Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : JOI

Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai Dan Koordinasi Mata Kaki Dengan Hasil Passing Dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Futsal Asay Syah Hendra; Antoni, Prima
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 8 No. 2 (2024): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/joi.v8i2.2824

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata kaki dengan hasil passing futsal siswa SMA Negeri 1 Tembiahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan dua variabel atau beberapa variabel. Teknik penarikan sampel adalah total sampling dimana semua populasi dijadikan sample. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Tembilahan yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal yang berjumlah 12 siswa. Dari hasil data analisis penelitian ini disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata kaki dengan hasil passing siswa SMA Negeri 1 Tembilahan dengan hasil  0.960 lebih besar dari  0.576 dan  52.40 lebih besar dari  4.26 dalam taraf α= 0.05. Maka penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata kaki secara bersama-sama dengan hasil passing futsal siswa SMA Negeri 1 Tembilahan.
HUBUNGAN KELINCAHAN DAN KECEPATAN DENGAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA PADA TIM SEPAKBOLA SMA NEGERI 1 TEMBILAHAN antoni, prima
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 1 No. 1 (2017): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal pada tim sepakbola SMA Negeri 1 Tembilahan, didalam proses latihan yang dilakukan, pemain belum mampu menggiring bola secara baik yang dipengaruhi oleh kurangnya bentuk-bentuk latihan dalam menggiring bola. Terlihat juga pada saat pemain menggiring bola, bola yang mereka kuasai sangat mudah dirampas oleh pemain lawan., dan juga terlihat pada saat pemain berhadapan satu lawan satu dengan pemain lawan, pemain tidak dapat melewatinya. Penulis menduga bahwa kemampuan dalam menggiring bola yang baik harus ditunjang dengan kondisi fisik seperti kelincahan dan kecepatan serta kondisi fisik yang lainnya agar dapat melewati lawan dalam permainan sepakbola. Penelitian ini termasuk jenis penelitian korelasi, yaitu untuk mengetahui hubungan kelincahan dan kecepatan dengan keterampilan menggiring bola pada tim sepakbola SMA Negeri 1 Tembilahan. Populasi dalam penelitian ini adalah para pemain tim sepakbola SMA Negeri 1 Tembilahan yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh. Jadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang pemain tim sepakbola SMA Negeri 1 Tembilahan. Insturumen penelitian atau alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan pengukuran, yaitu tes dodging run untuk mengukur kelincahan, tes lari 60 meter untuk mengukur kecepatan, dan tes menggiring bola untuk mengukur kemampuan menggiring bola. Data yang diperoleh diuji dengan uji normalitas data dengan uji lilliefor. Analisis data menggunakan rumus korelasi product moment dan korelasi ganda. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil sebagai berikut: 1) Terdapat hubungan antara kelincahan dengan keterampilan menggiring bola pada tim sepakbola SMA Negeri 1 Tembilahan, hal ini dapat diketahui bahwa rhitung lebih beasr dari rtabel (0.614 > 0.444), 2) Terdapat hubungan antara kecepatan dengan keteramplan menggiring bola pada tim sepakbola SMA Negeri 1 Tembilahan, hal ini dapat diketahui bahwa rhitung lebih beasr dari rtabel (0.600 > 0.444), 3) Terdapat hubngan yang signifikan antara kelincahan dan kecepatan secara bersama-sama dengan keterampilan menggiring bola pada tim sepakbola SMA Negeri 1 Tembilahan, hal ini dapat diketahui bahwa rhitung lebih besar dari rtabel (0.597 > 0.444) dan melalui uji signifikasi koefisien korelasi ganda dengan uji-F, hasil yang diperoleh yaitu Fhitung lebih besar dari Ftabel (4.68 > 3.59).
STUDI KONDISI FISIK PEMAIN SEPAKBOLA PADA KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI DI MTS NURUL ULUM KEMPAS JAYA Antoni, Prima
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 1 No. 2 (2017): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari observasi yang dilakukan peneliti bahwa kondisi fisik pemain sepakbola MTS Nurul Ulum Kempas Jaya masih kurang baik, terutama pada kecepatan, kelentukan, kekuatan dan daya tahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisi fisik pemain sepakbola MTS Nurul Ulum Kempas Jaya. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain sepakbola MTS Nurul Ulum Kempas Jaya yang aktif latihan berjumlah 22 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 22 orang. Data yang diperoleh yaitu lari 50 meter, sit and reach, standing broadjump dan lari 2400 meter. Data dianalisis dengan menggunakan tehnik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan kecepatan pemain sepakbola MTS Nurul Ulum Kempas Jaya diklasifikasikan dengan kategori kurang, dengan persentase sebesar (45.45%). Kemudian kelentukan pemain sepakbola MTS Nurul Ulum Kempas Jaya diklasifikasikan dengan kategori cukup dengan persentase sebesar (90.90%). Kemampuan Kekuatan kategori kurang sekali dengan persentase (90.91%), dan kemampuan daya tahan pemain MTS Nurul Ulum Kempas Jaya diklasifikasikan dengan kategori baik dan cukup dengan persentase (50 %). Maka pemain maupun pelatih dan pihak seklolah lebih dapat mempertahankan dan meningkatkan kondisi fisik pemain sepakbola, agar prestasi kedepanya dapat dicapai.
