Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Monitoring berbasis Internet of things pada Suhu dan Kelembaban Udara di Laboratorium Kimia XYZ Rangan, Andi Yusika; Amelia Yusnita; Muhammad Awaludin
Jurnal E-Komtek (Elektro-Komputer-Teknik) Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Dharma Patria Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-komtek.v4i2.404

Abstract

Laboratorium kimia digunakan untuk eksprimen riset ilmiah menggunakan bahan atau zat kimia yang sensitif terhadap perubahan suhu dan kelembaban. Karenanya diperlukan pengecekan suhu dan kelembaban untuk menjaga reaksi kimia yang membahayakan. Penelitian bertujuan membangun sistem monitoring berbasis Internet of things pada suhu dan kelembaban udara di laboratorium kimia XYZ sehingga pemantauan suhu dan kelembaban udara bisa dilakukan secara realtime. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah prototype pada metode ini proses pengembangan sistem, penguna dan pengembang sistem berkomunikasi selama proses pembuatan sistem sehingga hasilnya sesuai kebutuhan. Sistem monitoring berbasis internet of things memungkinkan pengecekan suhu dan kelembaban secara realtime. Perangkat yang digunakan adalah Sensor DHT11, sebagai pendeteksi suhu dan kelembaban udara, mikrokontroler NodeMCU ESP8266, sebagai pengolah data sehingga deteksi sensor DHT11 dapat ditampilkan pada website. Software yang digunakan Arduino Integrated Development Environment, XAMPP, dan Sublime. Dengan menerapkan sistem berbasis internet of things pemantauan suhu dan kelembaban laboratorium dapat diakses secara realtime.
KARAKTERISASI LIMBAH DEBU DARI DUST COLLECTOR INDUSTRI PENGECORAN LOGAM Tasha Rizka; Muhammad Awaludin; Hariningsih
Journal Foundry Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Foundry Politeknik Manufaktur Ceper
Publisher : Journal Foundry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Debu merupakan limbah hasil industri yang memiliki kandungan silika yang tinggi. Debu dari dust collector di area cetakan greensand di industri pengecoran logam memiliki kandungan silika dan kadar lempung. Kandungan tersebut berasal dari komposisi penyusun pasir cetak greensand, yaitu dari pasir silika dan bentonit. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter debu dari dust collector area cetakan greensand pada indutri pengecoran logam. Pengujian yang dilakukan meliputi grain fineness number (GFN), clay content, moisture, MB active clay, volitile combustible material (VCM), dan loss on ignation (LOI). Hasil pengujian clay content dan MB active clay menunjukan bahwa debu dust collector memiliki kandungan lempung sebesar 76,54%, 41% dari kandungan lempung tersebut masih aktif sebagai perekat (active clay). Karena kandungan active clay-nya yang cukup tinggi, maka debu dust collector dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengikat pada pasir cetak greensand. Namun, debu tidak dapat digunakan sebagai bahan pengikat utama pada pasir cetak greensand. Dimana hasil uji VCM menunjukkan bahwa debu menghasilkan 28,48% gas ketika dipanaskan pada suhu 649 °C. Sedangkan pada pengujian LOI, debu terbakar 57,00% saat dipanaskan pada suhu 1010°C. Banyaknya debu yang terbakar dan gas yang muncul dapat menyebabkan cacat cor gas hole pada benda cor.