Kustiningsih, Heris
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Daun Indigofera Segar Terhadap Produksi dan Warna Kuning Telur (Yolk) Ayam Petelur Kampung Unggul Balitbangtan Kustiningsih, Heris; Retnawati, Dwi Walid
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol 17, No 32 (2020): Desember
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v17i32.561

Abstract

Indigofera memiliki kandungan protein kasar yang cukup tinggi (28,98%), serat kasar yang rendah (8,49%) dan kandungan vitamin A serta β-karoten yang tinggi, sehingga berpotensi sebagai bahan pakan sumber protein bagi ayam petelur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan daun Indigofera segar sebagai suplemen pakan terhadap produksi dan warna kuning telur (yolk) ayam petelur Kampung Unggul Balitbangtan (KUB). Rancangan penelitian ini adalah posttest-only control group design yaitu rancangan dengan mengelompokan dua kelompok ayam petelur Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) yang dipilih secara acak. Kelompok satu adalah kelompok kontrol (0%) yaitu ayam KUB yang diberi pakan komersial tanpa tambahan suplemen daun Indigofera segar. Kelompok dua adalah kelompk ayam petelur KUB yang ditambah aun indigofera segar sebesar 10%. Pengulangan dilakukan 2 kali, satu kelompok terdiri dari 2 batray, masing-masing flok 18 ekor ayam dengan perbandingan jantan:betina = 1:5. Total ayam yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 72 ekor. Pengamatan dilakukan setiap hari selama 40 hari terhadap produksi telur, berat telur, dan warna kuning telur pada 4 sampel telur yang dihasilkan setiap batray. Data yang diperoleh dikumpulkan, diinput dan dianalisis dengan menggunakan program SPSS 23 for Windows menggunakan rumus t-test yaitu uji independent-sample T test. Produksi telur per hari dan warna kuning telur pada kelompok ayam KUB yang diberi Indigofera segar 10% berbeda nyata (P<0,003) dibandingkan dengan kelompok kontrol. Namun berat telur tidak terdapat perbedaan yang nyata. Penggunaan Indigofera segar sebagai suplemen pakan ayam KUB sebesar 10% cukup baik untuk meningkatkan produksi dan warna kuning telur ayam.
PENGUJIAN KADAR NITROGEN, FOSFOR, KALIUM, DAN KADAR AIR PADA PUPUK NPK BERSUBSIDI DI KABUPATEN CIREBON MAJALENGKA DAN KUNINGAN Soleh, Mochammad Irfan; Kustiningsih, Heris
Jurnal Agrivet Vol 30 No 2 (2024): AGRIVET
Publisher : UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL ”VETERAN” YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/agrivet.v30i2.13122

Abstract

Budidaya pertanian saat ini tidak lepas dari pemupukan. Petani memberi pupuk pada tanaman dengan harapan hasil panen meningkat. Produksi pertanian harus ditingkatkan dengan pertumbuhan penduduk yang cepat. Kebutuhan akan produksi pertanian semakin meningkat, sehingga perlu teknologi untuk memperoleh hasil yang banyak. Teknologi tersebut salah satunya adalah pemupukan. Penggunaan pupuk bersubsidi sangat membantu para petani dalam usaha pertaniannya sehingga kualitas pupuk yang digunakan harus terjamin, dan melalui penelitian ini diharapkan dapat mengetahui kualitas pupuk bersubsidi di tiga wilayah khususnya Kabupaten Kuningan, Cirebon, dan Majalengka. Metode pengambilan sampel pupuk yang digunakan adalah Standar Nasional IIndonesia (SNI) 19-0428:1998 dan metode pengujian yang dilakukan adalah SNI 2803:2012, meliputi pengujian nitrogen dengan volumetri, fosfor dengan spektrofotometri, kalium dengan Spektrofotometri serapan atom, sementara kadar air  dengan volumetri menggunakan alat Karl Fischer. Hasil pengujian diperoleh rata-rata pada pupuk NPK bersubsidi di Kabupaten Kuningan Cirebon, dan Majalengka sebesar 14,96 %, fosfor sebagai P2O5 total sebesar 12,00 %, Kalium sebagai K2O  sebesar 14,12 %, dan kadar air sebesar 1,48 %, sehingga dapat disimpulkan bahwa contoh yang diambil masih memenuhi standar yang ditetapkan oleh SNI 2803:2012 denganl kadar N, P, K masing-masing lebih dari 6% dan jumlah kadar N, P, dan K lebih besar dari 30 %.