PENGARUH PENDEKATAN DISTRIBUTED PRACTICE DAN MASSED PRACTICE TERHADAP TEKNIK DASAR BERMAIN SEPAK BOLA (Studi Experimen pada Siswa SSB Yapora Pratama Pekanbaru) Antoni, Prima
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 2 No. 1 (2018): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Based on the observations of researchers in the field is seen that students SSB Yapora Pratama Pekanbaru Regency has the skills to play football that is still lacking. It is seen from the achievements they get still unsatisfactory. Therefore, they need to be given training approaches that can improve the basic tecnique of playing soccer. This study aims to look at the effect of exercise distributed practice and massed practice approach the game against the basic tecnique of playing soccer. The research is a quasi-experiment. The study population was all students SSB Yapora Pratama Pekanbaru Regency with totaling 90 people, while the technique to sample used in this study sampling jenuh technique so that 40 students were defined as samples that students 10-12 years age group. After that, the distribution group by matching. The instrument used was a football skills test consisting of four forms of the test that is dribbling, passing, shooting, and ball control test. The data obtained and analyzed by t-test (t-test). The results showed that: (1) Thereis a significant effect of exercise based on an distributed practice approach to the basic technique of playing football. (2) There is a significant effect of exercise is based on an massed practice approach to the basic technique to play the game of football, and (3) There is a difference between the effect of the distributed practice approach to the massed practice of the game where the distributed practice approach provides an effective influence compared with the massed practice approach to the game against the basic technique of playing football.
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN BAHU DENGAN HASIL TOLAK PELURU SISWA KELAS XI SMK NEGERI 5 PEKANBARU Antoni, Prima
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 2 No. 2 (2018): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan kekuatan otot lengan dan bahu dengan hasil tolak peluru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kekuatan otot lengan dan bahu dengan hasi tolak peluru pada siswa Kelas XI Smk Negeri 5 Pekanbaru. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan sampel random atau sampel acak dan diperoleh 33 orang siswa. Ada dua variabel dalam penelitian ini yaitu variabel terikat dan variabel bebas, variabel terikat adalah hasil tolak peluru dan variabel bebas adalah keuatan otot lengan dan bahu metode yang digunakan dala penelitian ini adalah tes dan pengukuran dengan teknik korelasi yaitu suatu cara penelitian dengan mengumpulkan data dari hasil pengukuran kekuatan otot lengan dan bahukemudian dikorelasikan dengan data hasil tolak peluru. Selanjutnya untuk menganalisis data menggunakan teknik analisis korelasi. Dari hasil pengukuran data diuji menggunakan uji normalitas, uji korelasi product moment uji hipotesis. Dari pengujian normalitas untuk kekuatan otot lengan dan bahu (X) diperoleh Lo Maks = 0.071 < Ltabel = 0,154 dan untuk hasil tolak peluru (Y) diperoleh Lo = 0,190 < Ltabel = 0,154 dengan kata lain pada tingkat kepercayaan 95% disimpulkan data normal dan pada r diperoleh data 0,601 maka hubungan antara variabel x dan variabel y dikategorikan cukup, dimana keberatiannya diuji dengan uji t dan didapat thitung sebesar 4,19 berarti thitung > ttabel ( 4,19 > 1,645 ) dengan demikian Ho ditolak Ha diterima. Kesimpulan hipotesis diterima pada taraf signifikan α = 0,05 dengan kata lain terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dan bahu dengan hasil tolak peluru pada siswa kelas XI putra Smk Negeri 5 Pekanbaru.
