Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN NON-PERFORMING FINANCE MEMODERASI MUDHARABAH DAN MUSYARAKAH BANK UMUM SYARIAH di INDONESIA Miftahul Saliha Retnaning Ariyadi; Paramitha Devi, Heidy
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 2 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v2i4.2706

Abstract

Profitabilitas yang tinggi akan mempecerpat pertumbuhan asset suatu perusahaan, tak terkecuali lembaga keuangan perbankan syariah. Secara umum besar kecilnya keuntungan bank ditentukan oleh return atau pengembalian dari jumlah pembiayaan yang disalurkan. Untuk meningkatkan profitabilitas sebuah bank, harus mengupayakan pemaksimalan perolehan laba. Salah satu yang dapat dilakukan yakni dengan pemanfaatan aktiva produktif, seperti pembiayaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh pembiayaan mudharabah dan pembiayan musyarakah terhadap return on asset pada Lembaga keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia yang dimoderasi oleh non-performing finance. Sejumlah 44 sampel ditentukan dengan purposive sampling, tahun pengamatan pengamatan dalam penelitian adalah 10 tahun dengan 4 entitas perbankan syariah di Indonesia. Alat uji analisis data dan hipotesis menggunakan e-views. Hasil yang diperoleh yakni:1) Pembiayaan Mudharabah tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah, 2) Pembiayaan Musyarakah tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah ,3) Non Performing Financing (NPF) tidak dapat memoderasi pengaruh Pembiayaan Mudharabah terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah, 4) Non Performing Financing (NPF) mampu memoderasi pengaruh Pembiayaan Musyarakah terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah.
MAMPUKAH FINANCIAL DISTRESS MEMODERASI PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN TINGKAT HUTANG TERHADAP TAX AVOIDANCE Paramitha Devi, Heidy; Muhammad Haryz Iqbal Hendrawan; M. Agus Sudarajat
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i2.3418

Abstract

Kesulitan keuangan (financial distress) merupakan salah satu faktor penyebab kebangkrutan perusahaan, tak terkecuali pada perusahaan manufaktur. Kondisi seperti ini, turut memicu perusahaan untuk melakukan penghindaran pajak (tax avoidance). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan dan tingkat hutang terhadap tax avoidance dengan financial distress sebagai variabel moderasi. Populasi yang digunakan sebanyak 40 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021, dengan jumlah total sampel sebanyak 87 diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk menganalisis data pada penelitian ini yaitu IBM SPSS Statistic 26. Hasil olah data penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas, ukuran perusahaan, dan tingkat hutang berpengaruh terhadap tax avoidance dan peran financial distress mampu memoderasi profitabilitas, ukuran perusahaan terhadap tax avoidance sedangkan financial distress tidak mampu memoderasi tingkat hutang terhadap tax avoidance.
Pelatihan Pemasaran Digital Dan Manajemen Keuangan Pada UMKM Desa Kalang Kabupaten Magetan Ubaidillah, Moh.; Paramitha Devi, Heidy; Rohman Taufiq, Abd
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol. 5 No. 01 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v5i01.23926

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kalang, Kabupaten Magetan dalam hal pemasaran digital dan manajemen keuangan usaha. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM meliputi keterbatasan pemanfaatan teknologi informasi dalam promosi produk, minimnya pemahaman strategi pemasaran digital yang efektif, serta rendahnya kemampuan pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha secara sistematis. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan praktik, dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi pembuatan konten promosi digital, penggunaan media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran, serta pelatihan pencatatan keuangan sederhana, pengelolaan arus kas, dan perencanaan keuangan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan digital marketing, ditunjukkan dengan kemampuan membuat konten promosi dan mengoperasikan platform pemasaran online. Selain itu, peserta mulai mampu melakukan pencatatan keuangan secara lebih tertib serta memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang baik untuk keberlanjutan usaha. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM Desa Kalang melalui penguatan aspek pemasaran digital dan manajemen keuangan.