Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploring Gendered Drivers of Public Participation in Voluntary Carbon Offset: Evidence from Indonesia Ardinanta, Rizki; Muhammad Setiadi, Bara; Kevin Alwafi, Muhammad; Dwi Lestari, Rizky
Iapa Proceedings Conference 2024: AAPA-EROPA-AGPA-IAPA International Conference 2024 Towards World Class Bureaucracy
Publisher : Indonesian Association for Public Administration (IAPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30589/proceedings.2024.1165

Abstract

Climate change mitigation through Voluntary Carbon Offset (VCO) initiatives is trending globally, but gender's role in shaping public participation remains underexplored, especially in Indonesia. Therefore, the motivations driving men and women to participate in carbon offset programs need further investigation. This research aims to address the gap in Indonesia by analysing the gender-based differences in public behaviour towards VCO initiatives. The study seeks to identify the key drivers behind Willingness to Offset (WTO) among men and women, contributing insights for developing targeted strategies to promote broader public engagement in carbon offset programs. A quantitative approach was applied, combining descriptive analysis and ordered logistic regression models. Data were gathered from an online national survey of 868 respondents, weighted by gender, education, income, and age to represent the Indonesian population. Six variables were assessed: Knowledge (KNL), Attitude (AT), Social Norms (SN), Perceived Behavioral Control (PBC), and Personal Moral Norms (PMN). The findings reveal significant gender differences in the variables influencing WTO. For men, PBC and PMN were the primary determinants, while women were more motivated by PMN, with SN also playing a strong role. Despite lower scores in knowledge and attitudes, women exhibited higher willingness to offset compared to men. The study concludes that women are primarily driven by moral and social motivations, whereas men are influenced more by knowledge and perceived control over their actions. These insights suggest that gender-sensitive policies and communication strategies are necessary to enhance public participation in VCO initiatives. Understanding these differences can help design more effective programs to support Indonesia's net zero commitment in combating climate change.
SISTEM BASIS DATA PERPUSTAKAAN Dwi Lestari, Rizky; Tryadriani, Rasqia Nurzulia; Dominica, Alviona Terry; ., ermatita
Jurnal Sistem Informasi dan Aplikasi (JSIA) Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Sistem Informasi dan Aplikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/jsia.v1i1.6449

Abstract

Sistem Basis Data Perpustakaan adalah sebuah sistem informasi yang dirancang untuk mengelola dan menyimpan informasi mengenai koleksi buku, data peminjaman, anggota perpustakaan, dan informasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem basis data perpustakaan menggunakan XAMPP. Metodologi penelitian melibatkan identifikasi kebutuhan dan tujuan sistem informasi perpustakaan, analisis dan perancangan basis data, penentuan skema basis data, implementasi basis data, pengujian dan validasi, serta evaluasi dan pemeliharaan. Dalam perancangan basis data, entitas-entitas seperti peminjaman, buku, peminjam, dan lain-lain diidentifikasi dengan atribut- atribut yang relevan. Skema basis data ditentukan dengan menentukan tipe data, kunci primer, kunci asing, dan indeks yang diperlukan. Implementasi basis data melibatkan pembuatan tabel-tabel dan pengaturan relasi antar tabel. Pengujian dan validasi dilakukan untuk memastikan kinerja dan kesesuaian basis data dengan kebutuhan sistem. Evaluasi dan pemeliharaan dilakukan secara berkala untuk menjaga integritas basis data. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengelolaan informasi perpustakaan melalui penggunaan sistem basis data. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu perpustakaan dalam meningkatkan efisiensi operasional, pelayanan kepada pengguna, dan akses terhadap informasi yang relevan