HUBUNGAN KELENTUKAN OTOT PINGGANG DENGAN KEMAMPUAN TOLAK PELURU PADA SISWA SMK NEGERI 1 TEMBILAHAN HULU KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Antoni, Prima
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 4 No. 2 (2020): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Masalah dalam penelitian ini kurangnya kemampuan tolak peluru Pada Siswa SMK Negeri 1 Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Penulis menduga bahwa kemampuan dalam tolak peluru yang baik harus ditunjang dengan kondisi fisik seperti kelentukan otot pinggang dan daya ledak otot lengan serta kondisi fisik yang lainnya agar dapat melakukan tolakan yang baik dalam tolak peluru. Penelitian ini termasuk jenis penelitian korelasi, yaitu untuk mengetahui hubungan kelentukan otot pinggang dengan kemampuan tolak peluru Pada Siswa SMK Negeri 1 Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa SMK Negeri 1 Tembilahan Hulu kabupaten indragiri hilir yang berjumlah 10 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Jadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 orang Siswa SMK Negeri 1 Tembilahan Hulu kabupaten indragiri hilir. Untuk mendapatkan data penelitian dilakukan tes dan pengukuran, yaitu sit and reach test untuk mengukur kelentukan dan tes tolak peluru untuk mengukur kemampuan tolak peluru. Data yang diperoleh dianalisis dengan rumus Product Moment. Dan dilakukan uji signifikasi korelasi dengan distribusi t. Dari hasil penelitian diperoleh koefesien korelasi rhitung = 1,77> rtabel = 0,632 (hipotesis penelitain diterima) dan pengujian signifikasi korelasi (Distribusi t) menunjukkan thitung (7,60)> ttabel (2,3060) maka Ho ditolak dan Ha diterima (signifikan). Dengan tingkat hubungan sebesar 77.76% hal ini berarti bahwa terdapat hubungan kelentukan otot pinggang dengan kemampuan tolak peluru Pada Siswa SMK Negeri 1 Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir dengan kategori sangat kuat.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN & REKREASI UNIVERSITAS ISLAM INDRAGIRI Antoni, Prima
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 5 No. 1 (2021): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bersifat korelasional yaitu untuk mengetahui seberapa besar Hubungan Status Gizi dengan Tingkat Kesegaran Jasmani pada mahasiswa program studi pendidikan jasmani kesehatan & rekreasi universitas islam indragiri. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan jasmani kesehatan & rekreasi. Sedangkan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 74 orang.Dalam metodologi penelitian ini instrumen penelitian yang dilakukan adalah tes dan pengukuran, yaitu tes IMT untuk mengukur status gizi dan TKJI untuk mengukur Kesegaran Jasmani. Data yang diperoleh dianalisis dengan rumus Korelasi Product Moment, selanjutnya dilakukan uji signifikasi korelasi dengan distribusi t. Dari hasil penelitian diperoleh koefisien korelasi nilai rhitung= 0.472dan rtabel dengan taraf signifikansi 0.05=0.334 dengan demikian rhitung=0.472 > rtabel=0.334 ini berarti korelasi variabel X dan Y atau hubungan status gizi dengan kesegaran jasmani pada mahasiswa program studi pendidikan jasmani kesehatan & rekreasi Universitas Islam Indragiri adalah signifikan dengan interpretasi nilai r interval koefeisen 0,40-0,599 menunjukkan tingkat hubungan berkategori sedang . Pengujian signifikasi korelasi (Distribusi t) menunjukkan thitung (2.792) > ttabel ( 1.697) maka Ho ditolak dan Ha diterima (signifikan). Dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara indeks masa tubuh dengan kesegaran jasmani pada mahasiswa program studi pendidikan jasmani kesehatan & rekreasi Universitas Islam Indragiri.
HUBUNGAN KELENTUKAN TOGOK DENGAN KEMAMPUAN SMASH BOLAVOLI ATLET BOLAVOLI SMA DHARMA PENDIDIKAN KEMPAS WILASTRA, DEVIT; ANTONI, PRIMA
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 5 No. 2 (2021): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian ini adalah korelasional.Penelitian ini dilaksanakan terhadap 17 orang Siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMA Dharma Pendidikan Kempas Jaya. Penelitian ini terdiri dari dua variabel, yaitu Kelentukan togok (X), dan kekemampuan smash bola voli (Y). tes kelentukan togok di ukur dengan satuan centi meter mengukur jauhnya jarak dagu ke lantai, dan kemampuan kemampuan smash bola voli di ukur dengan skor yang tertera pada lapangan bola voli. Adapun nilai tes yang di peroleh pada penelitian terlampir. Dari hasil penelitian yang telah penulis uraikan pada bab terdahulu, maka dapat disimpulkan Terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan togok terhadadap kemampuan smash bola voli, ditandai dengan hasil yang diperoleh yaitu rhitung 0,50> rtabel 0.482 dan koofesien korelasi dengan thitung 2,981 > ttabel 2.131 yang berarti terdapat hubungan yang searah dan signifikan dengan hubungan sebesar 25% pada kategori cukup.
