pada tahun 2024 jumlah pengguna IUD sebanyak 9.71% Berdasarkanhal tersebut penggunaaan Alat Kontrasepsi pasca persalinan masih rendah. Salah satu faktor yang menyebabkan penggunaan alat kontrasepsi yang kurang adanya dengan pengetahuan ibu yang kurang juga. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu nifas dengan keikutsertaan penggunaan Alat Kontrasepsi IUD . Penelitian ini menggunakan studi literature review. Hasil dalam penelitian yang ada menunjukan Ibu dengan pengetahuan yang baik akan mempengaruhi persepsi seseorang ketika menangkap informasi. Ibu dengan pengetahuan yang tinggi akan berpeluang sebesar 10,75 kali lebih besar menggunakan Alat Konrasepsi IUD dibandingkan dengan ibu yang mempunyai pengetahuan kurang. Ditemukan adanya hubungan antara pengetahuan dengan keikutsertaan penggunaan Alat Kontrasepsi IUD pada ibu nifas, ibu nifas dnegan pengetahuan yang kurang mempunyai sikap negative dalam keikutsertaan mengguna Alat Kontrasepsidisbanding dengan ibu yang mempunyai pengetahuan baik. Upaya yang dapat dilakukan adalah meningkatkan keikutsertaan pengguna Alat Kontrasepsi IUD pada ibu nifas, dengan mengikuti konseling dan kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh para tenaga kesehatan.