Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MOTIVASI SUBSCRIBER DALAM MENONTON CHANNEL YOUTUBE GADGETIN Setyawan, Sidiq; Putra, Rizky Andika
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 6, No 1 (2022): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pk.6.1.123-128

Abstract

Kajian motif menonton atau mengonsumsi konten Youtube merupakan dorongan yang menggerakkan seseorang dan bersumber pada suatu kebutuhan yang harus dipenuhi, jadi motivasi itu muncul dari kesadaran diri sendiri dengan tujuan secara esensial yang didapatkan dengan menonton channel Youtube tertentu dalam hal ini GadgetIn. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui bagaimana motivasi menonton channel GadgetIn oleh subscriber ditinjau dengan pendekatan teori motivasi yaitu passing time, enjoyment, relaxation, information, dan excitement. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang menemukan hasil yakni adanya keterkaitan dengan motivasi enjoyment, relaxation, dan excitement. Motif lain seperti companionship, social interaction, dan escape bukanlah merupakan motif yang menjadikan mereka melihat kanal Youtube tersebut. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa passing time tidak menjamin bahwa pengguna media sosial akan mendapatkan kepuasan didalamnya tanpa menemukan apa yang mereka butuhkan atau cari. Sedangkan motif companionship, social interaction atau tentang percakapan, ekspresi ide yang spontan dan informal, menempati ruang dalam baik pikiran partisipan maupun dalam ranah sosial yang telah diberikan ruang oleh Youtube dengan kolom komentar disetiap videonya tidak menjadikan suatu yang terlalu diminati oleh para subscriber dari channel Youtube GadgetIn.
Rancang Bangun Dan Evaluasi Awal Aplikasi Early Warning Serangan Pada Web Server Berbasis Dual-Intrusion Detection System Putra, Rizky Andika; Hadi, Ahmaddul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/38d3wq50

Abstract

Peningkatan insiden kebocoran data pribadi menuntut mekanisme keamanan web server yang tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga mampu memberikan peringatan dini sebelum serangan berkembang menjadi insiden yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi awal aplikasi Early Warning System berbasis dual-Intrusion Detection System yang mengintegrasikan Suricata dan Snort dengan Log Analyzer berbasis Python, notifikasi Telegram, basis data MySQL, dan dashboard Flask. Pendekatan penelitian menggunakan Design Science Research melalui tahapan identifikasi masalah, perumusan tujuan solusi, desain dan pengembangan artefak, demonstrasi, evaluasi, serta komunikasi hasil. Evaluasi dilakukan pada lingkungan virtual terkontrol menggunakan simulasi SQL Injection, Brute Force, dan Port Scanning terhadap web server uji yang memuat data pribadi sintetis. Hasil awal pada 180 paket/skenario serangan simulatif menunjukkan bahwa sistem terintegrasi mampu menghasilkan Detection Rate 100%, False Positive Rate 0%, dan rata-rata Time-to-Detect 2 detik. Namun, hasil tersebut ditafsirkan secara terbatas karena belum merepresentasikan trafik produksi kompleks, serangan evasive, maupun uji beban skala besar. Kontribusi utama penelitian ini adalah rancangan arsitektur EWS ringan yang menggabungkan normalisasi log, filtering severity, deduplikasi, dan korelasi alert lintas-IDS untuk menghasilkan informasi yang lebih dapat ditindaklanjuti oleh administrator. Penelitian ini memperlihatkan potensi penerapan EWS berbasis open-source untuk mendukung kewajiban perlindungan data pribadi, dengan kebutuhan validasi lanjutan melalui eksperimen komparatif terhadap Snort saja, Suricata saja, dual-IDS tanpa korelasi, dan dual-IDS dengan Log Analyzer. The rising incidence of personal data breaches necessitates web server security mechanisms that are not merely reactive but capable of providing early warnings before an attack escalates into a widespread incident. This study aims to design and conduct a preliminary evaluation of an Early Warning System (EWS) based on a dual-Intrusion Detection System (IDS) architecture, integrating Suricata and Snort with a Python-based Log Analyzer, Telegram notifications, a MySQL database, and a Flask dashboard. The research employs the Design Science Research methodology, encompassing problem identification, solution objective formulation, artifact design and development, demonstration, evaluation, and communication of results. Evaluation was conducted in a controlled virtual environment using simulated SQL Injection, Brute Force, and Port Scanning attacks against a test web server containing synthetic personal data. Preliminary results from 180 simulated attack packets/scenarios indicate that the integrated system achieved a 100% detection rate, a 0% false positive rate, and an average time-to-detect of 2 seconds. However, these results are interpreted with limitations, as they do not yet represent complex production traffic, evasive attacks, or large-scale load testing. The study's primary contribution is the design of a lightweight EWS architecture that combines log normalization, severity filtering, deduplication, and cross-IDS alert correlation to generate information that is more actionable for administrators. This research demonstrates the potential of implementing an open-source-based EWS to support personal data protection obligations, while highlighting the need for further validation through comparative experiments involving Snort-only, Suricata-only, dual-IDS without correlation, and dual-IDS with the Log Analyzer configurations.