Kontribusi Kekuatan Otot Lengan Dan Kelentukan Pergelangan Tangan Terhadap Kemampuan Hasil Smash Forehand Bulutangkis Atlet Pb. Tamvans Tembilahan Antoni, Prima; Syafriandi, Juni
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 6 No. 1 (2022): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/joi.v6i1.2316

Abstract

Abstrak : Masalah dalam penelitian ini terlihat atlet tersebut pada saat melakukan smash forehand sering memaksakan diri dalam melakukan pukulan smash forehand, tidak dalam posisi yang sebenarnya, bola terlalu rendah dan juga melakukan lompatan yang sering terlalu cepat. Maka dari inilah sehingga smash yang dihasilkan kurang sempurna ataupun kurang baik, maka dari itu peneliti tertarik mengangkat suatu judul yaitu Kontribusi Kekuatan Otot Lengan Dan Kelentukan Pergelangan Tangan Terhadap Kemampuan Hasil Smash Forehand Bulutangkis Atlet PB. Tamvans Tembilahan. Jenis penelitian ini adalah korelasional dimana penelitian terdapat tiga variabel yaitu kekuatan otot lengan kelentukan pergelangan tangan (X1), kelentukan pergelangan tangan (X2) kemampuan hasil smash forehand bulutangkis (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Atlet Bulutangkis Di PB. Tamvans Tembilahan yang berjumlah 18 orang atlet. Sedangkan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 18 orang atlet. Untuk mendapatkan data penelitian dilakukan tes dan pengukuran, yaitu tes push up yaitu mengukur kekuatan otot lengan, tes busur derajad untuk mengukur kelentukan pergelangan tangan, serta tes smash forehand dalam permainan bulutangkis. Sebelum di analisis terlebih dahulu dilakukan uji normalitas data dengan uji Lilliefors. Analisis data menggunakan rumus Product Moment dan dilanjutkan dengan uji signifikansi korelasi ganda dan uji F. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa 1) Hasil antara kekuatan otot lengan (X1) terhadap kemampuan hasil smash forehand bulutangkis (Y), hal ini diperoleh rhitung 0.64 > rtabel 0.468. 2) Hasil antara kelentukan pergelangan tangan (X2) terhadap kemampuan hasil smash forehand bulutangkis (Y), hal ini diperoleh rhitung 0.91 > rtabel 0.468. 3) Hasil kekuatan otot lengan (X1) terhadap kelentukan pergelangan tangan (X2) atlet bulutangkis PB. Tamvans Tembilahan, hal ini diperoleh rhitung 0.53 > rtabel 0.468. Maka dari itu berdasarkan hasil uji t diperoleh thitung 10.12 > ttabel 1.746, maka terdapat kontribusi yang signifikan antara kekuatan otot lengan (X1) dan kelentukan pergelangan tangan (X2) terhadap kemampuan hasil smash forehand bulutangkis (Y) pada atlet PB. Tamvans Tembilahan. Yang mana di tunjukkan dengan hasil analisis korelasi ganda dengan hasil di peroleh rhitung 0.93 > rtabel 0.468, dan dimana hasil uji F yaitu 0,43, dan dengan kontribusi sebesar nilai r =93 dengan kategori Sangat Kuat.
The Relationship Between Arm Muscle Explosiveness And Hand-Eye Coordination With Top Service Accuracy in Volleyball Extracurricular Activities Female Student at SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu Mardiah, Ainul; antoni, prima; wilastra, devit
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 7 No. 1 (2023): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/joi.v7i1.2618

Abstract

This type of research is correlational. This study aims to determine the relationship between Arm Muscle Explosiveness and Hand Eye Coordination with Upper Service Accuracy in Sawa Putri Volleyball Extracurricular Activities at SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu. The population in this study amounted to 15 people. The sample in this study used total sampling, which consisted of 15 female students. The instruments used in this study were the Two-Hand Medicine Ball Putt test for the Arm Muscle Explosive Power, the Ballwerfen und-Fangen test for eye-hand coordination and the target field for the upper serve test. The results of this study concluded that there was a significant relationship between the explosive power of the arm muscles and the accuracy of serving in volleyball rcount = 0.72 > 0.514. And there is a significant relationship between hand eye coordination and accuracy of serving volleyball rcount = 0.86 > 0.514 and there is also a significant relationship between the explosive power of the arm muscles and hand eye coordination with accuracy of serving volleyball rcount = 0.86 > 0.514. Then the relationship between variable (X1) variable (X2) and variable (Y) can be calculated, the truth is tested by F-test and Fcount = 28.8 > 3.81 from the results of these calculations it can be concluded that there is a significant relationship between (X1X2Y) on Volleyball extracurricular activities for female students at SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu.