Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

GIVING RED RICE (ORIZA NIVARA) TO CHANGE GLUCOSE LEVELS IN DIABETES MELLITUS PATIENTS IN KENDARI CITY: Red Rice to Change Glucose Levels Ardiansyah, Laode; Nawawi
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 2 No. 3 (2020): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : Universitas Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol2.Iss3/52

Abstract

Background:Diabetes mellitus (DM) is a phenomenon which the body  cannot  produce insulin supply which is indicated by increasing blood glucose levels. Red Rice (Oriza nivara) contains flavonoid compounds which have antidiabetic abilities. It can  reduce blood glucose by increasing insulin secretion and preventing insulin resistance. This study aims to determine the effect of giving brown rice (Oriza nivara) to change   blood glucose levels in people with diabetes mellitus in Kendari City. Methods: This research method was carried out with a quasi-experimental design with pre-post test design for 1 week with primary and secondary data collection techniques. The respondents  were  determined by proportional random sampling. Respondents in this study were 33 people with DM. Result:The results of the study on checking blood glucose levels before and after giving brown rice (oriza nivara) within 1 week obtained P value = 0.000 <  alpha 0.05. Conclusion: there is a  significant  effect of giving brown rice (oriza nivara) on changes in blood glucose level in diabetes mellitus people  in Kendari City.
Pengaruh Pemberian Air Kelapa Muda (Cocus nucifera) terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wolio Kota Bau-bau Ardiansyah, Laode
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/28093151.v3i1.39

Abstract

Menurut data dari World Health Organization hipertensi menduduki peringkat pertama sebagai penyakit penyebab kematian setiap tahunnya. Sebanyak 1.13 milyar orang terkena penyakit hipertensi dengan perbandingan 1 dari 3 orang di dunia menderita hipertensi. Pemberian air kelapa muda (Cocos nucifera) yang mempunyai kandungan kadar kalium tertinggi dan kadar natrium terendah terbukti dapat menurunkan tekanan darah baik tekanan darah sistolik maupun tekanan darah diastolik pada penderita hipertensi. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi air kelapa muda (Cocos nucifera) terhadap penurunan tekanan darah Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wolio Kota Bau-bau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik dengan desain penelitian Pra eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah 45 orang, dengan teknik penarikan sampel dengan jumlah sampel 31 responden. Metode analisis menggunakan uji Statistik Paired sample t- test diperoleh hasil tekanan darah sistol sebelum terapi – tekanan sistol sesudah terapi p-value = 0,002 dan tekanan darah diastol sebelum terapi – tekanan diastol sesudah terapi p-value = 0,000. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa setelah dilakukan uji statistik tekanan darah sistol dan diastol diperoleh hasil p-value < α (0,05) artinya Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti ada pengaruh pemberian terapi air kelapa muda terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wolio Kota Bau-bau.
Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Penurunan Kaki Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Kelurahan Tumpas Kabupaten Konawe Ardiansyah, Laode; Mulyani Pratiwi , Sri; Pongdatu, Merry
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v3i2.893

Abstract

Berdasarkan laporan Puskesmas Unaaha, Kelurahan Tumpas merupakan salah kasus penderita diabetes melitus tertinggi dimana tahun 2019 sebanyak 70 kasus, tahun 2020 sebanyak sebesar 48 kasus, tahun 2021 sebanyak 75 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetik terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di Kelurahan Tumpas Kabupaten Konawe. Jenis penelitian ini pre eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Jumlah populasi dalam penelitian ini 75 orang penderita diabetes melitus. Teknik pengambilan sampel purposive sampling, dengan jumlah sampel 43 orang. Pengambilan data dilakukan tanggal 11 Juli sampai 25 Agustus 2023. Uji pengaruh senam kaki diabetik terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus menggunakan  uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh senam kaki diabetik terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di Kelurahan Tumpas Kabupaten Konawe dengan nilai p adalah 0,000 (p < 0,05). Diharapkan kepada penderita diabetes melitus agar dapat melakukan senam kaki diabetik untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene saat Menstruasi dengan Kejadian Pruritus Vulvae pada Siswi MTs Pesri Kendari Ardiansyah, Laode; Ridwani, Yulieni; Noviati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/q7j8yw23

Abstract

Menurut data dari World Health Organization di beberapa negara menyebutkan remaja putri berusia 10-14 tahun mempunyai permasalahan terhadap reproduksinya salah satunya pruritus vulvae. Pruritus vulva merupakan gatal yang terjadi pada kulit di daerah vulva menyebabkan goresan atau gesekan yang dapat merusak kulit, menimbulkan rasa sakit, pendarahan hingga mengalami infeksi pada kulit. Pada dasarya salah satu penyebab dari pruritus. Berdasarkan data Klinik MTs Pesri Kendari tahun 2023 terdapat 28 kasus yang mengalami pruritus vulvae. Hal ini disebabkan karena vulvae karena kurangnya pengetahuan dan perilaku personal hygiene pada organ reproduksi saat mengalami menstruasi. Metode penelitian ini adalah penelitian ini Observasional Analitik dengan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian adalah adalah siswi MTs Pesri Kendari kelas VII dan VIII sebanyak 172 siswi dan sampel 62 responden siswi dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Metode analisis menggunakan uji chi-square dan uji φ. Hasil penelitian dengan menggunakan uji chi square pada variabel pengetahuan dengan kejadian pruritus vulvae diperoleh X2 hit (5,022) > X2Tab (3,841) dan nilai φ (0,285), dan perilaku personal hygiene dengan kejadian pruritus vulvae X2 hit (7,738) > X2Tab (3,841) dan nilai φ (0,353). Sehingga disimpulkan bahwa ada hubungan yang lemah antara variabel pengetahuan dan perilaku personal hygiene dengan kejadian pruritus vulvae pada siswi MTs Pesri Kendari. Saran dalam penelitian ini adalah bagi siswi MTs Pesri mempunyai pengetahuan dan perilaku tentang  personal hygiene sehingga tidak terjadi pruritus vulvae, bagi tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi kesehatan agar siswi mempunyai pengetahuan tentang personal hygiene saat menstruasi, dan bagi penelitian selanjutnya agar melakukan penelitian dengan permasalahan pruritus vulvae dengan variabel-variabel yang lain.
Deteksi Dini dan Peningkatan Pengetahuan tentang Kolesterol pada Masyarakat Desa Moramo Kabupaten Konawe Selatan Ardiansyah, Laode; Solihin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/a7tyy583

Abstract

Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks, yang 80% dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20% sisanya dari luar tubuh (zat makanan). Dislipidemia merupakan salah satu gejala sindroma metabolik yang ditandai dengan abnormalitas profil lipid, seperti meningkatnya kadar kolesterol total, kolesterol LDL, trigliserida dan menurunnya kadar kolesterol HDL. Kolesterol sebagian besar dihasilkan dari makanan. Kolesterol dikategorikan tinggi apabila berada di nilai 200-239 mg/dL. Penyakit kolesterol dapat dialami pada pasien anak-anak dan dewasa. Oleh sebab itu, penting dilakukan pemeriksaan dan penyuluhan mengenai pengenalan tanda gejala, penyebab dan pencegahan kolesterol. Tujuan pengabdian ini yaitu melakukan deteksi dini dan peningkatan pengetahuan kepada masyarakat tentang tanda gejala, penyebab dan pencegahan kolesterol. Hasil pengabdian setelah dilakukan pemeriksaan kolesterol diperoleh dari 13 orang, terdapat 5orang dengan kolesterol tinggi dan 8 orang dengan kolesterol normal, dan setelah diberikan penyuluhan tentang kolesterol, dari 13 orang masyarakat Desa Moramo terdapat 12 orang  dengan pengetahuan baik dan 1 orang dengan pengetahuan kurang. Hal ini disebabkan peserta tersebut kurang menyimak informasi yang diberikan.
Pengaruh Pemberian Air Kelapa Muda (Cocus nucifera) terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wolio Kota Bau-bau Ardiansyah, Laode
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/28093151.v3i1.39

Abstract

Menurut data dari World Health Organization hipertensi menduduki peringkat pertama sebagai penyakit penyebab kematian setiap tahunnya. Sebanyak 1.13 milyar orang terkena penyakit hipertensi dengan perbandingan 1 dari 3 orang di dunia menderita hipertensi. Pemberian air kelapa muda (Cocos nucifera) yang mempunyai kandungan kadar kalium tertinggi dan kadar natrium terendah terbukti dapat menurunkan tekanan darah baik tekanan darah sistolik maupun tekanan darah diastolik pada penderita hipertensi. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi air kelapa muda (Cocos nucifera) terhadap penurunan tekanan darah Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wolio Kota Bau-bau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik dengan desain penelitian Pra eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah 45 orang, dengan teknik penarikan sampel dengan jumlah sampel 31 responden. Metode analisis menggunakan uji Statistik Paired sample t- test diperoleh hasil tekanan darah sistol sebelum terapi – tekanan sistol sesudah terapi p-value = 0,002 dan tekanan darah diastol sebelum terapi – tekanan diastol sesudah terapi p-value = 0,000. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa setelah dilakukan uji statistik tekanan darah sistol dan diastol diperoleh hasil p-value < α (0,05) artinya Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti ada pengaruh pemberian terapi air kelapa muda terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wolio Kota Bau-bau.
Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Penurunan Kaki Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Kelurahan Tumpas Kabupaten Konawe Ardiansyah, Laode; Mulyani Pratiwi , Sri; Pongdatu, Merry
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v3i2.893

Abstract

Berdasarkan laporan Puskesmas Unaaha, Kelurahan Tumpas merupakan salah kasus penderita diabetes melitus tertinggi dimana tahun 2019 sebanyak 70 kasus, tahun 2020 sebanyak sebesar 48 kasus, tahun 2021 sebanyak 75 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetik terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di Kelurahan Tumpas Kabupaten Konawe. Jenis penelitian ini pre eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Jumlah populasi dalam penelitian ini 75 orang penderita diabetes melitus. Teknik pengambilan sampel purposive sampling, dengan jumlah sampel 43 orang. Pengambilan data dilakukan tanggal 11 Juli sampai 25 Agustus 2023. Uji pengaruh senam kaki diabetik terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus menggunakan  uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh senam kaki diabetik terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di Kelurahan Tumpas Kabupaten Konawe dengan nilai p adalah 0,000 (p < 0,05). Diharapkan kepada penderita diabetes melitus agar dapat melakukan senam kaki diabetik untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi